Pengaruh Kapabilitas, Peluang, dan Motivasi terhadap Perilaku Tenaga Kesehatan dalam Perawatan HIV/AIDS: Berbasis Model Com-B di Rumah Sakit Umum Daerah Kajen Kabupaten Pekalongan

Dwi Harto, Ernawati Ernawati, Siti Aisah

Sari


ABSTRACT


HIV/AIDS remains a public health burden globally. Health workers play a crucial role in care provision but often demonstrate discriminatory behaviors due to stigma, lack of training, or insufficient support. Objective to analyze the influence of capability, opportunity, and motivation on health workers’ behavior in providing HIV/AIDS care based on the COM-B model. A cross-sectional analytic study was conducted among 178 healthcare workers at a district general hospital in Pekalongan, Indonesia. Data were collected using a structured questionnaire and analyzed with multiple linear regression to examine the effect of each component of the COM-B model on care behavior. capability opportunity, and motivation significantly influenced behavior (p < 0.05). Motivation was the dominant factor (β = 0.398), followed by capability (β = 0.312) and opportunity (β = 0.257). Enhancing motivation through emotional support and professional reinforcement, along with strengthening capacity and institutional opportunities, is essential to improve HIV/AIDS care behavior. Implementation of the COM-B model provides a holistic framework to develop targeted interventions.

 

Keywords: HIV/AIDS Care, COM-B Model, Health Worker Behavior, Motivation, Capability, Opportunity, Indonesia.

 

 

ABSTRAK

 

HIV/AIDS masih menjadi beban kesehatan masyarakat secara global. Tenaga kesehatan memainkan peran krusial dalam penyediaan layanan kesehatan, tetapi seringkali menunjukkan perilaku diskriminatif akibat stigma, kurangnya pelatihan, atau dukungan yang tidak memadai. Tujuan untuk menganalisis pengaruh kapabilitas, peluang, dan motivasi terhadap perilaku tenaga kesehatan dalam memberikan layanan kesehatan HIV/AIDS berdasarkan model COM-B. Sebuah studi analitik potong lintang dilakukan terhadap 135 tenaga kesehatan di sebuah rumah sakit umum daerah di Pekalongan, Indonesia. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis dengan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh setiap komponen model COM-B terhadap perilaku perawatan HIV/AIDS. Kapabilitas, peluang dan motivasi secara signifikan memengaruhi perilaku (p < 0,05). Motivasi merupakan faktor dominan (β = 0,398), diikuti oleh kapabilitas (β = 0,312) dan peluang (β = 0,257). Peningkatan motivasi melalui dukungan emosional dan penguatan profesional, serta penguatan kapasitas dan peluang kelembagaan, sangat penting untuk meningkatkan perilaku perawatan HIV/AIDS. Implementasi model COM-B menyediakan kerangka kerja holistik untuk mengembangkan intervensi yang terarah.

 

Kata Kunci: Perawatan HIV/AIDS, Model COM-B, Perilaku Tenaga Kesehatan, Motivasi, Kapabilitas, Peluang, Indonesia.


Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Anoraga, P. (2009). Psikologi Kerja. Rineka Cipta.

Aryastuti, N. L., et al. (2020). Knowledge and stigma of health care workers towards HIV patients. Journal of Health Education, 5(2), 110–119.

Athiutama, A., & Trulianty, D. (2020). Effectiveness of brief intervention in HIV/AIDS nursing education. Indonesian Journal of Nursing, 23(3), 147–153.

Athley, L., Binder, T., & Mangrio, E. (2018). Challenges in HIV prevention among nurses in low-resource settings. Tropical Medicine & International Health, 23(10), 1045–1051.

Depdiknas. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Fauk, N. K., Ward, P. R., Hawke, K., & Mwanri, L. (2021). HIV stigma and discrimination towards PLWHA in families, communities, and healthcare settings: A qualitative study in Indonesia. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(10), 5424.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman Pencegahan dan Pengendalian HIV/AIDS di Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2024). Laporan Situasi HIV/AIDS Nasional Triwulan III Tahun 2024. Jakarta: Direktorat P2PML.

Lee, S., et al. (2019). Stigma and discrimination among healthcare providers in South Korea towards people living with HIV/AIDS. BMC Public Health, 19, 143.

Michie, S., van Stralen, M. M., & West, R. (2011). The behavior change wheel: A new method for characterizing and designing behavior change interventions. Implementation Science, 6(1), 42.

Michie, S., van Stralen, M. M., & West, R. (2011). The behaviour change wheel: A new method for characterising and designing behaviour change interventions. Implementation Science, 6(1), 42. https://doi.org/10.1186/1748-5908-6-42

Niamita, A., Supriyadi, E., & Gunawan, A. (2024). Early detection and psychosocial aspects in HIV care. Indonesian Journal of Public Health, 19(1), 14–22.

Skinner, B. F. (1938). The Behavior of Organisms: An Experimental Analysis. New York: Appleton-Century-Crofts.

Spencer, L. M., & Spencer, S. M. (1993). Competence at Work: Models for Superior Performance. New York: John Wiley & Sons.

Sudjana, N. (2010). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sugiyanto. (2007). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.

UNAIDS. (2023). Global HIV & AIDS Statistics — Fact Sheet. Retrieved from https://www.unaids.org

WHO. (2023). Global HIV/AIDS statistics 2022. Retrieved from https://www.who.int




DOI: https://doi.org/10.33024/mahesa.v6i4.21869

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Publisher: Universitas Malahayati Lampung


Creative Commons License
Semua artikel dapat digunakan dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License