Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Waktu Tunggu terhadap Pasien Rawat Jalan

Fitri Agustina* -  Universitas Mitra Indonesia, Indonesia
Atikah Adyas -  , Indonesia
Achmad Djamil -  UNIVERSITAS MITRA INDONESIA, Indonesia
PA Kodrat Pramudho -  UNIVERSITAS MITRA INDONESIA, Indonesia
Dewi Rahayu -  UNIVERSITAS MITRA INDONESIA, Indonesia

ABSTRACT

 

Waiting time is the time required by patients to get outpatient services from the registration or counter to enter the doctor's examination room. Long waiting times for services are one of the problems that often arise in the outpatient service installation of a hospital. The length of waiting time is calculated from the time the patient registers until he gets service by a doctor. According to the Decree of the Minister of Health of the Republic of Indonesia No.129/Menkes/SK/IV/2008, outpatient services with an indicator of waiting time for outpatient services is the time it takes from the time the patient registers until he is received/served. by a specialist is 60 minutes. This study aims to determine the factors related to the waiting time of outpatients at the Ahmad Yani Hospital in Metro City.  This research is a quantitative research with a cross sectional approach. The population in this study were all outpatients with a total population of 2,171 people. The sample in this study was 165 respondents who were calculated using the Slovin formula. Sampling technique using incidental sampling technique. The results of the study obtained P-Value 0.000 with OR 21.717, it can be concluded that there is a relationship between the length of medical record provision and waiting time. P-Value 0.000 with OR 11.655, it can be concluded that there is a relationship between patient registration length and waiting time. P-Value 0.001 with OR 36,392. It can be concluded that there is a relationship between the number of patient queues and waiting time. P-Value 0.000 with OR 40.393 it can be concluded that there is a relationship between doctor delay and waiting time. The dominant factor related to waiting time can be seen from the score value, which is 40,393 Doctors carry out their duties according to the specified time. Strengthen monitoring related to doctor attendance hours so that they are present on time at outpatient polyclinics. This is done to minimize waiting time in accordance with Minister of Health Decree no. 129 in 2008.

 

Keywords: Waiting Time, Outpatient

 

 

ABSTRAK

 

Waktu tunggu merupakan waktu yang diperlukan oleh pasien untuk mendapatkan pelayanan rawat jalan dari tempat pendaftaran atau loket sampai masuk ke ruang pemeriksaan dokter. Waktu tunggu yang lama pada pelayanan, salah satu masalah yang sering muncul di instalasi pelayanan rawat jalan sebuah rumah sakit.  Penelitian ini bertujuan untuk factor yang berhungan dnegan waktu tunggu pasien rawat jalan di Rumah Sakit  Ahmad Yani kota Metro.  Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien rawat jalan  dengan jumlah populasi 2.171 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 165 responden yang dihitung dengan menggunakan rumus slovin. Tehnik pengambilan sampel menggunakan menggunakan tehnik asidental sampling. Hasil penelitian didapat P-Value 0,000 dengan OR 21.717 maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan lama penyediaan rekam medis dengan waktu tunggu.P-Value 0,002 dengan OR 9.213 maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan lama pemeriksaan Pasien dengan waktu tunggu. P-Value 0,000 dengan OR 11.655 maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan lama pendaftaran Pasien dengan waktu tunggu. P-Value 0,001 dengan OR 36.392 maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan jumlah antrian Pasien dengan waktu tunggu. P-Value 0,000 dengan OR 40.393. Maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan keterlambatan dokter dengan waktu tunggu. factor dominan yang berhubungan dengan waktu tunggu hal ini dapat dilihat dari nilai score yaitu 40.393 Dokter menjalankan tugas sesuai dengan waktu yang ditentukan.Memperkuat monitoring terkait jam kehadiran dokter agar hadir tepat waktu di poli rawat jalan hal ini dilakukan untuk meminimalisir waktu tunggu sesuai dengan kepmenkes no 129 tahun 2008.

 

Kata Kunci : Waktu Tunggu, Pasien, Rawat Jalan

Kata Kunci : Waktu tunggu, pasien, rawat jalan

  1. Widyantara FR, Sudjiono S, Arifin M. Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap Pada Rumah Sakit Kusta Kediri. JIMEK J Ilm Mhs Ekon. 2019
  2. Pohan I. Jaminan Mutu Pelayanan Kesehatan (Dasardasar Pengertian dan Penerapannya). Jakarta: EGC; 2017
  3. Panggato S, Lampus B., Kaunang WP. Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Jalan terhadap Ketepatan Waktu Pelayanan Oleh Tenaga Kesehatan di Puskesmas Ranotana Weru Kecamatan Wanea Kota Manado. J e-Biomedik. 2017;1(1):86–9.
  4. Bustani NM, Rattu AJ, Saerang JSM. Analisis Lama Waktu Tunggu Pelayanan Pasien Rawat Jalan di Balai Kesehatan Mata Masyarakat Propinsi Sulawesi Utara. J eBiomedik. 2019;3(3):872–83.
  5. Damanik, R. 2019. Evaluasi Waktu Tunggu Pelayanan Resep Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Laras PTPN IV Serbelawan Tahun 2019 [skripsi]. Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara, Medan
  6. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2008. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 129 Tahun 2008 Tentang Standar Pelayanan Minimal di Rumah Sakit
  7. Prabandari, S., dan A. Prabasiwi. 2019. Analisis Waktu Tunggu Pelayanan Obat di Puskesmas Wilayah Kota Tegal. Jurnal Farmasi
  8. Siregar. 2018. Waktu Tunggu Pelayanan Resep Rawat Jalan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara Tahun 2018
  9. Linda Eka. Dachriyanus. Nilda, Tri Putri. 2018. Pengaruh Kualitas Pelayanan Kefarmasian terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap RSUP Dr. M. Djamil Padang. Fakultas Farmasi.Padang :Universitas Andalas. ISSN (Online) 24428795.
  10. Dwi FH. 2019.Deskripsi Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Waktu Tunggu Pendaftaran Di TPPRJ RSUD Tugurejo. Semarang. Skripsi, Fakultas Kesehatan
  11. Dewi UA. 2019. Hubungan Waktu Tunggu Pendaftaran Dengan Kepuasaan Pasien Di Tempat Pendaftaran Pasien Rawat Jalan (TPPRJ) RSUD Sukoharjo
  12. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Jakarta: Menteri Hukum dan HAM RI; 2009
  13. Notoatmodjo, 2018. Metode Penelitian KuanLitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta, Bandung
  14. Prabandari, S., dan A. Prabasiwi. 2019. Analisis Waktu Tunggu Pelayanan Obat di Puskesmas Wilayah Kota Tegal. Jurnal Farmasi
  15. Damanik, R. 2019. Evaluasi Waktu Tunggu Pelayanan Resep Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Laras PTPN IV Serbelawan Tahun 2019
  16. Silitonga, Timbul Mei. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap lama waktu tunggu rawat jalan di Rumah Sakit Santa Elisabeth Batam tahun 2020. J Adm Rumah Sakit Indonesia
  17. Supartiningsih S. Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Pasien Rumah Sakit: Kasus Pada Pasien Rawat Jalan. J Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit 1018196/jmmr2020. 2017;6(1):9–15
  18. Notoatmodjo S. Metodologi Penelitian Kesehatan. II. Jakarta: Rineka Cipta; 2015.
  19. Murdani E. 2017. pengembangan sistem informasi rekam medis rawat jalan untuk mendukung evaluasi pelayanan di rsu bina kasih ambarawa.
  20. Handoko. Manajemen. Yogyakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM; 2017
  21. Agustino L. 2017 Dasar-dasar kebijakan publik. Bandung: Alfabeta
  22. Melina DE. 2020. Faktor-faktor yang berhubungan dengan waktu tunggu pasien instalasi rawat jalan di lima poliklinik RSUD Pasar Rebo [skripsi]. Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia;