Analisis Waktu Tunggu Obat Pada Pelayanan Farmasi Rawat Jalan di RSD Mangusada melalui Pendekatan Lean Manajemen

Citraningrum G. A. M. R, Suarjana, I. K, Ani, L. S.

Sari


ABSTRACT

 

Waiting time in pharmacy services is an important indicator in assessing the quality of healthcare in hospitals. At the Outpatient Pharmacy Installation of Mangusada General Hospital, observations indicated that drug waiting times often exceeded the national standards, namely ≤30 minutes for ready-made drugs and ≤60 minutes for compounded drugs. This study aimed to analyze the efficiency of pharmacy services using the Lean Management approach, focusing on identifying workflow, non-value-added activities, and the causes of delays. The study applied a mixed-methods design with a convergent parallel approach conducted from April to June 2025. Qualitative data were collected through in-depth interviews with 10 informants consisting of healthcare workers, managerial staff, and patients, complemented by direct observations, while quantitative data were obtained by measuring waiting times for BPJS compounded and non-compounded drug services using the Value Stream Mapping (VSM) method. Data were analyzed thematically for qualitative findings and descriptively for quantitative results. The findings revealed that although the service flow was systematic, it was not efficient, as several types of waste were identified, including long waiting times, task duplication, and manual processes that prolonged service duration. The total lead time reached 77.60 minutes for compounded drugs and 128.67 minutes for non-compounded drugs, with waiting time dominating over active processing time. The main causes of delays included limited pharmacy staff, a manual queuing system, suboptimal room layout, the absence of technical guideline documents, and a lack of integrated information systems. These results indicate that the application of Lean Management is effective in identifying waste and opportunities for improvement. Strategic measures such as increasing the number of pharmacy staff, improving room layout, developing technical guideline documents, and integrating queuing and information systems are recommended to enhance efficiency and the quality of outpatient pharmacy services.

 

Keywords: Waiting Time, Lean Management, Pharmacy Services, Value Stream Mapping, Waste.

 

 

ABSTRAK

 

Waktu tunggu pelayanan farmasi merupakan indikator penting dalam menilai mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. Di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSD Mangusada, hasil pengamatan menunjukkan bahwa waktu tunggu obat kerap melebihi standar nasional, yaitu ≤30 menit untuk obat jadi dan ≤60 menit untuk obat racikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efisiensi pelayanan farmasi melalui pendekatan Lean Management dengan menekankan pada identifikasi alur kerja, aktivitas tidak bernilai tambah, serta faktor penyebab keterlambatan pelayanan. Penelitian menggunakan desain mixed methods dengan pendekatan konvergen paralel yang dilaksanakan pada bulan April–Juni 2025. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap 10 informan yang terdiri dari petugas kesehatan, pihak manajerial, dan pasien serta diperkuat dengan hasil observasi, sementara data kuantitatif dikumpulkan melalui pengukuran waktu tunggu pada alur pelayanan obat BPJS racikan dan nonracikan dengan metode Value Stream Mapping (VSM). Analisis data dilakukan secara tematik untuk data kualitatif dan deskriptif untuk data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alur pelayanan farmasi di RSD Mangusada telah berjalan sistematis, namun belum efisien karena masih terdapat aktivitas pemborosan berupa waktu tunggu yang panjang, duplikasi tugas, dan proses manual yang memperlambat pelayanan. Total lead time mencapai 77,60 menit pada obat racikan dan 128,67 menit pada obat nonracikan, di mana waktu tunggu mendominasi dibandingkan dengan waktu proses aktif. Faktor penyebab keterlambatan antara lain keterbatasan tenaga farmasi, sistem antrean manual, tata letak ruang yang kurang optimal, ketiadaan dokumen petunjuk teknis, serta sistem informasi yang belum terintegrasi. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan Lean Management efektif dalam mengidentifikasi pemborosan dan peluang perbaikan. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis berupa penambahan tenaga farmasi, perbaikan tata letak ruang, penyusunan dokumen kerja seperti petunjuk teknis, serta integrasi sistem antrean dan informasi untuk meningkatkan efisiensi sekaligus mutu pelayanan farmasi rawat jalan.

 

Kata Kunci: Waktu Tunggu, Lean Management, Pelayanan Farmasi, Value Stream Mapping, Pemborosan.


Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Akmal, A., Greatbanks, R., & Foote, J. (2020). Lean Thinking In Healthcare – Findings From A Systematic Literature Network And Bibliometric Analysis. Health Policy, 124(6), 615–627. Https://Doi.Org/10.1016/J.Healthpol.2020.04.008

Alawi, A., Prasetya, H., & Nurwidodo. (2022). Penerapan Lean Management Dalam Upaya Perbaikan Proses Pelayanan Farmasi Rumah Sakit. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kesehatan, 13(1), 45-52.

Astuti, A. R., Murwati, M., & Atikah, N. (2023). Analisis Hubungan Waktu Tunggu Pelayanan Resep Obat Racikan Dan Non-Racikan Dengan Kepuasan Pasien Di Puskesmas Jambu Kulon. Pharmademica: Jurnal Kefarmasian Dan Gizi, 3(1), 11–17. Https://Doi.Org/10.54445/Pharmademica.V3i1.33

Dewi, N. N. S. S. (2024). Analisis Beban Kerja Dan Kebutuhan Tenaga Teknis Kefarmasian Di Depo Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit Daerah Mangusada. Tesis: Badung: Universitas Dhayana Pura.

Gaspersz, V. (2007). Lean Six Sigma. In Gramedia Pustaka Utama.

Green, T. C., Donovan, E., Klug, B., Case, P., Baird, J., Burstein, D., Tapper, A., Walley, A. Y., & Bratberg, J. (2019). Revisiting Pharmacy-Based Naloxone With Pharmacists And Naloxone Consumers In 2 States: 2017 Perspectives And Evolving Approaches. Journal Of The American Pharmacists Association, 60(5), 740–749.

Kemenkes Ri. (2008). Keputusan Menteri Kesehatan No. 129 Tahun 2008 Tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit (Pp. 1–5).

Kemenkes Ri. (2016a). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 72 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian Di Rumah Sakit. In Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Vol. 3, Issue 2, Pp. 13–22).

Kemenkes Ri. (2016b). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 74 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas | Direktorat Jenderal Kefarmasian Dan Alat Kesehatan (Pp. 1–48).

Lintya, D., & Karima, S. (2015). Penggunaan Konsep Lean Untuk Meningkatkan Efisiensi Pelayanan Instalasi Farmasi Rawat Jalan Di Rumah Sakit Anna Medika Bekasi. Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia, 2(1), 29–42. Https://Doi.Org/10.7454/Arsi.V2i1.2193

Marin-Garcia, J. A., Vidal-Carreras, P. I., & Garcia-Sabater, J. J. (2021). The Role Of Value Stream Mapping In Healthcare Services: A Scoping Review. International Journal Of Environmental Research And Public Health, 18(3), 951. Https://Doi.Org/10.3390/Ijerph18030951

Nurcahyanti, K. K., & Kuswandani, D. R. (2021). Pengaruh Kompensasi, Beban Kerja Dan Persepsi Jenjang Karir Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Pemediasi Terhadap Loyalitas Perawat (Studi Pada Rumah Sakit Swasta Tipe D Di Kabupaten Banyumas). Jurnal Ilmiah Edunomika, 5(2), 814. Https://Doi.Org/10.29040/Jie.V5i2.2674

Ratnaningrum, A., Imronudin, I., & Sutrisna, E. (2023). Pengaruh Implementasi Lean Management Terhadap Kepuasan Pasien Di Igd Rsx. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 17(4), 2533. Https://Doi.Org/10.35931/Aq.V17i4.2345

Razak, A., Pamudji, G., & Harsono, M. (2012). Efficiency Analysis Of Drug Management On Distribution And Usage Level In Community Health Centers. Journal Of Management And Pharmacy Practice, 2(2088–8139), 186–194. Https://Journal.Ugm.Ac.Id/Jmpf/Article/View/29624

Salah, S., & Rahim, A. (2019). The Integration Of Six Sigma And Lean Management. International Journal Of Lean Six Sigma, 1(3), 249–274. Https://Doi.Org/10.1007/978-3-319-99034-7

Shiu, J., & Mysak, T. (2017). Pharmacist Clinical Process Improvement: Applying Lean Principles In A Tertiary Care Setting. Canadian Journal Of Hospital Pharmacy, 70(2), 138–143. Https://Doi.Org/10.4212/Cjhp.V70i2.1647

Suarmayasa, I. N., Swarjana, I. K., Jelantik, I. G. A. S., Widiasih, N., & Raga, N. W. N. (2023b). Specific Waiting Time Pelayanan Pasien Di Poliklinik Rawat Jalan Rsd Mangusada. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 7(2), 131–139. Https://Doi.Org/10.37294/Jrkn.V7i2.508

Suryaningtyas, A. A., Vianto, A. N., Octaviano, M. B., & Santoso, S. B. (2019). The Pharmacist-Patient Communication Model In The Chronic Disease Management Program. Proceedings Of The 2nd Borobudur International Symposium On Humanities And Social Sciences, Bis-Hss, 18.

Tuloli, T. S., & Pakaya, M. S. (2021). Identifikasi Drug Related Problems (Drps) Pasien Hipertensi Di Rs Multazam Kota Gorontalo. Indonesian Journal Of Pharmaceutical Education, 1(1), 1-9.

Usman, I., & Ardiyana, M. (2017). Lean Hospital Management, Studi Empirik Pada Layanan Gawat Darurat. Jurnal Manajemen Teori Dan Terapan | Journal Of Theory And Applied Management, 10(3), 257. Https://Doi.Org/10.20473/Jmtt.V10i3.7089

Wahyudi, I. T. Dan Lestari, S.A (2019). Implementasi Konsep Lean Management Pada Sistem Arsip Kppbc Tangerang. Jurnal Perspektif Bea Dan Cukai, 4(1). Https://Doi.Org/10.31092/Jpbc.V4i1.767

Yani, M., Maraiyuna, D., & Vonna, Y. (2022). Penerapan Lean Dalam Pelayanan Farmasi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(2), 134-142.

Yuliana, D., Bayani, F., Bimmaharyanto, D. E., Tusshaleha, L. A., Rahmat, S., Pomeistia, M., & Umboro, R. O. (2021). Evaluasi Waktu Tunggu Pelayanan Resep Obat Racikan Dan Non Racikan Pada Pasien Rawat Jalan Di Apotek. Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi, 9(2), 659. Https://Doi.Org/10.33394/Bioscientist.V9i2.4950




DOI: https://doi.org/10.33024/mahesa.v6i5.22154

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Publisher: Universitas Malahayati Lampung


Creative Commons License
Semua artikel dapat digunakan dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License