Hubungan Tingkat Stres dengan Munculnya Perilaku Bullying pada Siswa SMP Negeri 13 Bandar Lampung dan SMP Negeri 26 Bandar Lampung
Sari
ABSTRACT
The city of Bandar Lampung is the city/district that ranks second with the most cases of violence occurring among junior high school students with 122 children, followed by elementary school students with 64 children and high school students with 60 children. Victims of violence including children were 79.2% of cases, while for adults it was 20.8%. Stress is thought to be a trigger for violence or bullying. So it is necessary to research the relationship between stress levels and the emergence of bullying behavior. To determine the relationship between stress levels and the emergence of bullying behavior in students at SMP Negeri 13 Bandar Lampung and SMP Negeri 26 Bandar Lampung in 2024. This type of research is quantitative with an analytical survey design using a cross-sectional approach. The number of samples was 244 respondents taken from 2 SMP Negeri 13 Bandar Lampung and SMP Negeri 26 Bandar Lampung with a purposive sampling technique. Data analysis was carried out univariately (frequency distribution) and bivariately using the chi square test. The results of the stress levels that occurred at SMP Negeri 13 Bandar Lampung were mild stress levels of 44 (78.6%), and low bullying behavior of 44 (56.4%). Meanwhile, at SMP Negeri 26 Bandar Lampung, moderate stress levels were 22 (41.5%) and mild bullying behavior was 38 (88.4%). Chi square analysis test of the relationship between stress levels and the emergence of bullying behavior in students at SMP Negeri 13 and SMP Negeri 26 Bandar Lampung p-value 0.000 (<0.05). There is a relationship between stress levels and the emergence of bullying behavior in SMP Negeri 13 Bandar Lampung and SMP Negeri 26 Bandar Lampung.
Keywords: Bullying Behavior, Stress Level, Students.
ABSTRAK
Kota Bandar Lampung adalah kota/kabupaten yang menempati urutan kedua dengan kasus kekerasan terbanyak terjadi pada siswa SMP sebesar 122 anak disusul oleh siswa SD sebesar 64 anak dan SMA sebesar 60 anak. Korban kekerasan yang mencakup usia anak-anak sebesar 79,2% kasus sedangkan untuk orang dewasa sebesar 20,8%. Stres diperkirakan menjadi pemicu terjadinya pelaku kekerasan atau bullying. Sehingga perlu diteliti terkait hubungan Tingkat stres dengan munculnya perilaku bullying. Diketahui hubungan tingkat stres dengan munculnya perilaku bullying pada siswa di SMP Negeri 13 Bandar Lampung dan SMP Negeri 26 Bandar Lampung tahun 2024. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain survei analitik pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 244 responden yang diambil dari 2 SMP Negeri 13 Bandar Lampung dan SMP Negeri 26 Bandar Lampung dengan teknik purposive sampling. Analisa data secara univariat (distribusi frekuensi) dan bivariat menggunakan uji chi square. Didapatkan hasil tingkat stres yang terjadi di SMP Negeri 13 Bandar Lampung yaitu tingkat stres ringan sebanyak 44 (78,6%), dan perilaku bullyingrendah sebanyak 44 (56,4%). Sedangkan, di SMP Negeri 26 Bandar Lampung tingkat stres sedang sebanyak 22 (41,5%) dan perilaku bullying ringan sebanyak 38 (88,4%). Uji analisis chi square hubungan tingkat stres dengan munculnya perilaku bullying pada siswa di SMP Negeri 13 dan SMP Negeri 26 Bandar Lampung p-value 0,000 (< 0,05). Terdapat hubungan tingkat stres dengan munculnya perilaku bullying Di SMP Negeri 13 Bandar Lampung dan SMP Negeri 26 Bandar Lampung.
Kata Kunci: Perilaku Bullying, Tingkat Stress, Siswa.
Teks Lengkap:
Download ArtikelReferensi
Affandi, F. A., Rahmawati, A. N., & Sundari, R. I. (2024). Perilaku Bullying Dengan Tingkat Stres Pada Remaja. Medika Respati: Jurnal Ilmiah Kesehatan, 241-246.
Agustanadea, C. C., Priyono, D., & Anggraini, R. (2019). Hubungan Antara Tingkat Stres Dan Kecerdasan Emosi Dengan Perilaku Bullying Pada Remaja Di Kota Pontianak (The Correlation Between The Stress Level And Emotional Quotient With Bullying Behavior In Adolescence At Pontianak City). Psikologi, 1(1).
Ainun, P. (2020). Hubungan Perilaku Bullying dengan Kemampuan Interaksi Sosial Pada Siswa Sekolah Dasar Dikota Makassar. 1–68.
Akbar, Z., & Wirasti, M. K. (2021). Anti Bullying.
Arief, A. D., & Lestari, N. D. (2023). Hubungan Tingkat Stres Remaja Dengan Prilaku Bullying Di SMA Negeri 06 Samarinda. Jurnal Keperawatan Wiyata, 4, 9.
Aryaningrum, D. (2023). Hubungan Antara Tingkat Stres Dengan Kejadian Premenstrual Syndrome Pada Remaja Putri Kelas 3 Sman 9 Semarang. 1–54.
Assagaf,A.,Handayani,A., & Nabila,K. (2022). Pengaruh Bullying Terhadap Remaja Pada Era Society 5.0. Jurnal Inovasi Teknik dan Edukasi Teknologi, 2(6) 272-276.
Barseli, M., Ifdil, I., & Nikmarijal, N. (2017). Konsep Stres Akademik Siswa. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 5(3), 143–148.
Esti,A., Nely, S., & Azmi,H. (2024). Hubungan Tingkat Stres Dengan Kejadian Premenstrual Syndrome Pada Remaja Putri Kelas VII Di SMPN 01 Lubung Alung. Ensiklopedia Of Journal 7(1) 186-191.
Harahap, J. H. (2020). Penerapan konseling islam dalam mengatasi problematika remaja dalam keluarga di Dusun Sukamulia Kecamatan Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara (Doctoral dissertation, IAIN Padangsidimpuan).
Karyanti, & Aminudin. (2019). Cyberbullying & Body Shaming. In K-Media.
Misfala, M. Y., Umar, Hamdan, M. Z., Maskurii, A. H., & Nizam, N. F. M. (2023). Faktor-Faktor Penyebab Bullying Peserta Didik Di Era Milenial. Edujavare Publishing, 1(2), 15.
Muliani, N., Ginanjar, A. P., & . Y. (2020). Bullying Meningkatkan Kecemasan Siswa Smk Muhammadiyah 1 Padang Ratu Lampung Tengah. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 9(2), 83–87.
Pengesti, A., Pranajaya, R., & Nurchairina, N. (2019). Stres Pada Remaja Puteri Yang Mengalami Dysmenorrhea Di Kota Bandar Lampung. Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik, 14(2), 141.
Sari, S. I., & Budiman, A. (2021). Hubungan Faktor Teman Sebaya Dengan Prilaku Bullying Pada Remaja di SMP Negeri 5 Samarinda. Borneo Student Risearch, 2, 7.
Sartika, n. (2022). Pengaruh Bullying Terhadap Hubungan Sosial Siswa Di Smp 17 Kota Jambi. 1–132.
Shidiq, A., & Raharjo, S. (2018). Peran Pendidikan Karakter Di Masa Remaja Sebagai Kenakalan Remaja. Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 176-187.
Suib, S., & Safitri, A. (2022). Perilaku Bullying Remaja Dipengaruhi Lingkungan Sekolah dan Pengetahuan. Jkep (Jurnal Keperawatan), 7(2), 149–157.
Triyoso, T., Furqoni, P. D., Rilyani, R., & Wandini, R. (2024). Edukasi manajemen stress pada remaja dengan relaksasi nafas dalam dan relaksasi otot progresif. JOURNAL OF Public Health Concerns, 4(1), 20-25.
Wahyuni, N., Wahyuni, S., & Damanik, S. R. H. (2019). Tingkat Pengetahuan Guru Sekolah Menengah Pertama Negeri Tentang Bullying Di Kota Pekanbaru. Jurnal Ners Indonesia, 9(2), 21.
DOI: https://doi.org/10.33024/mahesa.v6i4.17455
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Publisher: Universitas Malahayati Lampung

Semua artikel dapat digunakan dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License


Panduan Penulisan





