Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Berobat Pasien Glaukoma di Kota Padang

Dwi Christina Rahayuningrum* -  Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Syedza Saintika Padang, Indonesia
Ratna Indah Sari Dewi -  Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Syedza Saintika Padang, Indonesia
Nurmayanti Nurmayanti -  Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Syedza Saintika Padang, Indonesia

ABSTRACT

 

WHO an estimated 39 million people in the world suffer from blindness and glaucoma accounted for 4.5 million or approximately 12%. Patient noncompliance in glaucoma can be influenced by the attitude and family support. The purpose of this study to determine the factors - factors related to treatment compliance in patients with glaucoma in UPTD BKIM West Sumatra. Cross sectional study design. The research was conducted in September 2019, population of 284 people and a sample of 74 patients who visit UPTD BKIM West Sumatra. Sampling with accidental sampling technique by using research instrument in the form of a questionnaire. The results showed more than half (56.8%) of respondents did not obey treatment, more than half (55.4%) of respondents had low knowledge, more than half (52, 7%) of the respondents have the negative attitude, and more than half (54.1%) support poor families. Chi-Square test results obtained knowledge with treatment compliance (p-value 0.000), attitude and treatment compliance (p-value 0.000), and family support with treatment compliance (p-value 0.000). It was concluded that there is a correlation between knowledge, attitude and family support adherence in patients with glaucoma in UPTD BKIM West Sumatra. It is suggested to the leadership of health professionals continue to improve the screening and counseling about the factors - factors that affect treatment compliance, especially glaucoma patients, and family support with treatment compliance (p-value 0.000).

 

Keyword: Compliance, Knowledge, Attitude and Family Support, Blindness

 

 

ABSTRAK

 

Data WHO memperkirakan 39 juta orang didunia menderita kebutaan dan glaukoma menyumbang sebesar 4,5 juta atau sekitar 12%. Ketidakpatuhan Pasien glaukoma dalam dapat dipengaruhi oleh sikap dan dukungan keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan kepatuhan berobat pada pasien glaukoma di UPTD BKIM Sumatera Barat. Desain penelitian cross sectional study. Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2019, dengan jumlah populasi 284 orang dan sampel 74 orang pasien yang berkunjung ke UPTD BKIM Sumatera Barat. Pengambilan sampel dengan teknik accidental sampling dengan menggunakan instrument penelitian berupa kuesioner. Hasil penelitian didapatkan lebih dari separuh (56,8%) responden tidak patuh berobat, lebih dari separuh (55,4%) responden memiliki pengetahuan rendah, lebih dari separuh (52,7%) responden memilki sikap negatif, dan lebih dari separuh (54,1%) dukungan keluarga yang kurang baik. Hasil uji Chi-Square didapatkan pengetahuan dengan kepatuhan berobat (p-value 0,000), sikap dengan kepatuhan berobat (p-value 0,000), dan dukungan keluarga dengan kepatuhan berobat (p-value 0,000). Disimpulkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga dengan kepatuhan pada pasien Glaukoma di UPTD BKIM Sumatera Barat . Disarankan kepada pimpinan tenaga kesehatan terus meningkatkan skrining dan penyuluhan tentang faktor – faktor yang mempengaruhi kepatuhan berobat khususnya pasien glaukoma.

 

Kata Kunci: Kepatuhan, Pengetahuan, Sikap dan Dukungan Keluarga, Kebutaan

Kata Kunci : Compliance, Knowledge, Attitude and Family Support, Blindness

  1. Artini, D. W. (2011). Glaucoma Caused Blindness With Its Characteristic In Cipto Mangunkusumo Hospital. Jurnal Oftalmologi Indonesia.
  2. Asicha, N. (2013). Karakteristik Penderita Glaukoma Di Rumah Sakit Umum Dr. Soedarso Pontianak Tahun 2009-2010. Jurnal Mahasiswa Fakultas Kedokteran Untan, 1(1).
  3. Bansal, R. K., & Tsai, J. C. (2007). Medical Treatment: Compliance/Adherence To Glaucoma Medications-A Challenge. Current Journal Of Glaucoma Practice With Dvd. Https://Doi.Org/10.5005/Jp-Journals-10008-1052
  4. Bressler, N. M., Doan, Q. V., Varma, R., Lee, P. P., Suñer, I. J., Dolan, C., Danese, M. D., Yu, E., Tran, I., & Colman, S. (2011). Estimated Cases Of Legal Blindness And Visual Impairment Avoided Using Ranibizumab For Choroidal Neovascularization: Non-Hispanic White Population In The United States With Age-Related Macular Degeneration. In Archives Of Ophthalmology. Https://Doi.Org/10.1001/Archophthalmol.2011.140
  5. Chaidir, Q., Rahmi, F. L., Nugroho, T., & Obat, K. M. (2016). Hubungan Tingkat Pengetahuan Penderita Glaukoma Dengan Ketaatan Menggunakan Obat. Jurnal Kedokteran Diponegoro, 5(4), 1517–1525.
  6. Fauzian, R., Rahmi, F., & Nugroho, T. (2016). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Memeriksakan Diri Ke Pelayanan Kesehatan : Penelitian Pada Pasien Glaukoma Di Rumah Sakit Dr. Kariadi. Jurnal Kedokteran Diponegoro, 5(4), 1634–1641.
  7. Febrina, S. (2011). Prevalensi Glaukoma Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Pirngadi Medan Pada Tahun 2011 Kota Medan.
  8. Fitrianda, M. I. (2013). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Dalam Perawatan Pada Klien Glaukoma Di Wilayah Kerja Puskesmas Balung Kabupaten Jember.
  9. Friedman, M. (2015). Dukungan Keluarga. Keperawatan Keluarga, Teori Dan Praktik.
  10. Ilyas, S., & Yulianti, S. R. (2017). Ilmu Penyakit Mata. In Badan Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Https://Doi.Org/10.1002/Ab.20258
  11. Kemenkes. (2014). Situasi Gangguan Penglihatan Dan Kebutaan. In Journal Of Chemical Information And Modeling (Vol. 53, Issue 9). Https://Doi.Org/10.1017/Cbo9781107415324.004
  12. Kemenkes. (2015). Situasi Dan Analisis Glaukoma.Pdf. In Kementerian Kesehatan Ri Pusat Data Dan Informasi.
  13. Kemenkes Ri. (2018). Kemenkes Ri. Profil Kesehatan Indonesia 2017. Data Dan Informasi. Kementrian Keseahtan Ri; 2018. In Jurnal Ilmu Kesehatan.
  14. Maloring, N., Kaawoan, A., & Onibala, F. (2014). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Kepatuhanperawatan Pada Pasien Post Operasi Katarak Di Balai Kesehatan Mata Masyarakat Sulawesi Utara. Jurnal Keperawatan Unsrat.
  15. Newman-Casey, P. A., Weizer, J. S., Heisler, M., Lee, P. P., & Stein, J. D. (2013). Systematic Review Of Educational Interventions To Improve Glaucoma Medication Adherence. In Seminars In Ophthalmology. Https://Doi.Org/10.3109/08820538.2013.771198
  16. Niven, K., Holman, D., & Totterdell, P. (2012). How To Win Friendship And Trust By Influencing People’s Feelings: An Investigation Of Interpersonal Affect Regulation And The Quality Of Relationships. Human Relations. Https://Doi.Org/10.1177/0018726712439909
  17. Notoatmodjo, S. (2010). Promosi Kesehatan, Teori & Aplikasi. In Jakarta: Rineka Cipta. Https://Doi.Org/10.1108/Jmtm-03-2018-0075
  18. Riordan-Eva, P., Whitcher, J. P., Brooks, C. W., Borish, I. M., & Tombran-Tink, J. (2008). Vaughan And Asbury ’ S General Ophthalmology , 17th Edition System For Ophthalmic Dispensing , 3rd Edition Retinal Degenerations : Biology , Diagnostics And Therapeutics. November, 577–578.
  19. Smeltzer, S., & Bare, B. (2002). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner & Suddarth Edisi 8. Egc : Jakarta. Https://Doi.Org/10.1037/1524-9220.4.1.3
  20. Stryker, J. E., Beck, A. D., Primo, S. A., Echt, K. V., Bundy, L., Pretorius, G. C., & Glanz, K. (2010). An Exploratory Study Of Factors Influencing Glaucoma Treatment Adherence. Journal Of Glaucoma. Https://Doi.Org/10.1097/Ijg.0b013e31819c4679
  21. Vaughan And Asbury’s General Ophthalmology, 17th Edition. (2008). Clinical And Experimental Optometry. Https://Doi.Org/10.1111/J.1444-0938.2008.00309.X
  22. Who. (2010). World Heath Statistics: 2010. In World Heath Organization.