Aksesibilitas Perempuan Disabilitas dalam Pemenuhan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi

Martin Pratiwi* -  Universitas Respati Indonesia, Indonesia

ABSTRACT

 

Disability is a condition that causes people with disabilities to be vulnerable to discrimination, harassment, and violence. This includes being vulnerable to violence and sexual harassment. Sexual activity has an impact on a woman's reproductive health. Therefore, it is necessary to have adequate accessibility for women with disabilities to be able to access health facilities and obtain adequate sexual and reproductive health services. This is a disability right. This study aims to see how the condition of accessibility of women with disabilities in fulfilling sexual and reproductive health rights in Indonesia, especially in Bekasi. The method used is a qualitative method with an observation approach so that the data used is primary data. Data analysis was carried out by inductive analysis. The results showed that in Bekasi the provision of access to women with disabilities was quite good, only there was a lack of accommodation. The Bekasi City Government continues to carry out quite a few policies that are responsive to people with disabilities and will continue to be improved. It can be concluded that the accessibility of women with disabilities in fulfilling sexual and reproductive health rights for women with disabilities in Bekasi City is quite good.

 

Keywords: Disability, Health, Sexual, Reproductive, Women

 

 

ABSTRAK

 

Disabilitas merupakan suatu kondisi yang menyebabkan penyandangnya rawan mendapatkan diskriminasi, pelecehan, dan kekerasan. Termasuk juga rentan mendapatkan kekerasan dan pelecehan seksual. Aktivitas seksual tersebut memiliki dampak terhadap kesehatan reproduksi seorang perempuan. Oleh karena itu, perlu adanya aksesibilitas yang memadai bagi perempuan disabilitas untuk bisa mengakses fasilitas kesehatan dan mendapatkan pelayanan kesehatan seksual dan reproduksi yang memadai. Hal tersebut merupakan salah satu hak disabilitas. Adapun penelitian ini bertujuan untuk melihat mengenai bagaimana kondisi aksesibilitas perempuan disabilitas dalam memenuhi hak kesehatan seksual dan reproduksi di Indonesia khususnya di Bekasi. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan observasi sehingga data yang digunakan adalah data primer. Analisis data dilakukan dengan analisis induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Bekasi pemberian akses kepada perempuan penyandang disabilitas sudah cukup baik hanya terdapat kekurangan pada akomodasi. Pemerintah Kota Bekasi terus cukup banyak melakukan kebijakan yang responsif penyandang diasbilitas dan akan terus ditingkatkan. Dapat disimpulkan bahwa kondisi aksesibilitas perempuan disabilitas dalam memenuhi hak kesehatan seksual dan reproduksi pada perempuan disabilitas yang ada di Kota Bekasi sudah cukup bagus.

 

Kata Kunci: Disabilitas, Kesehatan, Seksual, Reproduksi, Perempuan

 

  1. A, H. S., Mu'in, F., & Nawawi, M. A. (2020). Hak Perempuan Disabilitas Dalam Uu. No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan: Perspektif Convention On The Rights Of Persons With Disabilities (Crpd). Yurisprudentia: Jurnal Hukum Dan Ekonomi 6(2), 228-247.
  2. Andriani, N. S. (2016). Kebijakan Responsif Disabilitas: Pengarusutamaan Managemen Kebijakan Di Level Daerah, Nasional, Dan Internasional. Palastren 9(1), 189-214.
  3. Atmadja, I. S., & Irawan, A. (2018). Peran Komite Perlindungan Dan Pemenuhan Hak-Hak Penyandang Disabilitas Daerah Istimewa Yogyakarta Dalam Perlindungan Hukum Bagi Perempuan Disabilitas Korban Kekerasan. Uir Law Review 2(2), 331-346.
  4. Bungin, B. (2007). Penelitian Kualitatif Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, Dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Prenada Media Group.
  5. Farakhiyah, R., & Apsari, N. C. (2018). Peran Lembaga Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (Hwdi) Bagi Perempuan Disabilitas Sensorik Korban Pelecehan Seksual. Jurnal Penelitian Dan Ppm 5(1), 1-11.
  6. Horner-Johnson, W., Senders, A., Tejera, C. H., & Mcgee, M. G. (2021). Sexual Health Experiences Among High School Students With Disabilities. Journal Of Adolescent Health 69, 255-262.
  7. Kelrey, F., & Kusbaryanto. (2021). Media Edukasi Flashcard Dan Audio Visual Kesehatan Reproduksi Pada Anak Disabilitas Intelektual. Jurnal Keperawatan Jiwa 9(4), 833-842.
  8. Ro'fah. (2021). Positioning Isu Disabilitas Dalam Gerakan Gender Dan Disabilitas. Musawa, 20(1), 29-44.
  9. Salim, I., & Yulianto, M. J. (2021). Memantau Pemenuhan Hak-Hak Disabilitas. Jakarta: Bappenas, Ksp, Dan Jpodi.
  10. Sari, S. W. (2020). Penegakan Hukum Pidana Dalam Melindungi Perempuan Dan Anak Penyandang Disabilitas Sebagai Korban Kejahatan Seksual. E-Journal Uny, 1-23.
  11. W.M., M. P., S, A. W., & Limijadi, E. K. (2021). Analisis Pelaksanaan Pemenuhan Hak Atas Informasi Dan Hak Kesehatan Reproduksi Perempuan Penyandang Disabilitas Di Kota Semarang. Jurnal Usm Law Review 4(2), 547-564.