Analisis Keberhasilan Program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) sebagai Program Inovasi dalam Penanganan Stunting di Wilayah Kecamatan Limboto
Sari
ABSTRACT
Stunting is a condition where a child experiences growth constraints caused by a lack of food intake in old age. The aim of this research is to obtain more in-depth information regarding the success of the Bapak Asuh Stunting (BAS) program as an innovation program in handling stunting in the Limboto District Area. The research method used in this research uses a Mix Method Research (MMR) design, which combines two forms of research, namely qualitative research and quantitative research. Through an exploratory approach, starting from qualitative research, then continuing with quantitative research (finding concepts/hypotheses and then testing the hypothesis. The population in this study were stunting foster fathers who were determined by the government in the Limboto District area. Sampling used multistage sampling, namely sampling using random techniques. Several stages. The results of the research findings show that the results or development of the BAAS program obtained by all stunting foster children participants experienced a decrease in the number of children cared for and an average weight gain of 1 kg a week, the party who controlled the implementation of this activity was accompanied by the community health center and sub-district.
Keywords: BAAS, Innovation, Handling Stunting
ABSTRAK
Stunting merupakan suatu kondisi dimana seorang anak mengalami hambatan pertumbuhan yang disebabkan oleh kurangnya asupan makanan pada masa tuanya. Tujuan Penelitian ini untuk mendapatkan informasi lebih mendalam terkait keberhasilan program Bapak Asuh Stunting (BAS) sebagai program inovasi dalam penanganan stunting di Wilayah Kecamatan Limboto. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan rancangan Mix Methode Research (MMR) yaitu menggabungkan dua bentuk penelitian antara penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif. Melalui pendekatan Eksploratory yaitu dimulai dari penelitian kualitatif selanjutnya dilanjutkan dengan penelitian kuantitatif (menemukan konsep/hipotesis selanjutnya menguji hipotesis. Populasi dalam penelitian ini adalah bapak asuh stunting yang ditetapkan pemerintah di wilayah Kecamatan Limboto. Pengambilan sampel menggunakan multistage sampling yaitu pemilihan sampling melalui teknik random dengan beberapa tahapan. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa hasil atau perkembangan program BAAS diperoleh semua anak asuh stunting partisipan mengalami penurunan jumlah anak yang diasuh dan terjadi kenaikan berat badan rata-rata 1 kg dalam seminggu, pihak yang mengontrol jalannya kegiatan ini didampingi oleh puskesmas dan kelurahan.
Kata Kunci: BAAS, Inovasi, Penanganan Stunting
Teks Lengkap:
Download ArtikelReferensi
Aditya, D. & Purnaweni, H. (2018). Implementasi Program Perbaikan Gizi Balita Di Puskesmas Wonosalam I Kabupaten Demak. Journal of Public Policy and Management.
Creswell, J. W. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (H. Salmon (Ed.)). SAGE.
Erawati, Ni Ketut. (2020). Literatur Review: Program Mother Smart Grounding (MSG) Dalam Penanganan Gizi Stunting. Jurnal Kesehatan Dr. Soebandi, 8(1), 10–17. https://doi.org/10.36858/jkds.v8i1.157
Masrona, Y. & A. A. (2021). Implementasi Program Inovasi “Payung Penting” dan “Gaya Puspaku” di Puskesmas Pakem, Kabupaten Sleman. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia (JKKI), 10(4), 203–208.
Nahdlatul, Universitas, & Ulama Surabaya. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Stunting. 5(1), 8–12.
Panigoro, Melika Inda, Andi Akifa Sudirman, & Dewi Modjo. (2023). Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tilongkabila. Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi, 1(1), 79–91.
Rahayu, Atikah, Fahrini Yulidasari, Andini Octaviana Putri, & Lia Anggraini. (2018). Study Guide – Stunting dan Upaya Pencegahannya bagi Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (1st ed.). Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta.
Ristia, Afrida & Triana Dewi. (2023). Efektivitas Paket Pendidikan Anti Stunting (PENTING) Berbasis Kearifan Lokal terhadap Kesadaran Kritis Keluarga dalam Pencegahan Stunting. 5 (April).
Sazali, Hasan, Mailin, & Nirwanti Harahap. (2022). Komunikasi Pembangunan Berbasis Kearifan Lokal dalam Penanggulangan Stunting oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Batubara. Jurnal Simbolika, 8(1), 26–34.
Za Lukman. (2019). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Ibu Balita Hadir di Posyandu. Journal of Health Promotion and Behavior, 1–20.
DOI: https://doi.org/10.33024/mahesa.v6i1.17247
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Publisher: Universitas Malahayati Lampung

Semua artikel dapat digunakan dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License


Panduan Penulisan





