PENINGKATAN PENGETAHUAN KECACINGAN MELALUI PENYULUHAN (UPAYA PREVENTIF) DI PANTI ASUHAN AS-SALAM HAJIMENA KECAMATAN NATAR, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN, LAMPUNG

Mastuti Widianingsih, Ketut Sudi Adyana, Sekar Fauziyah, Sindi Antika

Sari


Kementerian Kesehatan Indonesia tahun 2017 telah melaporkan bahwa prevalensi Infeksi Kecacingan di Indonesia bervariasi dari 2,5% hingga 62% di setiap provinsi dan dapat menjangkit semua kelompok usia. Namun demikian, anak-anak usia di bawah lima tahun dan sekolah dasar menjadi kelompok yang paling rentan. Kecacingan merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit berupa cacing yang sering menyerang anak-anak dan dapat mengakibatkan menurunnya kondisi kesehatan, gizi, kecerdasan, dan produktivitas. Kondisi ini dapat menghambat perkembangan fisik, kecerdasan dan produktivitas, menurunkan ketahanan tubuh sehingga mudah terkena penyakit sehingga berakibat menurunnya kualitas sumber daya manusia dan risiko tinggi kesakitan dan kematian. Penyebaran cacing salah satu penyebabnya adalah kebersihan perorangan yang masih buruk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui penyuluhan bertujuan untuk memberikan edukasi dalam rangka meningkatkan pengetahuan dalam upaya pencegahan penyakit cacingan kepada di Panti Asuhan As-Salam Hajimena terletak di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung. Penyuluhan ini menggunakan metode ceramah, demonstrasi, diskusi, dan tanya jawab dengan alat bantu kuesioner, leaflet, video, dan alat demonstrasi. Hasil kuisioner yang diberikan sebelum dan sesudah penyuluhan pada 25 peserta menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan peserta. Rata-rata nilai sebelum penyuluhan adalah 78,4%, sedangkan setelah penyuluhan meningkat menjadi 95,2%.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Menkes RI. 2017. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Rahma, N.A., Zanaria, T.M., Nurjannah, N., Husna, F., dan Putra, T.R.I. 2020. Faktor Risiko Terjadinya Kecacingan pada Anak Usia Sekolah Dasar. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia.15: 29-33.

Setyaningrum, L., Hidayati, S., Anggitasari, W., Purwanti, A., Pengesti, D.Y., Cendekiawan, K.A., Pebriarti, I.W., Mayasari, S., Fauziah, D.T., Isnawati, N., Usman. M.R., dan Susanti, D.A. 2024. Pemberdayaan Pembuatan Sabun Cuci Piring Berbahan Herbal Antimikroba Pada Ibu-Ibu Rumah Tangga Di Kabupaten Jember. SADEWA : Jurnal Pengabdian Masyarakat. 02 (02): 76-81.

Susanti, E., Mahmudah, I.R., dan Makiyah, Y.S. 2024. Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Biosaka Untuk Mengurangi Ketergantungan Pupuk dan Pestisida Kimia. Bubungan Tinggi : Jurnal Pengabdian Masyarakat. 5 (4): 1705-1716.

Wulandari, E. dan Purhadi, P. 2020. Analisis Pengaruh Faktor-Faktor Infeksi Cacing pada Balita dan Anak Umur 6-12 Tahun di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur dengan Metode Regresi Logistik Biner. Jurnal Sains & Seni. 8 (2): 185-192.

Manyullei, S., Girikallo, G. G., Bakri, M., dan Saputri, V. S. 2023. Edukasi Kecacingan Pada Siswa Sekolah Dasar Benteng Sanrobone di Kabupaten Takalar. Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat. 3 (3): 404–409. https://doi.org/10.59395/altifani.v3i3.413




DOI: https://doi.org/10.33024/jpfm.v8i2.19200

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##