Analisis Hubungan Pelaksanaan Supervisi Terhadap CPPT di Rumah Sakit Umum Universitas Riau

Vivi Wanti* -  Program Studi Magister Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Andalas, Indonesia
Yulastri Arif -  Program Studi Magister Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Andalas, Indonesia
Dewi Murni -  Program Studi Magister Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Andalas, Indonesia

ABSTRACT

 

Documentation is a means of affective communication between health professions. The low quality of integrated record documentation in Indonesia includes incomplete CPPT where patient identity, date and time of visit are not filled in, PPA's signature and full name, and lack of discipline in filling out medical records by PPA. Supervision is carried out in stages in the preparation, implementation and evaluation phases. The preparation phase contains the planning of the supervision program that will be carried out. The implementation phase is the nurse's assessment by the supervisor while the last phase is the evaluation of the supervision assessment (from the results of direct and indirect observations from the CPPT. The purpose of the thesis is to analyze the relationship between the implementation of supervision on CPPT at the Riau University General Hospital. This study was conducted with a cross sectional approach and is a quantitative study. The research sample is 33 people with total sampling sampling technique. The study uses questionnaires and observation sheets that have been tested for validity and reliability. Through statistics there is a relationship between the preparation phase (p value 0.000), the implementation phase (p value 0.001) and the evaluation (p value 0.000) clinical supervision model 4S with CPPT. Researchers recommend the role of supervision to improve service quality and completeness of integrated recording documentation, carried out by increasing the frequency of supervision and assessment of the implementation of the document integrated logging entity.

 

Keywords: Supervisor Characteristics, Supervision 4S model

 

 

ABSTRAK

 

Dokumentasi adalah sarana komunikasi afektif antar profesi kesehatan. Rendahnya kualitas pendokumentasian catatan terintegrasi di Indonesia   meliputi tidak lengkapnya CPPT dimana tidak terisinya identitas pasien, tanggal dan jam visite, tanda tangan PPA serta nama dengan lengkap, serta kurangnya kedisiplinan pengisian rekam medis oleh PPA. Supervisi dilakukan bertahap dalam fase persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Fase persiapan berisi perencanaan program supervisi yang dijalankan. Fase pelaksanaan merupakan penilaian perawat oleh supervisor sedangkan fase terakhir adalah evaluasi dari penilaian supervisi (dari hasil observasi langsung dan tidak langsung dari CPPT. Tujuan tesis adalah menganalisis hubungan pelaksanaan supervisi terhadap CPPT di Rumah Sakit Umum Universitas Riau. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan cross sectional dan merupakan penelitian kuantitatif. Sampel penelitian sebanyak 33 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Penelitian menggunakan kuesioner dan lembar observasi yang sudah teruji validitas dan reliabilitasnya. Melalui statistik terdapat hubungan fase persiapan (p value 0,000), fase pelaksanaan (p value 0,001) dan fase evaluasi (p value 0,000) supervisi klinik model 4S dengan CPPT. Peneliti merekomendasikan peran supervisi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kelengkapan pendokumentasian pencatatan terintegrasi, dilakukan dengan cara peningkatan  frekuensi pengawasan dan penilaian terhadap pelaksanaan pendokumentasian pencatatan terintegrasi.

 

Kata Kunci: Karakteristik Supervisor, Supervisi model 4S

  1. Arif, Y., & Murni, D. (2022). Analisis Hubungan Pelaksanaan Supervisi Klinik Model 4s Dengan Indikator Pendokumentasian Pencatatan Terintegrasi Di Rsu Universitas Riau. Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 13(2), 184-192.
  2. Anggeria, E., & Maria, M. (2018). Hubungan Supervisi Dengan Pelaksanaan Asuhan Keperawatan Di Ruang Rawat Inap Lantai 10 Rumah Sakit Umum Royal Prima Medan Tahun 2017. Jumantik (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan), 3(2), 78-97.
  3. Blair W., & Smith, B. (2012). Nursing Documentation : Frameworks And. Contemporarynurse Journal, 41, 160–168. Https://Doi.Org /10.5172/Conu.2012.41.2.160
  4. Gurning, Y., & Karim, D. (2014). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Petugas Kesehatan Igd Terhadap Tindakan Triage Berdasarkan Prioritas (Doctoral Dissertation, Riau University).
  5. Ismainar, H. (2015). Keselamatan Pasien Di Rumah Sakit. Deepublish.
  6. Kemenkes Ri. (2014). Standar Akreditasi Rumah Sakit, Kerjasama Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan Republik Indonesia Dengan Komisi Akreditasi Rumah Sakit (Kars). Jakarta
  7. Mayasari, A. (2009). Analisis Pengaruh Persepsi Faktor Manajemen Keperawatan Terhadap Tingkat Kepuasan Kerja Perawat Di Ruang Rawat Inap Rsud Kota Semarang (Doctoral Dissertation, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro).
  8. Milne, D. L. (2007). The Observed Impact Of Training On Competence In Clinical Supervision. The British Journal Of Clinical Psychology 41, 55–72 . Diperoleh Pada Tanggal 25 Januari 2022 Dari Http://Www.Bps.Org.Uk
  9. Oktariani, T.A Et Al. (2020). Supervisi Klinik Berbasis 4s (Structure, Skills, Support, And Sustainable) Terhadap Penerapan Keselamatan Pasien. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 20(2), Juli 2020, 556-559. Issn 1411-8939 (Online), Issn 2549-4236 (Print) Doi 10.33087/Jiubj.V20i2.991. Diperoleh Pada Tanggal 27 Januari 2022 Dari Http://Ji.Unbari.Ac.Id/Index.Php/Ilmiah/Article/Viewfile/991/701
  10. Purnamasari, D., & Erwin, J. Hubungan Supervisi Kepala Ruangan Dengan Motivasi Kerja Perawat Di Ruang Rawat Inap. Jurnal Online Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Riau, 1(2), 1-9.
  11. Putra, D. A., Wahyu, T., Okfrianti, Y., Maigoda, T. C., & Haya, M. (2020). Studi Kualitatif Proses Asuhan Gizi Terstandar (Pagt) Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Harapan Dan Doa Kota Bengkulu Tahun 2020 (Doctoral Dissertation, Poltekkes Kemenkes Bengkulu).
  12. Rahman Et Al., (2020). Pengaruh Supervisi Klinik Terhadap Kelengkapan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan Berbasis Teknologi Informasi Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Minggu Jakarta Selatan. Journal Health Society| Volume 9 No. 2 | Oktober 2020 , Ssn 2252-3624. Diperoleh Pada Tanggal 1 Mei 2022 Dari Https://Ojs.Stikesmi.Ac.Id/Index.Php/Stikes-Health/Article/Download/20/1
  13. Rasdiana, R. (2019). Analisis Faktor PenghambatPendokumentasian Asuhan Keperawatan Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit UniversitasHasanuddin (Doctoral Dissertation, Universitas Hasanuddin).
  14. Rezkiki & Ilfa (2018). Pengaruh Supervisi Terhadap Kelengkapan Dokumentasi Asuhan Keperawatan Di Ruangan Non Bedah. Real In Nursing Journal (Rnj). Research Of Education And Art Link In Nursing Journal Volume 1, No. 2 Agustus 2018. Diperoleh Pada Tanggal 1 Mei 2022 Dari Https://Ojs.Fdk.Ac.Id/Index.Php/Nursing/Index
  15. Santoso, M.I, Dkk. (2015). Supervisi Keperawatan Di Ruang Mina Rsu „Aisyiyah Dr. Soetomo Ponorogo. Program Studi Diii Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Ponorogo
  16. Sesrianty, V, Bahari, H & Resti, D. (2019). Hubungan Pengetahuan Dan Supervisi Dengan Penerapan Pengurangan Risiko Pasien Jatuh. Jurnal Kesehatan Medika Saintika, Volume 11 Nomor 1 | E-Issn : 2540-9611, P-Issn : 2087- 8508. Diperoleh Pada Tanggal 27 Januari 2022 DariHttps://Jurnal.Syedzasaintika.Ac.Id
  17. Sobari, A., Nyorong, M., & Nuraini, N. (2022). Faktor Yang Berhubungan Dengan Catatan Keperawatan Dokumen Rekam Medis Rawat Inap Di Rumah Sakit H. Adam Malik Medan. Jumantik (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan), 7(4), 395-405.
  18. Solehati, D.E. (2017). Pengaruh Supervisi Terhadap Perilaku Perawat Dalam Menerapkan Patient Safety Di Instalasi Rawat Inap Rsud Tugurejo. Skripsi. Universitas Diponegoro: Program Studi Ilmu Keperawatan
  19. Suarli S & Bahtiar Y. (2013). Manajemen Keperawatan Dengan Pendekatan Praktis. Jakarta: Erlangga
  20. Suryani, N. (2020). Peningkatan Supervisi Asuhan Keperawatan Dan Pendokumentasiannya Di Ruang Rawat Inap Dewasa Di Rsud X Jakarta Pusat: Pilot Study. Akultas Ilmu Keperawatan, Universitas Indonesia. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, P-Issn 2086-3098 E-Issn 2502-7778, Volume 11 Nomor 3, Juli 2020