Efektifitas Perawatan Metode Kanguru terhadap Stabilitas Frekuensi Denyut Jantung pada Bblr

Angelina Katerine Silalahi, Parida Hanum, Cahaya Ramadan Tanjung, Fatimah Sahara, Anisatul Hikma, Fifi Ayu Effendi

Sari


ABSTRACT

 

One of the causes of newborn death is Low Birth Weight Babies (LBW). Babies are said to have low birth weight if their weight is less than 2,500 grams or 2.5 kilograms (kg). Babies weighing less than 2,500 grams are prone to health problems or even death at birth. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the Kangaroo Method of Treatment on Heart Rate Stability in LBW. This type of research uses a quasi-experimental research design with pre-test and post-test with control group design. This research was conducted at Stella Maris Hospital Medan. This research was conducted in September 2022. The population in this study was LBW who were treated at Stella Maris Hospital Medan. Sampling in this study used a purposive sampling technique with inclusion and exclusion criteria. The inclusion criteria in this study were: Low Birth Weight Babies (weight 1800-2400 grams), LBW babies aged 0-28 days at the time of the study. The sample exclusion criteria in this study were: LBW who were sick, LBW who received kangaroo treatment for less than 2 hours, LBW parents who stopped doing kangaroo treatment. The collection method uses an observation sheet with an oximeter instrument to measure Heart Rate Frequency in LBW. Secondary data was collected by looking at medical records (medical record). However, some secondary data was also carried out by interviewing some of the respondent's mothers. Data analysis used the Paired t test. The results showed that the kangaroo method treatment was effective on heart rate stability in LBW babies with a p value of 0.000. Kangaroo method treatment is effective on heart rate stability in LBW.

 

Keywords: Kangaroo Method Care, Stability of Heart Rate Frequency, LBW

 

 

ABSTRAK

 

Salah satu penyebab kematian bayi baru lahir adalah Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). Bayi dikatakan memiliki berat lahir rendah apabila berat badannya kurang dari 2.500 gram atau 2,5 kilogram (kg). bayi yang beratnya kurang dari 2.500 gram rentan mengalami masalah kesehatan atau bahkan kematian sewaktu lahir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektifitas Perawatan Metode Kanguru Terhadap Stabilitas Frekuensi Denyut Jantung Pada BBLR. Jenis penelitian ini menggunaan desain penelitian quasi experimen dengan pre-test and post-test with control group design. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Stella Maris Medan. Penelitian ini dilakukan pada bulan September Tahun 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah BBLR yang dirawat di RS Stella Maris Medan. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling dengan kriteria Inklusi dan Eksklusi. Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah : Bayi Berat Lahir Rendah (berat badan 1800-2400 gram), BBLR yang berusia 0-28 hari saat pelaksanaan penelitian. Kriteria eksklusi sampel dalam penelitian ini adalah : BBLR dalam keadaan sakit, BBLR yang mendapatkan perawatan metode kanguru kurang dari 2 jam, Orang tua BBLR yang berhenti melakukan perawatan metode kanguru. Metode pengumpulan menggunakan lembar observasi dengan instrument oksimeter untuk mengukur Frekuensi Denyut Jantung Pada BBLR. Data sekunder dikumpulkan dengan cara melihat rekam medis (medical record). Namun beberapa data sekunder dilakukan juga dengan wawancara pada beberapa ibu responden. Analisis data menggunakan uji Paired t test. Hasil penelitian diperoleh perawatan metode kanguru efektif terhadap stabilitas frekuensi jantung pada BBLR dengan nilai p value 0,000. Perawatan metode kanguru efektif terhadap stabilitas frekuensi jantung pada BBLR.

 

Kata Kunci: Perawatan Metode Kanguru, Stabilitas Frekuensi Denyut Jantung, BBLR


Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Amelia, R. (2015). Hubungan Penambahan Berat Badan Ibu Selama Kehamilan Dengan Berat Badan Bayi Baru Lahir Di Rsi Ibnu Sina Bukittinggi Tahun 2014. Jurnal Kesehatan, 6(2).

Daswati. (2021). Menurunkan Kecemasan Ibu Nifas. Cv Media Sains Indonesia.

Dhilon, D. A., & Fitri, E. (2019). Pengaruh Perawatan Metode Kangguru Terhadap Kenaikan Berat Badan Pada Bayi Berat Badan Lahir Rendah (Bblr) Di Rs Sekabupaten Kampar Tahun 2018. Jurnal Doppler, 3(1), 1-11.

Girsang, B. M. (2020). Asuhan Keperawatan-Perawatan Metode Kangguru (Pmkp. Deepublish. Https://Www.Google.Co.Id/Books/Edition/Asuhan_Keperawatan/Axtxdwaaqbaj?Hl=Id&Gbpv=1&Dq=Perawatan+Metode+Kanguru&Printsec=Frontcover

Hanum, P., Anggraini, F., Duha, M. W., & Julianti, S. N. (2022). Pengaruh Kombinasi Pijat Bblr Dan Kmc (Metode Kangaroo Mother Care) Terhadap Rooting Sucking Reflex Di Rsud Dr Rm. Djoelham Binjai. Jumantik (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan), 7(1), 59-67.

Harahap, R. F., Simanuntak, R., Silalahi, R. D., & Marbun, L. R. (2023). Pengaruh Kangoroo Mother Care Terhadap Kualitas Tidur Bblr Di Rs Elpi Al Aziz Rantau Prapat. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 23(1), 595-600.

Laia, J., Saddiah, H., Sihotang, H. D., Sari, I. R., & Siburian, I. R. (2023). Efektivitas Metode Kanguru Terhadap Kecukupan Asi Pada Bayi Cukup Bulan Di Klinik Siti Kholijah Tahun 2022. Imj (Indonesian Midwifery Journal), 5(2), 22-27.

Latif, H. H. A., & Widyastuti, Y. (2017). Hubungan Pijat Bayi Terhadap Kenaikan Berat Badan Pada Bayi Berat Lahir Rendah (Bblr) Di Rskia Ummi Khasanah Yogyakarta Tahun 2016 (Doctoral Dissertation, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta).

Mukhlis, H., & Marini, M. (2020). Pengaruh Terapi Murottal Terhadap Denyut Nadi Dan Pernafasan Pada Bayi Dengan Berat Badan Lahir Rendah. Indonesia Berdaya, 1(1), 29–37. Https://Doi.Org/10.47679/Ib.202015

Novitasari, A., Hutami, M. S., & Pristya, T. Y. R. (2020). Pencegahan Dan Pengendalian Bblr Di Indonesia: Systematic Review. Pencegahan Dan Pengendalian Bblr Di Indonesia, 2(3), 175–182. Http://Doi.Wiley.Com/10.1002/14651858.Cd013574

Rehatta, M. (2020). Pedoman Keterampilan Medik 1. Airlangga University Press. Https://Www.Google.Co.Id/Books/Edition/Pedoman_Keterampilan_Medik_1/Lw_Idwaaqbaj?Hl=Id&Gbpv=1&Dq=Frekuensi+Denyut+Nadi+Pada+Bblr&Pg=Pa27&Printsec=Frontcover

Soetjiningsih, C. H. (2018). Perkembangan Anak Sejak Pembuahan Sampai Dengan Kanak-Kanak Akhir. Kencana. Https://Doi.Org/978-602-9413-37-3

Solehati, T., Kosasih, C. E., Rais, Y., Fithriyah, N., Darmayanti, D., & Puspitasari, N. R. (2018). Kangaroo Mother Care Pada Bayi Berat Lahir Rendah: Sistematik Review. Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1), 83-96.

Susanty, N. E. (2020). Faktor Resiko Ibu Yang Berperan Terhadap Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah Di Rskd Dan Anak Sitti Fatimah Makassar. Jurnal Antara Kebidanan, 3(4).

Syamsu, A. F. (2013). Pengaruh Perawatan Metode Kanguru Terhadap Fungsi Fisiologis Bayi Prematur Dan Kepercayaan Diri Ibu Dalam Merawat Bayi Andi Fatmawati Syamsu Politeknik Kesehatan Palu. 8(3), 163–175.

Tutik Ekasari, S. S. T., & Natalia, M. S. (2019). Deteksi Dini Preeklamsi Dengan Antenatal Care. Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia.

Yuliani, K., Wahyuningsih, H. P., & Widyasih, H. (2013). Adminjurnalojs,+5.Pdf. Jurnal Kesehatan Ibu Dan Anak, 4(2), 29–33.

Yuliani, K., Wahyuningsih, H. P., & Widyasih, H. (2013). Adminjurnalojs,+5.Pdf. Jurnal Kesehatan Ibu Dan Anak, 4(2), 29–33.




DOI: https://doi.org/10.33024/mnj.v5i5.8472

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Penerbit: Universitas Malahayati


 Creative Commons License

Semua artikel dapat digunakan dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License