Faktor Predisposisi Yang Mempengaruhi Kelengkapan Imunisasi Dasar Polio Selama Masa Pandemi Covid-19 Di Wilayah Kerja Puskesmas Susunan Baru

Devi Ayu Wulandari* -  Universitas Malahayati, Indonesia
Astri Pinilih -  Universitas Malahayati, Indonesia
Tusy Triwahyuni -  Universitas Malahayati, Indonesia
Devita Febriani Putri -  Universitas Malahayati, Indonesia

Supp. File(s): Instrumen Riset

ABSTRACT

 

Polio immunization reported by WHO in 2016 that 85% of infants received 3 doses of Polio vaccine.  Polio immunization is an immunization that is given so that a person gets defense against poliomyelitis. Three factors analyze human behavior from a health level, namely predisposing factors, supporting factors, and driving factors. To determine the predisposing factors that affect the completeness of basic Polio immunization during the COVID-19 pandemic in the work area of the Susunan Baru Health Center in 2021. This type of research uses descriptive analytic methods and uses a questionnaire on respondents who are mothers who have children aged 5-18 months. It is known that the frequency distribution of complete basic polio immunization is 58 people (81.7%).  Variables that affect and have a relationship with the completeness of basic polio immunization at the Susunan Baru Health Center are mother's knowledge (p value = 0.000), mother's attitude (p value = 0.002, mother's education (p value = 0.042), and mother's occupation (p value = 0.016  The independent variable that most influences the completeness of basic polio immunization is the knowledge variable with an OR value of 10.329. Based on Spearman's correlation test, it was found that there was a relationship between knowledge, attitude, education, and occupation with completeness of basic Polio immunization, and based on logistic regression test the most influential variable with completeness of Polio immunization was knowledge variable.

 

Keywords: Knowledge, Attitude, Education, Occupation, Polio Immunization

 

ABSTRAK

 

Imunisasi Polio dilaporkan WHO tahun 2016 sebesar 85% bayi mendapatkan 3 dosis vaksin Polio. Imunisasi Polio adalah imunisasi yang diberikan agar seseorang mendapat pertahanan terhadap penyakit Poliomyelitis.Tiga faktor yang menganalisa perilaku manusia dari tingkat kesehatan, yaitu faktor predisposisi,faktor pendukung, dan  faktor pendorong. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor predisposisi yang mempegaruhi kelengkapan imunisasi dasar Polio selama masa pandemi COVID-19 di wilayah kerja Puskesmas Susunan Baru tahun 2021. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dan menggunakan kuesioner pada responden ibu yang memiliki anak usia 5-18 bulan. Diketahui distribusi frekuensi imunisasi dasar polio lengkap sebanyak 58 orang (81.7%). Variabel yang memengaruhi dan memiliki hubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar Polio di Puskesmas Susunan Baru yaitu pengetahuan ibu (p value = 0,000), sikap ibu (p value =0.002, Pendidikan ibu (p value =0.042), dan pekerjaan ibu (p value =0.016). Variabel independen yang paling mempengaruhi kelengkapan imunisasi dasar Polio adalah variabel pengetahuan dengan nilai OR 10.329. Berdasarkan uji korelasi Spearman’s didapatkan ada  hubungan antara pengetahuan,sikap,pendidikan, dan pekerjaan dengan kelengkapan imunisasi dasar Polio, dan berdasarkan uji regresi logistic variabel yang paling berpengaruh dengan kelengkapan imunisasi Polio adalah variabel pengetahuan.

 

Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Pendidikan, Pekerjaan, Imunisasi Polio

Supplement Files

  1. Anggraini, D, F. (2021) ‘Faktor-faktor yang memengaruhi kelengkapan imunisasi dasar pada anak dari ibu pekerja buruh di wilayah kerja uptd puskesmas suka damai musi banyuasin’.
  2. Anoraga, P. (2014) ‘Psikologi Kerja’, in. PT Rineka Cipta.
  3. Arianti, W. I. (2017) ‘Pengaruh Faktor Predisposisi, Pendukung, dan Pendorong Ibu Terhadap Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap pada Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Sei Apung Kecamatan Tanjung Balai Kabupaten Asahan’, Skripsi, (X), pp. 1–5. Available at: https://repositori.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/1744/131000070.pdf.
  4. Azwar, S. (2013) Sikap manusia: Teori dan pengukurannya. Ke 2. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  5. Badan Pusat Statistik Kota Bandar Lampung (2017) Presentase balita yang pernah mendapat imunisasi menurut jenis imunisasi di kota Bandar Lampung, 2017. Available at: https://lampung.bps.go.id/statictable/2020/05/14/521/persentase-balita-yang-diimunisasi-menurut-kabupaten-kota-dan-jenis-imunisasi-di-provinsi-lampung-2016.html.
  6. Depkes (2019) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kementerian Kesehatan RI. Available at: https://www.depkes.go.id/article/view/19020100003/hari-kanker-sedunia-2019.html.
  7. Diana, sari desti (2018) ‘Faktor-Faktor Pada Ibu Yang Berhubungan Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Korpri Kecamatan Sukarame Kota Bandarlampung’, Kesehatan, p. 1.
  8. Erwani, V. and Zaman, C. (2021) ‘Analisis Kepatuhan Ibu dalam Pemberian Imunisasi Polio pada Anak di Puskesmas Tanjung Baru Kabupaten OKU Tahun 2021’, Jurnal Kesehatan Saelmakers Perdana, 4(2), pp. 180–195. doi: 10.32524/jksp.v4i2.265.
  9. Felicia, F. V. and Suarca, I. K. (2020) ‘Pelayanan Imunisasi Dasar pada Bayi di Bawah Usia 12 Bulan dan Faktor yang Memengaruhi di RSUD Wangaya Kota Denpasar Selama Masa Pandemi COVID-19’, Sari Pediatri, 22(3), p. 139. doi: 10.14238/sp22.3.2020.139-45.
  10. Hawari, D. (2016) Manajemen Stres, Cemas dan Depresi. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
  11. Hudhah, M. H. and Hidajah, A. C. (2017) ‘Perilaku ibu dalam imunisasi dasar lengkap di puskesmas Gayam Kabupaten Sumenep’, Jurnal PROMKES, 5(2), pp. 167–180.
  12. Ikatan Dokter Anak Indonesia (2018) ‘IDAI _ Seputar Pekan Imunisasi Dunia 2018’, Imunisasi, pp. 2016–2018.
  13. Irawati, N. A. V. (2020) ‘Imunisasi Dasar dalam Masa Pandemi COVID-19’, Jurnal Kedokteran Unila, 4(2), pp. 205–210. Available at: http://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/JK/article/view/2898/2820.
  14. Kartini, D., Sari, F. E. and Aryastuti, N. (2021) ‘Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Ketepatan Imunisasi Dasar pada Masa Pandemi COVID-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Kotabumi II Selatan Kabupaten Lampung Utara Tahun 2020’, Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati, 6(1), p. 1. doi: 10.35842/formil.v6i1.350.
  15. Kemenkes (2017a) ‘Direktorat Surveilans Dan Karantina Kesehatan Tahun 2017 Direktorat Jenderal Pencegahan Dan’.
  16. Marmi and Kukuh, R. (2018) Asuhan neonatus,bayi,balita dan anak prasekolah. Edited by J. Yuniarto. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  17. Nisa, N. K. (2018). Reminder Berbasis Short Message Service Dengan Pendekatan Teori Lawrence Green Terhadap Peningkatan Kualitas Hidup Klien …. Available at: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/77184.
  18. Notoatmodjo, S. (2015) Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
  19. Peng, Y. et al. (2020) ‘Knowledge, attitude and practice associated with COVID-19 among undergraduate students in China’, BMC Public Health, 20(1), pp. 1–24. doi: 10.1186/s12889-020-09392-z.
  20. Sunaryo (2004) Psikologi untuk pendidikan. Jakarta: EGC.
  21. Susanti, D. (2020) ‘Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Dengan Pemberian Imunisasi Polio di Puskesmas Talang Banjar’, Stikes Keluarga Bunda Jambi, 5(1), pp. 1–6.
  22. Triana, vivi (2020) ‘Universal use of face masks for success against COVID-19: Evidence and implications for prevention policies’, European Respiratory Journal, 55(6), pp. 123–135. doi: 10.1183/13993003.01260-2020.
  23. WHO (2021) Immunization coverage. Available at: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/immunization-coverage.
  24. Yuliana and Sitorus, S. (2018) ‘Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap Di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Area’, Kesehatan Global, 1(3), pp. 137–143.