Determinan yang Mempengaruhui Implemntasi Confrence Perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit

Naryati Naryati, Aisyah Aisyah, Siti Latipah, Giri Widakdo, Nuraenah Nuraenah

Sari


ABSTRACT

 

Pre-conference and post-conference activities are essential components of nursing care management because they facilitate coordination, care planning, evaluation, and the exchange of clinical information among nurses. Inadequate implementation of nursing conferences may increase the risk of communication errors, discontinuity of care, and threats to patient safety. Objective: This study aimed to analyze factors associated with the implementation of nursing conferences in the inpatient wards of Jakarta Islamic Hospital Cempaka Putih. Methods: This study employed a quantitative approach with a cross-sectional design. The study population and sample consisted of 122 inpatient nurses. Data were collected using a Likert-scale questionnaire measuring nurses’ attitudes, supervision, workload, management support, and conference implementation. Data were analyzed using univariate and bivariate analyses. Results: Most respondents were female (82%), held a professional nursing degree (73%), were classified as Clinical Nurse Level I (36.1%), and had worked for less than five years (50.8%). The majority of respondents demonstrated good conference implementation, accounting for 94 nurses (77%). Most nurses had poor attitudes toward conference implementation (61.5%) and perceived supervision as poor (69.7%). Most respondents had a moderate workload (59.8%) and received good management support (72.1%). Bivariate analysis showed that nurses’ attitudes, supervision, workload, and management support were significantly associated with nursing conference implementation (p < 0.001). Conclusion: The implementation of nursing conferences is associated with both individual and organizational factors, particularly nurses’ attitudes, supervision, workload management, and management support. Hospitals should strengthen supervision, monitoring, workload arrangements, and compliance with pre-conference and post-conference procedures to improve nursing care coordination and patient safety.

 

Keywords: Management Support, Nurse Attitude, Nursing Conference, Supervision, Workload.

 

 

ABSTRAK

 

Pre conference dan post conference merupakan bagian penting dalam manajemen asuhan keperawatan karena berfungsi sebagai sarana koordinasi, perencanaan, evaluasi, dan penyampaian informasi klinis antarperawat. Pelaksanaan conference yang tidak optimal dapat meningkatkan risiko kesalahan komunikasi, ketidaksinambungan asuhan, dan gangguan terhadap keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan implementasi conference perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 122 perawat ruang rawat inap. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert yang mengukur sikap, supervisi, beban kerja, dukungan manajemen, dan implementasi conference. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil: Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (82%), berpendidikan profesi Ners (73%), berada pada jenjang Perawat Klinik I (36,1%), serta memiliki masa kerja kurang dari lima tahun (50,8%). Implementasi conference mayoritas berada dalam kategori baik, yaitu sebanyak 94 perawat (77%). Mayoritas perawat memiliki sikap dalam kategori buruk (61,5%), supervisi buruk (69,7%), beban kerja sedang (59,8%), dan dukungan manajemen baik (72,1%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa sikap, supervisi, beban kerja, dan dukungan manajemen memiliki hubungan yang bermakna dengan implementasi conference perawat (p < 0,001). Kesimpulan: Implementasi conference perawat dipengaruhi oleh faktor individual dan organisasi, terutama sikap perawat, pelaksanaan supervisi, pengelolaan beban kerja, dan dukungan manajemen. Rumah sakit perlu memperkuat supervisi, monitoring, pengaturan beban kerja, serta kepatuhan terhadap prosedur pre conference dan post conference untuk meningkatkan koordinasi asuhan dan keselamatan pasien.

 

Kata Kunci: Beban Kerja, Conference Keperawatan, Dukungan Manajemen, Sikap Perawat, Supervise.


Kata Kunci


beban kerja, conference keperawatan, dukungan manajemen, sikap perawat, supervise.beban kerja, conference keperawatan, dukungan manajemen, sikap perawat, supervise.

Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Akmal, & Azliyanti, E. (2022). Peran Bahasa Motivasi Sebagai Pemoderasi Hubungan Perilaku Berbagai Pengetahuan Terhadap Perilaku Kerja Inovatif Dan Kepuasan Kerja. Among Makarti, 15(1), 77–89.

Asnawi, Kamil, Hajjul., Marthoenis., Marlina., Rahayunignsih, Endang Mutiawati., (2021). Peningkatan Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Perawat Melalui Pelatihan Kredensial Profesi Keperawatan. Journal of Telenursing (JOTING) Vol. 3 No.2, 470-477.

Irmayanti, P.A., Widiastini, N.M.A., Suarmanayasa, I.N. (2020). Pengaruh Kompetensi Dan Budaya Kerja Terhadap Kinerja Karyawan. Jurnal Manajemen dan Bisnis, Vol 2 No. 1, Juli 2020. 111-119.

Ayuningtyas, Dumilah. (2020). Manajemen Strategis Organisasi Pelayanan Kesehatan. PT Rajagravindo Persada.

André, B. Sjøvold, E. (2017). What Characterizes the Work Culture at A Hospital Unit That Successfully Implements Change – A Correlation Study. BMC Health Service Research. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5513374/pdf/12913_2017_Article_2436.pdf

Alfizi, et al, (2019). Analisis Penyebab Permasalahan Kinerja Karyawan Dengan Interrelationship Diagram. Majalah Ilmiah Solusi Vol. 17, No. 2. https://core.ac.uk/download/pdf/228865929.pdf

BPPKPD. (2019). Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai. https://www.bppkpd.id/peran-diklat-dalam-meningkatkan-kinerja-pegawai/

Fahmi, Irham. (2021). Pengantar Ilmu Kepemimpinan. PT Rajagrafindo Persada.

Ferine, Kiki Farida. (2022). Pengukuran Kinerja SDM. PT Rajagrafindo Persada.

Hariyati, Tutik Sri. Sutoto. Irawaty, Dewi. (2018). Kredensial & Rekredensial Keperawatan Sesuai Snars. Komisi Akreditasi Rumah Sakit

Harvard Business Review. (2019). The Role of Mentorship in Career Development.

Hery, H. C. (2020). Manajemen Kinerja. Gava Media.

Ida. (2021, April 3). Pengaruh Kredensial Terhadap Kinerja Perawat Di Rsud R Syamsudin, Sh Kota Sukabumi. https://ojs.stikesmi.ac.id/index.php/ojs/article/view/23

Idhan, M. (2022). Kredensial Terhadap Peningkatan Mutu Layanan Keperawatan: An Integrative Review. journal2.stikeskendal.ac.id. https://doi.org/10.32583/keperawatan.v14i4.526

Machdi, Imam. (2024). Statistik Indonesia 2023. Jakarta; Badan Pusat Statistik (BPS).

International Journal of Nursing Studies. (2020). Work Stress and Burnout Among Newly Graduated Nurses: A Systematic Review.

Kim, Young Yun. (2001). Becoming Intercultural: An Integrative Communication Theory and Cross-Cultural Adaptation. USA: Sage Publication.

Maslach, C., & Leiter, M. P. (2016). Burnout: A Multidimensional Perspective. In Cooper, C. L. (Ed.), Theories of Organizational Stress. Oxford University Press.

Nursalam (2022). Metodelogi Penelitian Ilmu Keperawatan. Salemba Medika

Nursalam (2022). Manajemen Keperawatan. Salemba Medika

Pirade, G.S. Andadari, R.K. Adhitya, Dhian. (April, 2020). Adaptasi Budaya Kerja Ekspatriat Amerika (Studi Pada Sekolah Internasional Di Salatiga). Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia. Vol 4. https://journal.apmai.org/v2/index.php/jmkli/article/view/72/43

Permenkes No. 40 Tahun 2017. (n.d.). Database Peraturan | JDIH BPK. https://peraturan.bpk.go.id/Details/112121/permenkes-no-40-tahun-2017

PMK No 49 Tahun 2013: Rumah sakit harus membentuk Komite Keperawatan. https://www.mutupelayanankesehatan.net/22-editorial/992-pmk-no-49-tahun-2013-rumah-sakit-harus-membentuk-komite-keperawatan

Profil Kesehatan Indonesia 2021. (2023, July 11). https://www.kemkes.go.id/id/profil-kesehatan-indonesia-2021

Prihastono, E. (2012, January 10). Pengukuran Kepuasan Konsumen Pada Kualitas Pelayanan Customer Service Berbasis Web. https://www.unisbank.ac.id/ojs/index.php/ft1/article/view/1140

Sabran. Santi, M.W. Hendyca, D.S, Rozigin, M.C. (2023). Gambaran Budaya Kerja Organisasi Terhadap Adaptasi Rekam Medis Elektronik Dalam Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit. Jurnal Ilmu Kesehatan. https://arteri.sinergis.org/arteri/article/download/380/139/

Simanjuntak, T. (2021, December 30). Pengaruh Knowledge Sharing Dan Employee Engagement Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Narma Toserba, Narogong Bogor. Simanjuntak | Jurnal Inovatif Mahasiswa Manajemen. https://jom.universitassuryadarma.ac.id/index.php/jimen/article/view/60

Sabri, Luknis. Hastono, Sutanto Priyo. (2019). Statistik Kesehatan. PT Rajagravindo Persada.

Siagian, Nalom. Silviani, Irene. (2022). Metodelogi Kuantitatif. Raih Asa Sukses.

Soemohadiwidjojo, Arini T. (2024). Big Book KPI. Raih Asa Sukses.

UU No. 17 Tahun 2023. (n.d.). Database Peraturan | JDIH BPK. https://peraturan.bpk.go.id/Details/258028/uu-no-17-tahun-2023

World Health Organization (WHO). (2016). Global Strategy on Human Resources for Health: Workforce 2030.

WHO (2020). The State of the World’s Nursing 2020: Investing in Education, Jobs, and Leadership.

Yulianingsih, Nengsih. Priyanto. Suryatna, Y. Amalia, Linda, Fitriana, Usna Anisa. (2022). Kinerja Perawat. Raih Asa Sukses.

Hidayat, R., & Lestari, T. (2024). Manajemen Strategis Rumah Sakit Kontemporer: Mutu, Akreditasi, dan Keselamatan Pasien. Jakarta: EGC.

Nursalam. (2023). Manajemen Keperawatan: Aplikasi dalam Praktik Keperawatan Profesional (Edisi 7). Jakarta: Salemba Medika.

Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Lembaran Negara RI Tahun 2023. Jakarta: Sekretariat Negara.

Siregar, A. M., & Pratiwi, D. (2024). Pengaruh Pelaksanaan Pre Conference terhadap Kesiapan Perawat dalam Manajemen Kasus Pasien di Ruang Rawat Inap. Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Indonesia, 7(1), 45-56.

Wulandari, S., Setiawan, H., & Yulia, R. (2025). Analisis Faktor Beban Kerja dan Komunikasi Interprofesional terhadap Kepatuhan Pelaksanaan Post Conference Keperawatan. Jurnal Ilmu Keperawatan Klinis dan Manajemen, 4(2), 112-124.

Huber, D. L., & Joseph, M. L. (2024). Leadership and Nursing Care Management (7th ed.). Elsevier.

Marquis, B. L., & Huston, C. J. (2024). Leadership Roles and Management Functions in Nursing: Theory and Application (11th ed.). Philadelphia: Wolters Kluwer.

Nursalam. (2023). Manajemen Keperawatan: Aplikasi dalam Praktik Keperawatan Profesional (Edisi 7). Jakarta: Salemba Medika.

Simamora, R. H. (2024). Buku Ajar Manajemen Keperawatan: Teori, Konsep, dan Aplikasi Klinis. Yogyakarta: Deepublish.

Yanti, N. P., & Darmawan, A. (2025). Integrasi Standar Akreditasi dalam Fungsi Manajemen Keperawatan di Rumah Sakit Tipe B dan C. Jurnal Tata Kelola Keperawatan Indonesia, 5(1), 22-35.

Simamora, R. H. (2024). Buku Ajar Manajemen Keperawatan: Teori, Konsep, dan Aplikasi Klinis. Yogyakarta: Deepublish.

Sujati, A., & Lestari, N. P. (2025). Efektivitas Komunikasi Interprofesional dan Pelaksanaan Pre Conference terhadap Resiliensi Perawat Klinis di Era Akreditasi. Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan, 8(1), 55-67.




DOI: https://doi.org/10.33024/mnj.v8i9.27322

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.