Laporan Kasus : Bronkopneumonia Pada Bayi 10 Bulan Dengan Presentasi Klinis Atipikal
Abstract
Bronkopneumoni merupakan salah satu bentuk pneumonia yang sering terjadi pada bayi dan anak-anak, terutama pada usia di bawah lima tahun. Laporan kasus ini membahas seorang pasien perempuan berusia 10 bulan yang datang ke instalasi gawat darurat dengan keluhan demam naik turun selama tujuh hari, batuk berdahak, mual, dan muntah. Pemeriksaan fisik menunjukkan adanya suara tambahan ronki pada kedua lapang paru bagian bawah. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan peningkatan limfosit dan monosit serta penurunan neutrofil, MCV, dan MCH, yang mendukung kemungkinan infeksi saluran pernapasan bawah. Diagnosis ditegakkan sebagai bronkopneumonia, dan pasien mendapatkan tatalaksana berupa terapi cairan, antipiretik, antibiotik ceftriaxone, mukolitik, antiemetik, serta nebulisasi beta-agonis. Perbaikan klinis terjadi setelah tiga hari perawatan, ditandai dengan hilangnya demam dan berkurangnya batuk. Kasus ini menekankan pentingnya deteksi dini, diagnosis tepat, dan tatalaksana komprehensif dalam menangani bronkopneumoni pada anak, guna mencegah komplikasi dan mempercepat pemulihan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Bennet, N.J. and Steele, R.W., 2020. Pediatric Pneumonia. Medscape. Available at: https://emedicine.medscape.com/article/967822
British Thoracic Society, 2019. Guidelines for the management of community acquired pneumonia in children. London: BTS.
Ebeledike, C. and Ahmad, T., 2020. Pediatric Pneumonia. [online] StatPearls Publishing. Available at: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK536940/
Ebell, M.H., et al., 2020. Diagnosis of pneumonia in children. BMJ Evidence-Based Medicine, 25(3), pp.110–115.
Harris, M., et al., 2017. Approaches to diagnosing pediatric pneumonia. Pediatrics, 140(2), e20170304.
Hudoyo, A., 2020. Bronkopneumoni. [online] Available at: http://repository.ui.ac.id/
IDAI, 2019. Pedoman Pelayanan Medis Ikatan Dokter Anak Indonesia. Jakarta: IDAI.
IDAI, 2022. Protokol Tatalaksana Pneumonia pada Anak di Fasilitas Layanan Kesehatan. Jakarta: IDAI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2018. Pedoman Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS). Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2018. Pedoman MTBS. Jakarta: Kemenkes RI.
Kliegman, R.M., et al., 2023. Nelson Textbook of Pediatrics. 22nd ed. Philadelphia: Elsevier.
Latief, A., 2018. Pelayanan Kesehatan Anak di Rumah Sakit Standar
WHO. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.
Lodha, R., et al., 2020. Antibiotics for pneumonia in children. Cochrane Database of Systematic Reviews, Issue 9.
Marcdante, K. and Kliegman, R., 2022. Nelson Essentials of Pediatrics. 9th ed. Philadelphia: Elsevier.
Putri, A.D., Rahayu, D. and Yulianti, E., 2020. "Faktor Risiko Kejadian Pneumonia pada Balita", Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(1), pp.65–72.
Rahajoe, N.N., Hegar, B., Handryastuti, S., et al., 2010. Buku Ajar Respirologi Anak. Jakarta: IDAI.
Suartawan, I.B., 2019. Bronkopneumonia: Tinjauan Literatur. Jurnal Respirologi Indonesia, 39(3), pp. 170–176.
Taksande, A.M., et al., 2021. Clinical profile and outcome of community-acquired pneumonia in children. BMC Pediatrics, 21(1), p.458.
UNICEF, 2021. Pneumonia Claims the Lives of the Most Vulnerable Children. [online] Available at: https://www.unicef.org/health/pneumonia
WHO, 2014. Revised WHO Classification and Treatment of Pneumonia in Children at Health Facilities. Geneva: WHO.
WHO, 2021. Pneumonia. [online] Available at: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/pneumonia.
DOI: https://doi.org/10.33024/jmm.v10i1.20621
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Jurnal Medika Malahayati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
(1).jpg)

1.png)
