Faktor Organisasi yang Mempengaruhi Kepatuhan Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Kabupaten Kudus

Rosiana Kusuma, Chriswardani Suryawati, Daru Lestantiyo

Sari


ABSTRACT

 

Patient safety is a system designed to improve security in health services, one of which is through reporting patient safety incidents. According to Milgram, factors that influence compliance come from internal factors (individuals), namely personal responsibility and external factors (organizations), namely location status, legitimacy of authority figures (legitimacy of authority figures), status of authority figures, support from colleagues and proximity of authority figures. To analyze organizational factors in compliance with reporting Patient Safety Incidents (IKP) at Kudus Regency Hospital. This study is a type of qualitative research using an in-depth interview method. The subjects involved in this study were 22 as main informants and 7 as triangulation informants. Data collection in the study was carried out using interview and documentation methods. Analysis of research data was carried out using qualitative descriptive analysis. The research shows that compliance with patient safety incident reporting (IKP) in hospital "X" is influenced by various organizational factors. Although the hospital has a strong commitment to patient safety, there are still obstacles in the reporting system. Legitimacy and the status of authority figures play an important role in transparency and staff compliance with reporting procedures. Compliance in IKP reporting does not only depend on the policies implemented, but also on organizational factors such as location status, legitimacy of authority figures, status of authority figures, support from peers, and proximity to authority figures. 

 

KeywordsOrganizational Factors, Reporting Compliance, Patient Safety Incidents, Hospitals.

 

 

ABSTRAK

 

Keselamatan pasien adalah sistem yang dirancang untuk meningkatkan keamanan dalam pelayanan kesehatan, salah satunya melalui pelaporan insiden keselamatan pasien. Menurut Millgram, faktor yang mempengaruhi kepatuhan (Compliance) berasal dari factor internal (individu) yaitu tanggung jawab personal dan factor eksternal (organisasi) yaitu status lokasi, legitimasi figur otoritas (keabsahan figur otoritas), status figur otoritas, dukungan sesama rekan dan kedekatan figur otoritas. Menganalisis faktor organisasi yang mempengaruhi kepatuhan pelaporan insiden keselamatan pasien di Rumah Sakit Kabupaten Kudus. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode wawancara mendalam (indepth interview). Subjek yang terlibat dalam penelitian ini yakni 22 sebagai informan utama dan 7 sebagai informan triagulasi. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan menggunkana metode wawancara dan dokumentasi. Analisis data hasil penelitian dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan pelaporan insiden keselamatan pasien (IKP) di Rumah Sakit Kabupaten Kudus dipengaruhi oleh berbagai faktor organisasi. Terdapat kendala dalam sistem pelaporan meskipun Rumah sakit memiliki komitmen tinggi terhadap keselamatan pasien. Legitimasi dan status figur otoritas memainkan peran penting dalam transparansi serta kepatuhan staf terhadap prosedur pelaporan.Kepatuhan dalam pelaporan IKP bukan hanya bergantung pada kebijakan yang diterapkan, tetapi juga pada faktor organisasi seperti status lokasi, legitimasi figur otoritas, status figur otoritas, dukungan sesama rekan, kedekatan figur otoritas

 

Kata Kunci: Faktor Organisasi, Kepatuhan Pelaporan, Insiden Keselamatan Pasien, Rumah Sakit.


Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Adnyani, N. L. G. S., Nugraha, I. N. A., & Rudiartha, I. G. L. M. (2022). Evaluasi Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien Di Rumah Sakit Umum Daerah Karangasem. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 8(4), 537–549. https://doi.org/10.33023/jikep.v8i4.1217

Aisyiah, I. K., Hartati, Hasibuan, R. F., Husni, L., & Aini, R. (2024). Peran Dukungan Manajemen Rumah Sakit Terhadap Penerapan Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien Di Rumah Sakit. PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(April), 1–18.

Brunsveld-Reinders, A. H., Arbous, M. S., De Vos, R., & De Jonge, E. (2016). Incident and error reporting systems in intensive care: A systematic review of the literature. International Journal for Quality in Health Care, 28(1), 2–13. https://doi.org/10.1093/intqhc/mzv100

Daud, A. (2020). Sistem pelaporan insiden keselamatan pasien. Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia, 8, 169–180.

Engineer, C. Y., & Dhamanti, I. (2022). From Hospital Readiness To Patient Safety: Building Leadership Capacity for Patient Safety in Indonesia. Indonesian Journal of Health Administration, 10(2), 280–285. https://doi.org/10.20473/jaki.v10i2.2022.280-285

Habibah, T., & Dhamanti, I. (2021). Faktor yang Menghambat Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien di Rumah Sakit: Literature Review. Jurnal Kesehatan Andalas, 9(4), 449. https://doi.org/10.25077/jka.v9i4.1460

Hidayat, L. O., Shabir, A. M., & Ahmad, N. (2022). Desain Kerja, Kolaborasi Interprofesional, dan Beban Kerja dengan Penerapan Keselamatan Pasien. Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO), 3(2), 138–147. https://doi.org/10.36590/kepo.v3i2.452

Indriani, M., Kusumapradja, R., & Anindita, R. (2022). Leadership Style , Blame Culture , and Perceived Organizational Support for Patient Safety Incident Reporting at RSIA at Jakarta. European Journal of Business and Management Research, 7(6), 304–312.

Iskandar, H., Maksum, H., & Nafisah, N. (2014). Faktor Penyebab Penurunan Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien Rumah Sakit. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 28(1), 72–77. https://doi.org/10.21776/ub.jkb.2014.028.01.27

Jauhari, N. N. S., Zunaedi, R., & Yuliyanik. (2023). Hubungan Fungsi Kepala Ruang Dengan Kinerja Perawat Dalam Memberikan Asuhan Keperawatan. Media Husada Journal of Nursing Science, 4(3), 157–165. https://mhjns.widyagamahusada.ac.id

Kankanamge, N. P. K., Dharmadasa, M. M., & Perera, M. H. (2023). A systematic review of how leadership affects the establishment of patient safety in the healthcare industry of low- and middle-income countries. International Journal of Science and Technology Research Archive, 5(2), 085–094. https://doi.org/10.53771/ijstra.2023.5.2.0090

KKPRS. (2015). Pedoman Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien (IKP). Jakarta: KKP-RS. In Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit.

Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit/KKPRS. (2015). Pedoman Pelaporan Keselamatan Pasien. KKP-RS.

Milgram, S. (1963). Behavioral Study of obedience. Journal of Abnormal and Social Psychology, 67(4), 371–378. https://doi.org/10.1037/h0040525

Nurislami, S., Pramesona, B. A., Wintoko, R., & Oktarlina, R. Z. (2023). Faktor-faktor yang Memengaruhi Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien: Literature Review. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(2), 551–558. https://doi.org/10.37287/jppp.v5i2.1436

Rumah Sakit Islam Jakarta. (2023). Peningkatan Budaya Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien (Ikp) Melalui Kanal We Care. 4.

Sedyaningsih, E. R. (2011). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1691/Menkes/Per/VIII/2011 Tentang Keselamatan Pasien Rumah Sakit. 11(2), 10–14.

Sugiyono, D. (2010). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. In Penerbit Alfabeta.

Tatiane Machado. (2017). Peraturan Menteri. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No II Tahun 2017 Tentang Keselamatan Pasien, 549, 40–42.

Taylor, M., Zandvliet, L., & Forouhar, M. (2009). Due diligence for human rights: a risk-based approach. Corporate Social, 53.

Tristantia, A. D. (2020). Evaluasi Sistem Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien Di Rumah Sakit. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 6(2), 83. https://doi.org/10.20473/jaki.v6i2.2018.83-94

Wahono, Kadarisman, S., & Wirawan, C. (2024). Analisis Pengaruh Budaya Keselamatan Pasien Terhadap Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien. Jurnal Pendidikan Indonesia, 6(3), 1429–1439.

Wanda, M. Y., Nursalam, N., & Wahyudi, A. S. (2020). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Pelaporan Insidean Keselamatan Pasien pada Perawat ( Analysis of Factors Affecting Reporting of Patient Safety Incident in Nurses ). Fundamental and Management Nursing Journal, 3(1), 15–24.

Wulandari, R. D., Masyarakat, F. K., & Airlangga, U. (2013). Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan Berdasarkan Teori Kepatuhan Milgram. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 1(3), 252–262.




DOI: https://doi.org/10.33024/mahesa.v6i2.20824

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Publisher: Universitas Malahayati Lampung


Creative Commons License
Semua artikel dapat digunakan dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License