Tatalaksana Ruptur Perineum Derajat IV Dengan Komplikasi Fistula Rektovagina Pasca Persalinan Pervaginam: Laporan Kasus

Michelle Meanda Elgracia, Umy Dian Adhita, Alisya Shafa Trisnawan, Sindy Arum Hapsari, Ailya Tefanya Vijaya, Dian Ardiana, Mita Herdiyantini

Abstract


Ruptur perineum merupakan komplikasi umum yang terjadi selama persalinan pervaginam—terutama pada ibu primipara—dengan tingkat keparahan yang bervariasi dari derajat I hingga IV, di mana derajat IV melibatkan kerusakan luas pada sfingter anus dan mukosa rektum. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi serius seperti fistula rektovagina, disfungsi dasar panggul, dan inkontinensia feses. Studi kasus ini menggambarkan seorang pasien yang dirawat di Rumah Sakit Angkatan Laut Dr. Ramelan, Surabaya, dengan ruptur perineum derajat IV yang disertai komplikasi fistula rektovagina. Data diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik dan penunjang, dokumentasi intraoperatif, serta tindak lanjut pasien. Pasien menjalani operasi rekonstruksi perineum dan rektum secara CITO, namun mengalami komplikasi pascaoperasi berupa fistula rektovagina dan inkontinensia feses, dengan rencana operasi perbaikan lanjutan tiga bulan kemudian. Penatalaksanaan meliputi pemberian antibiotik profilaksis, teknik penjahitan berlapis sesuai derajat ruptur, serta pemantauan ketat selama perawatan dan tindak lanjut. Kasus ini menekankan pentingnya diagnosis yang tepat, teknik bedah yang sesuai, dan pemantauan jangka panjang, serta perlunya edukasi tenaga kesehatan untuk mendeteksi dan menangani komplikasi secara dini.


Keywords


Ruptur perineum; derajat IV; fistula rektovagina; obstetri; penatalaksanaan; studi kasus

Full Text:

PDF

References


Andriani, L. S., Suryani, L., & Eva Santi, H. (2023). The relationship of episiotomy to perineal tears in labor women. International Journal of Public Health Excellence (IJPHE), 3(1), 80–85. https://doi.org/10.55299/ijphe.v3i1.412.

Cunningham, G., Leveno, K. J., Dashe, J. S., Hoffman, B., Spong, C. Y., & Casey, B. M. (2017). Maternal anatomy and physiology. In Williams Obstetrics (26th ed., pp. 12–29, 549). McGraw-Hill Education.

DeLancey, J. O. L. (2016). Urogenital system. In S. Standring (Ed.), Gray’s Anatomy: The anatomical basis of clinical practice (41st ed., pp. 1234–1250). Elsevier.

Hardiyanti, R., Islamy, N., & Sayuti, M. (2022). Ruptur perineum grade 3A post trauma: Laporan kasus. Jurnal Ilmu Medis Indonesia, 2(1), 11–24. https://doi.org/10.35912/jimi.v2i1.742.

Hasanah, N., Rostianingsih, D., & Lumban Siantar, R. (2024). Hubungan berat badan lahir bayi dengan kejadian ruptur perineum pada ibu bersalin normal di Puskesmas Pejuang. Malahayati Nursing Journal, 6(11), 4541–4550. https://doi.org/10.33024/mnj.v6i11.14261.

Hukubun, Y., Budiono, D. I., & Kurniawati, E. M. (2021). The relationship between age, parity, and birth weight with the degree of perineal rupture in RSUD Jayapura. Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal, 5(1), 103–115.

Jayanti, K., Pujiati, Ambariani, & Damayanti, R. (2023). Jumlah paritas serta hubungannya terhadap kejadian ruptura perineum pada saat persalinan fisiologis. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(7).

Kau, M., Harismayanti, H., & Retni, A. (2023). Analisis faktor risiko kejadian ruptur perineum pada ibu inpartu kala II di RSIA Sitti Khadidjah Kota Gorontalo. Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran, 1(2), 73–79. https://doi.org/10.55606/termometer.v1i2.1292.

Kumala, A. S., Marsofeliy, R. L., & Dewi, R. (2021). Efektivitas pijat perineum dan senam hamil terhadap kejadian ruptur perineum. Jurnal Penelitian Terapan Kesehatan, 7(1), 1–102. https://doi.org/10.33088/jptk.v7i1.124.

Maeda, K., Wada, N., & Shida, A. (2023). Treatment of rectovaginal fistula. Journal of the Anus, Rectum and Colon, 7(2), 52–62. https://doi.org/10.23922/jarc.2023-007.

Mar’atussaliha, N., Nurdalifah, N., Nata, S. A., & Hibrisdayanti. (2024). Gambaran faktor-faktor penyebab ruptur perineum pada persalinan normal di RSUD Batara Siang Kab. Pangkep tahun 2023. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 19, 2302–2531.

Misrina, & Silvia. (2022). The relationship of parity and newborn birth weight with perineal rupture in mothers in normal maternity. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 8(1), 2615–109.

Muchtar, A. S., Handayani, T., & Novianti, I. (2023). Manajemen asuhan kebidanan intrapartum Ny “E” dengan ruptur perineum tingkat II. Jurnal Midwifery, 5(2), 149–158. https://doi.org/10.24252/jmw.v5i2.40169.

Nurhayati, D., Lail, N. H., & Aulya, Y. (2023). Analisis faktor-faktor kejadian ruptur perineum pada ibu bersalin di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Sobang. Malahayati Nursing Journal, 5(6), 1876–1892. https://doi.org/10.33024/mnj.v5i6.9651.

Rahmawati, M. A. (2023). Pengaruh berat badan bayi baru lahir dengan kejadian ruptur perineum pada persalinan normal di TPMB Eni Musfirotun. Indonesian Journal of Health Development, 5(1), 17–23.

Ramar, C. N., Vadakekut, E. S., & Grimes, W. R. (2025). Perineal lacerations. StatPearls. http://europepmc.org/books/NBK559068.

Sari, N., Amdadi, Z. A., & Hidayati. (2022). Pengaruh senam hamil dengan kejadian rupture perineum. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(11), 3787–3794.

Schmidt, P. C., & Fenner, D. E. (2024). Repair of episiotomy and obstetrical perineal lacerations. American Journal of Obstetrics and Gynecology, 230(3), S1005–S1013. https://doi.org/10.1016/j.ajog.2022.07.005.

Solekah, U., Mariyam, M., & Rahayu, N. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan tindakan episiotomi. Journal of Midwifery and Nursing Studies, 1(1), 1–10.

Tahir, S., Hasnah, A., & Masykuriah. (2022). Pengaruh umur dan paritas terhadap kejadian ruptur perineum spontan. Journal of Pharmaceutical and Health Research, 3(3), 59–64. https://doi.org/10.47065/jharma.v3i3.3049.

Tuma, F., McKeown, D. G., & Al-Wahab, Z. (2023). Rectovaginal fistula. NIH, 18(1), 69–78. https://doi.org/10.1053/j.scrs.2006.12.011.

Ulya, Y., Herlina, S. M., & Yunika, R. P. (2024). Identification of perineal rupture characteristics. Jurnal Kebidanan Malahayati, 10(11), 1105–1110. https://doi.org/10.33024/mnj.v10i11.XXXXX.

Yulinda, D., & Utami, N. (2023). Kegel mengurangi risiko rupture perineum pada persalinan. Jurnal Promotif Preventif, 6(1), 75–80. https://doi.org/10.47650/jpp.v6i1.695.




DOI: https://doi.org/10.33024/jmm.v10i2.21736

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jurnal Medika Malahayati

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

PRODI KEDOKTERAN

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI