Analisis Kelengkapan Pengisian Rekam Medis Pada Poliklinik Rawat Jalan Bedah Di Rs Pertamina Bintang Amin

Dwi Robbiardy Eksa -  UNIVERSITAS MALAHAYATI, Indonesia
Neno Fitriyani Hasbie -  UNIVERSITAS MALAHAYATI, Indonesia
Achmad Farich -  UNIVERSITAS MALAHAYATI
Dinda Ayu Pratiwi* -  UNIVERSITAS MALAHAYATI

ABSTRACT: ANALYSIS OF COMPLETENESS OF MEDICAL RECORDING IN THE POLYCLINIC OF SURGICAL AT THE PERTAMINA BINTANG AMIN

 

Backrgound: Medical records contain all information about patients, illness, medications and records in it recording to the order of service / care. There are still some an inadequate medical records. This happens because of the short time factor, the levels of doctor’s knowledge, and human resources.

Purpose: this study was to determine the frequency distribution of completing medical record filling in outpatient surgical polyclinics at Pertamina Bintang Amin Hospital in 2019.

Method: This type of research is a descriptive study with a cross sectional approach. Regarding the analysis of the completeness of filling in medical records, the research subject was an outpatients surgical polyclinic at Pertamina Bintang Amin Hospital in 2019. The research time was August-October 2020 with a sample of 400 medical records.

Result: It was found that 73,5% outpatient surgical medical records were completely filled, 9,5% less complete and 17% incomplete. The frequency distribution of the components of completing medical record filling consisted of 98,75% complete and 1,25% incomplete identify, complete date and time 90% and 1% incomplete, history 94,25% complete and 5,75% incomplete, the result of physical and supporting examinations 87,5% complete and 12,5% incomplete, diagnosis 97,5% complete and 2,5% incomplete, treatment or action 94,74% complete and 5,26% incomplete, other services provided to patients 83,5% are complete and 16,5% incomplete, consent to action if necessary 88,75% complete and 11,25% incomplete. Ant the frequency distribution of components that are considered less complete is the filling of the management plan 76,26%, all anesthesia during pre and post surgery 79,5%, all surgery reports (pathology and postoperative progress notes) 79,75%, all reports of recorvery room 66,75%. The frequency distribution of completing medical record filling in outpatient surgical polyclinics at Pertamina Bintang Amin Hospital is 73,5% completely filled, 9,5% less complete, and 17% complete.

Conslusion: This shows that the result of completingthe filling of medical records at the outpatient surgical clinic at Bintang Amin Hospital are still less complete.

 

Keywords: Completeness, Medical Record, Surgical Polyclinic

 

 

 

 

INTISARI: ANALISIS KELENGKAPAN PENGISIAN REKAM MEDIS PADA POLIKLINIK RAWAT JALAN BEDAH DI RUMAH SAKIT PERTAMINA BINTANG AMIN

 

Pendahuluan: Rekam medis berisi semua informasi mengenai pasien, penyakit, pengobatan dan rekaman yang didalamnya sesuai dengan urutan pelayanan/perawatan. Masih ditemukan beberapa rekam medis yang tidak memenuhi syarat. Hal tersebut terjadi karena beberapa faktor  waktu yang singkat, tingkat pengetahuan dokter dan sumber  daya manusia.

Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi frekuensi kelengkapan pengisian rekam medis pada poliklinik rawat jalan bedah di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Tahun 2019.

Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Mengenai analisis kelengkapan pengisian rekam medis, dengan subjek penelitian adalah poliklinik rawat jalan bedah di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Tahun 2019 dengan jumlah sampel rekam medis sebanyak 400. Hasil: Didapatkan kelengkapan rekam medis poliklinik rawat jalan bedah sebanyak 73,5% terisi lengkap, 9,5% kurang lengkap dan 17% tidak lengkap. Distribusi frekuensi kelengkapan pengisian rekam medis poliklinik rawat jalan bedah di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin tahun 2019 tertinggi terdapat pada komponen tanggal dan waktu yaitu 99% lengkap dan komponen terendah terdapat pada semua laporan ruang pemulihan (recovery room) yaitu 66,75%. Distribusi frekuensi kelengkapan rekam medis poliklinik rawat jalan bedah di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin sebanyak 73,5% terisi lengkap, 9,5% kurang lengkap dan 17% tidak terisi lengkap.

Kesimpulan: Hal ini menunjukkan hasil kelengkapan pengisian rekam medis pada poliklinik rawat jalan bedah Rumah Sakit Bintang Amin masih kurang lengkap.

 

Kata Kunci : Kelengkapan, Rekam Medis, Rawat Jalan Bedah

  1. DAFTAR PUSTAKA
  2. Kemenkes, RI, 2004, UU RI No. 29 Tahun 2004 Tentang Praktik Kedokteran.
  3. Bustani, N.M., Rattu, A.J. and Saerang, J.S., 2015. Analisis Lama Waktu Tunggu Pelayanan Pasien Rawat Jalan Di Balai Kesehatan Mata Masyarakat Propinsi Sulawesi Utara. eBiomedik, 3(3).
  4. Indonesia, R., 2014. Peraturan Menteri Kesehatan No. 56 Tahun 2014 Tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit.
  5. Rachma, A.N, dkk. 2019. Analisis Indrustri Pelayanan Kesehatan Dunia Dan Indonesia (Rumah Sakit Siloam & Rumah Sakit Mayapada). Surabaya. Universitas Bina Nusantara.
  6. Sari, A.N., 2018. Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Dan Loyalitas Pasien Ditinjau Dari Persepktif Ekonomi Islam Pada RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung (Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung).
  7. Kemenkes, RI, 2007. NOMOR : 1165 /MENKES/SK/X/ 2007. Tentang Pola Tarif Rumah Sakit Badan Layanan Umum.
  8. Lubis, A.N., 2009. Gambaran Pengetahuan Tenaga Kesehatan Dengan Ketidak Lengkapan Isian Resume Medis Rawat Inap Di RS Hospital Cinere. 2009. Jakarta: Universitas Indonesia.
  9. Indonesia, R., 2008. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 269/Menkes/Per/III/2008
  10. Tentang Rekam Medis.
  11. Herisa, D.C., 2017. Analisis Kelengkapan Rekam MEdis Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Rizki Amalia Kulon Progo Yogyakarta. 2017.
  12. Erfavira, A. and Kirana, S., 2012. Perbedaan Kelengkapan Pengisian Rekam Medis antara Instalasi Rawat Jalan dan Instalasi Rawat Darurat di Poli Bedah RSUP dr. Kariadi Semarang (Doctoral dissertation, Fakultas Kedokteran).
  13. Hatta, G.R. (2011). Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan di Sarana Pelayanan Kesehatan. Jakarta : Universitas Indonesia.
  14. Susanto, G., 2012. Sistem Informasi Rekam Medis Pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pacitan Berbasis Web Base. Speed-Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi, 3(4).
  15. Dewi, F.D. and Agustina, K., 2017. Analisis Sistem Pelayanan Rekam Medis Rawat Inap di RSUP Dr. Kariadi Semarang Tahun 2016. Jurnal Vokasi Indonesia, 5(2), p.2017.
  16. Muyasaroh, D., 2016. FUNGSI MANAJEMEN PADA KEGIATAN PENGELOLAAN SISTEM REKAM MEDIS PASIEN DI PUSKESMAS KEDUNGMUNDU SEMARANG (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Semarang).
  17. Indonesia, K.K., 2006. Manual Rekam Medis. Jakarta: Konsil Kedokteran Indonesia.
  18. Ardika, R.G. and Bhima, S.K.L., 2012. HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG REKAM MEDIS DENGAN KELEN
  19. GKAPAN PENGISIAN CATATAN KEPERAWATAN: Di bangsal penyakit dalam RSUP Dr. Kariadi Semarang periode 1-31 Januari 2012 (Doctoral dissertation, Fakultas Kedokteran).
  20. Lubis, E., 2009. Pengaruh Karakteristik Individu dan Motivasi Intrinsik terhadap Kinerja Dokter dalam Kelengkapan Pengisian Rekam Medis Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit PT Perkebunan Nusantara IV (PERSERO) Tahun 2008. Universitas Sumatera Utara.
  21. Istirochah., 2016. Analisis Kepatuhan Dokter Dalam Mengisi Rekam Medis di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Boyolali. (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadyah Surakarta).
  22. Eny, Y. and Enny, R., 2008. Hubungan Pengetahuan Dokter Dengan Kelengkapan Dokumen Rekam Medis Rawat Jalan di Poliklinik Neurologi RSUP. Dr. Kariadi Semarang Oktober 2008. Jurnal Visikes, 3(2), pp.17-28.
  23. Pratiwi AH, Hariyanti T dan Susilo S., 2015. Pengembangan Alur Pasien dan Berkas Rekam Medis sebagai Optimalisasi Sistem Informasi Rekam Medis. Jurnal kedokteran Brawijaya. 28(2):129-135
  24. Pemerintah, R.I., 2004. Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran. Jakarta: Republik Indonesia.
  25. Permenkes. (2018). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 4 Tentang Kewajiban Rumah Sakit Dan Kewajiban Pasien.
  26. Pemerintah, R.I., 2009. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit. Jakarta: Pemerintah RI.
  27. Aditama, TY., 2000. Manajemen Administrasi Rumah Sakit. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia (UI-Press)
  28. Fuanasari, A.D., Suparwati, A. and Wigati, P.A., 2014. Analisis alur pelayanan dan antrian di loket pendaftaran pasien rawat jalan. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 2(1), pp.15-21.
  29. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2017. Pedoman Teknis Sarana Dan Prasarana Rumah Sakit Kelas C.
  30. Notoatmojo, S., 2018. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.
  31. Widjaya, L. (2018). Bahan Ajar Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (RMIK) – Manajemen Mutu Informasi Kesehatan III “Pendokumentasian Rekam Medis” (I). Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan Badan Pengembangan dan Pemeberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.