Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) Pada Anak Usia Balita Di Puskesmas Semurup Kabupaten Kerinci

Devfi Herlina* -  Akademi Keperawatan Bina Insani Sakti, Provinsi Jambi, Indonesia

ABSTRACT FACTORS ASSOCIATED WITH THE INCIDENCE OF ACUTE RESPIRATORY INFECTION (ARI) IN TODDLERS IN SEMURUP PUBLIC HEALTH CENTER, KERINCI REGENCY

 

Introduction: Acute Respiratory Tract Infection (ARI) is still a global health problem. In 2018, the highest number of ARI sufferers occurred in the United States as many as 48,325 children (WHO, 2018). ARI is an acute respiratory disease with various symptoms (syndrome). caused by various causes, although the organs of the upper and lower respiratory tract involved are the nose, larynx, throat, bronchi, trachea, and lungs, the focus is on the lungs, the causes of ARI are bacteria, viruses, fungi, and other aspiration. such as from environmental factors, the consequences of ARI are coughing, sneezing and nasal congestion, mucus discharge, headache, mild fever and can cause severe pneumonia.

Objective: To determine the frequency distribution of the incidence of ARI in children under five and to determine whether there is a relationship between nutritional status, completeness of immunization, and level of knowledge with the incidence of ARI in children under five. five.

Methods: The type of research used is descriptive-analytic using a cross sectional approach, the sampling method in this study is accidental sampling with a total sample of 42 people. Then the data were analyzed by univariate and bivariate analysis and then tested by Chi-Square statistical test with 95% confidence level = 0.05.

Results: The results showed that there was a relationship between nutritional status and the incidence of ARI with p-value = 0.028, there was a relationship between completeness of immunization and the incidence of ARI, p-value = 0.019, there was a relationship between the level of knowledge and the incidence of ARI, p-value = 0.000.

Conclusion: Judging from the results of the study that the incidence of ARI is quite high at the Semurup Health Center, Kerinci Regency, the researchers hope that this research can be a reference for health services to carry out nursing care properly, especially regarding ARI diseases.

 

Keywords: Nutritional Status, Completeness of Immunization, Knowledge Level and Incidence of ARI

 

 

 

 

 

INTISARI : Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) Pada Anak Usia Balita di Puskesmas Semurup Kabupaten Kerinci

 

Pendahuluan: Infeksi Saluran Pernafasan Akut saat ini masih menjadi masalah kesehatan dunia. Tahun 2018 jumlah penderita ISPA terbanyak yaitu terjadi di negara Amerika Serikat sebanyak 48.325 anak (WHO, 2018). ISPA adalah penyakit saluran pernafasan yang bersifat akut dengan berbagai macam gejala (Sindrom). disebabkan oleh berbagai sebab, meskipun organ saluran pernafasan yang terlibat bagian atas dan bawah adalah hidung, laring, tenggorok, bronkus, trakea, dan paru-paru, tetapi yang menjadi fokus adalah paru-paru, penyebab ISPA yaitu bakteri, virus, jamur, dan aspirasi lainya seperti dari faktor lingkungan kemudian akibat dari ISPA adalah batuk, bersin dan kongesti nasal, pengeluaran mukus, sakit kepala, demam derajat ringan dan bisa mengakibatkan pneumonia berat.

Tujuan: Adapun tujuan untuk mengetahui distribusi frekuensi kejadian ISPA pada balita serta meneliti apakah ada hubungan status gizi, kelengkapan imunisasi, tingkat pengetahuan terhadap kejadian ISPA pada Balita.

Metode: Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskritif analitik menggunakan pendekatan crooss sectional, cara pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan cara accidental sampling dengan jumlah sampel 42 orang. Kemudian data dianalisa dengan analisa univariat dan bivariat kemudian di uji dengan uji statistik Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%  = 0,05.

Hasil: Hasil penelitian didapatkan ada hubungan status gizi dengan kejadian ispa dengan p value= 0,028, ada hubungan kelengkapan imunisasi dengan kejadian ISPA p value=0,019, ada hubungan tingkat pengetahuan dengan kejadian ISPA p value=0,000.

Kesimpulan: Dilihat dari hasil penelitian bahwa kejadian ISPA cukup tinggi di Puskesmas Semurup Kabupaten Kerinci sehingga peneliti berharap penelitian ini bisa menjadi acuan bagi pelayanan kesehatan untuk menerapkan asuhan keperawatan dengan baik khususnya tentang penyakit ISPA.

 

Kata Kunci: Status Gizi, Kelengkapan Imunisasi, Tingkat Pengetahuan dan  Kejadian ISPA

  1. Adiningsih Sri. (2010). Waspadai Gizi Balita Anda. Jakarta: Media Komputindo
  2. Alimul Aziz Hidayat. (2007). Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah. Jakarta: Medika Salemba.
  3. B. Sutomodan DY. Anggreini. (2010). Menu Sehat Alami untuk Batita dan Balita. Jakarta: Demedia
  4. Kliegman, B. A. (2000). Ilmu Kesehatan Anak vol.1 ed.15. Jakarta: EGC.
  5. Lapau, B. (2012). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta Yayasas Pustaka Obor Indonesia.
  6. Marimbi, H. (2010). Tumbuh Kembang, Status Gizi, dan Imunisasi Dasar Pada Balita. Jakarta: Medikal Book
  7. Mubarak, I. W. (2011). Promosi Kesehatan Untuk Kebidanan. Jakarta: Medika salemba.
  8. Muttaqin, A. (2008). Asuhan Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem Pernapasan. Jakarta Salemba Medika
  9. Pandi, E. W. (2010). Sehat Secara AL-Qur’an dan Hadis. Jakarta Mizan Publika
  10. Pandi, E. W. (2012). Panduan Lengkap Makanan Balita. Jakarta: Penemi Plus
  11. Muaris. H. (2006). Bekal Sekolah untuk Anak Balita. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
  12. Nursalam, dkk. (2010). Asuhan Keperawatan Bayi dan Anak. Jakarta: Medika Salemba
  13. Notoatmodjo. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
  14. Puskesmas Semurup. (2016). Laporan tahunan ISPA di Puskesmas Semurup Kabupaten Kerinci.
  15. Rasmaliah. (2004). Infeksi saluran Pernafasan Akut (ISPA) dan penanggulangannya.
  16. http://library.usu.ac.id.pdf. Diakses 22 Maret 2020
  17. Riska, C. S. (2016). Hubungan Peran Orang Tua dalam Pencegahan ISPA dengan Kekambuhan ISPA pada Balita di Puskesmas Bilalang Kota Kotamobagu.
  18. http://ejournal.unsrat.ac.id. Diakses 12 Maret 2020
  19. Supartini, Y. (2004). Konsep Dasar Keperawatan Anak. Jakarta: EGC
  20. Widoyono. (2011) Penyakit Tropis: Epidemiologi, Penularan, Pencegahan dan Pemberantasannya. ed 2. Jakarta: Erlangga.
  21. Zainaro, M. A., Kusumaningsih, D., & Karyanto, K. (2019). Hubungan Pelayanan Dan Fasilitas Kesehatan Dengan Kepuasan Pasien Pada Pelayanan Manajemen Terpadu Balita Sakit (Mtbs) Di Puskesmas Karya Tani Kabupaten Lampung Timur. Malahayati Nursing Journal, 1(1).