Faktor Risiko Gaya Hidup terhadap Kejadian Penyakit Stroke di Rsud Tenriawaru Kabupaten Bone

Radeny Ramdany* -  Poltekkes Kemenkes Sorong, Indonesia

Supp. File(s): Instrumen Riset

ABSTRACT

 

Stroke is a brain attack which caused sudden occurrence of blood vessel blockage or rupture brain. Stroke is one disease mortality and morbidity so high. Stroke is one of causes brain disorders in their productive age and third ranked cause of death after heart disease and cancer. In Indonesia ranks first stroke cause of death in hospital. This study aimed to identify risk factors of lifestyle on the incidence of stroke in general hospital Tenriawaru Bone. Type research is Case Control Study. Cumulative samples in this experiment 136 people, with 68 cases and 68 control persons or ratio 1:1. Sampling conducted using purposive sampling technique. Data collected by direct interview of respondents using questionnaire. Data collected based on variables studied eating patterns, smoking habits, alcohol consumption, and physical activity. Data analysis was performed by using statistical odds ratio (OR). Results showed that diet and smoking habits have meaningful relationship as risk factor for stroke events with their respective values; diet OR = 2.046 (95% CI, 1.031 to 4.057), smoking OR = 2.275 (CI 95%, 1.086 to 4.767), alcohol consumption and physical activity haven’t significant relationship as risk factor for stroke events with their respective values; alcohol consumption OR = 1.219 (95% CI, 0.354 to 4.203), physical activity OR = 0.554 (CI 95%, from 0.270 to 1.134). Diet and smoking habits have meaningful relationship as risk factor for stroke. Suggested need for implementation more healthy lifestyle such as dietary adjustments to avoid excessive consumption fat and salt, exercise with appropriate dosage, as well as quit smoking and reduce alcohol. More intensive counseling from related officials about risk factors of stroke incidence so that society can do prevention of stroke morbidity and mortality can be minimized.

 

Keywords: Risk Factors, Stroke, Lifestyle

 

 

ABSTRAK

 

Stroke adalah serangan otak yang timbulnya mendadak akibat tersumbat atau pecahnya pembuluh darah otak. Stroke merupakan salah satu penyakit yang tingkat mortalitas dan morbiditasnya tinggi. Stroke adalah salah satu penyebab gangguan otak pada usia produktif dan menempati urutan ketiga penyebab kematian setelah penyakit jantung dan kanker. Di Indonesia stroke menempati urutan pertama sebagai penyebab kematian di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko gaya hidup terhadap kejadian penyakit stroke di RSUD Tenriawaru Kabupaten Bone. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan “Case Control Study”. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 136 orang, dengan kasus 68 orang dan kontrol 68 orang atau dengan  perbandingan 1 : 1. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara langsung terhadap responden dengan menggunakan kuesioner. Data dikumpulkan berdasarkan variabel yang diteliti yaitu pola makan, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, dan aktifitas fisik. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji statistik Odds Ratio (OR).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola makan dan kebiasaan merokok memiliki hubungan yang bermakna sebagai faktor risiko kejadian penyakit stroke dengan nilai masing-masing; pola makan OR = 2,046 (CI 95%, 1,031-4,057), kebiasaan merokok OR = 2,275 (CI 95%, 1,086-4,767), sedangkan konsumsi alkohol dan aktifitas fisik memiliki hubungan yang tidak bermakna sebagai faktor risiko kejadian penyakit stroke dengan nilai masing-masing; konsumsi alkohol OR = 1,219 (CI 95%, 0,354-4,203), aktifitas fisik OR = 0,554 (CI 95%, 0,270-1,134). Pola makan dan kebiasaan merokok memiliki hubungan yang bermakna sebagai faktor risiko kejadian penyakit stroke. Disarankan perlunya penerapan gaya hidup yang lebih sehat seperti pengaturan pola makan dengan menghindari konsumsi lemak dan  garam berlebih, berolahraga dengan takaran yang pas, serta berhenti merokok dan kurangi alkohol.  Penyuluhan yang lebih intensif dari aparat terkait mengenai faktor risiko kejadian stroke agar masyarakat dapat melakukan upaya pencegahan sehingga angka morbiditas dan mortalitas stroke dapat diminimalisir.

 

Kata Kunci: Faktor Risiko, Stroke, Gaya Hidup

Supplement Files

  1. Datu, R. L. (2020). Gaya Hidup Sabar Seorang Hamba Tuhan (Pendeta) Dalam Menghadapi Pelayanan Di Jemaat.
  2. Fadilah, Haris. (2005) Setiap Tahun 500.000 Penduduk Indonesia Terkena Stroke.
  3. Fatimah, Detty. (2009) Mencegah dan Mengatasi Stroke, Kujang Press, Yogyakarta.
  4. Hacke, W, Kaste M, Bogouusslavsky J, Paul Sorlie (2003). Ischaemic Stroke Prophylalaxis and Treatment, European Initiative Recommendation.
  5. Junaidi, Iskandar (2004). Menuju Hidup Sehat dan Awet Muda, PT. Bhuana Ilmu Populer, Jakarta.
  6. Kawachi, dkk (1993) Smoking Cessation and Decreased Risk Of Stroke In Women.
  7. Pakpahan, M., Siregar, D., Susilawaty, A., Tasnim, T., Ramdany, R., Manurung, E. I., ... & Maisyarah, M. (2021). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Yayasan Kita Menulis.Pusat Promosi Kesehatan Depkes RI. (2006) Lakukan Aktifitas Fisik 30 Menit Sehari.
  8. Puspita, Meylany Rosa (2009) Hubungan Antara Gaya Hidup dengan Kejadian Stroke Di Rumah Sakit Umum Unit Swadaya Daerah Gambiran Kediri.
  9. Satteimair, dkk. (1995) Physical Activity and Risk of Stroke in Women.
  10. Setyowati, Hermin. (2004), Beberapa Faktor Risiko Kejadian Stroke Di Perjan RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar, Universitas Hasanuddin, Makassar.
  11. Sismadi, Sukmiasi. (2005) Lupus dan Stroke, Sisma Digimedia, Jakarta.
  12. Sukiman, I dan Dodi D. Weko (2001). Faktor Risiko Pada Stroke Non Hemoragik, Jurnal Medika Nusantara, vol.34, no. 1, pp 1-6.
  13. Sukri, Ulfa. (2006) Risiko Kejadian Stroke Ditinjau Dari Gaya Hidup (Life Style) Pada Pasien Rawat Jalan Di RSU Labuang Baji Makassar, Universitas Hasanuddin, Makassar.
  14. Tandra, Hans. (2009) Merokok dan Kesehatan.
  15. Wijaya, L. (2022). Pencegahan Penyakit Stoke Dan Senam Stroke Pada Lansia Di Rt 08 Rw 02 Kelurahan Talang Jambe Kecamatan Sukarame Kota Palembang. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 604-608.
  16. Yayasan Stroke Indonesia (2009) Stroke Urutan Ketiga Penyakit Mematikan.