Pengaruh Pola Tidur Pada Anak dengan Kejadian Stunting di Kota Medan

Partogi Hasiholan Simanullang, Irza Haicha Pratama, Adek Amansyah

Sari


ABSTRACT

 

Stunting is a condition of growth failure in children under five years of age caused by chronic malnutrition, which results in decreased learning ability and quality of life in the future. Factors contributing to stunting include inadequate nutritional intake, repeated infections, low socioeconomic status, stress, and unhealthy lifestyles. Adequate sleep plays a crucial role in supporting child development, including intelligence, growth hormone levels, and immunity. Sleep disturbances in children are often caused by parents' lack of involvement in establishing a good sleep schedule. This study aims to explore the relationship between children's sleep patterns and stunting, as well as the contributing factors, with the hope of providing useful insights for the community. This study aims to examine the relationship between children's sleep patterns and stunting incidence, assess whether sleep patterns can cause stunting in children, and measure their impact on stunting. This study used a case-control design to evaluate the relationship between children's sleep patterns and stunting. The sample was selected using purposive sampling, and children's nutritional status was assessed using the WHO standard curve. Data were analyzed using SPSS, adhering to research ethics principles and approval from relevant institutions. This study shows that children of parents with low education and lower incomes are more likely to experience stunting. Furthermore, sleep disturbances increase the risk of stunting 40-fold because they inhibit the production of growth hormone, which is essential for child development. This study concludes that parents with low economic status, low education, and disturbed sleep patterns increase the risk of stunting in children.

 

Keywords: Stunting, Sleep Patern, BISQ.

 

 

ABSTRAK

 

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak di bawah lima tahun yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis, yang berakibat pada penurunan kemampuan belajar dan kualitas hidup anak di masa depan. Faktor penyebab stunting meliputi asupan gizi yang tidak cukup, infeksi berulang, kondisi sosial ekonomi yang rendah, serta stres dan pola hidup yang tidak sehat. Tidur yang cukup berperan penting dalam mendukung perkembangan anak, termasuk kecerdasan, hormon pertumbuhan, dan daya tahan tubuh. Gangguan tidur pada anak sering kali disebabkan oleh kurangnya peran orangtua dalam mengatur jadwal tidur yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara pola tidur anak dan stunting, serta faktor-faktor penyebabnya, dengan harapan dapat memberikan wawasan yang bermanfaat bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan antara pola tidur anak dengan kejadian stunting dan menilai apakah pola tidur dapat menyebabkan stunting pada anak serta mengukur seberapa besar dampaknya terhadap stunting tersebut. Penelitian ini menggunakan desain case-control untuk mengevaluasi hubungan antara pola tidur anak dan Stunting. Sampel dipilih dengan purposive sampling, dan status gizi anak dinilai berdasarkan kurva standar WHO. Data dianalisis menggunakan SPSS, dengan mengikuti prinsip etika penelitian dan persetujuan dari institusi terkait. Penelitian ini menunjukkan bahwa anak dari orang tua dengan pendidikan rendah dan pendapatan lebih rendah cenderung mengalami stunting. Selain itu, gangguan tidur meningkatkan risiko stunting 40 kali lebih besar, karena menghambat produksi hormon pertumbuhan yang penting bagi perkembangan anak.Penelitian ini menyimpulkan bahwa orangtua yang memiliki kondisi ekonomi rendah, pendidikan rendah, dan pola tidur terganggu meningkatkan risiko stunting pada anak.

 

Kata KunciStunting, Pola Tidur, BISQ.


Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Anwar, S., Winarti, E., & Sunardi, S. (2022). Systematic Review Faktor Risiko, Penyebab Dan Dampak Stunting Pada Anak. Jurnal Ilmu Kesehatan, 11(1), 88. Https://Doi.Org/10.32831/Jik.V11i1.445

Ariestini, T. R., Murni, A. S., Utami, V. P., & Wantri, W. (2022). Ayun Bapukung Meningkatkan Kualitas Tidur Bayi. Prosiding Semnas Hilirisasi Hasil Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Tahun 2022, 103–108.

Arifa, J., Putri, H. R., Tina, T. A., Indrasoni, Y., & Elvira, M. (2024). Penyebab Utama Stunting: Faktor Gizi Dan Sosial Ekonomi: Studi Kasus Nagari Garagahan. Teknovokasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 136–140.

Astuti, D. D., Adriani, R. B., & Handayani, T. W. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Rangka Stop Generasi Stunting. Jmm (Jurnal Masyarakat Mandiri), 4(2), 156–162.

Candra, A. (2020). Patofisiologi Stunting. Jnh (Journal Of Nutrition And Health), 8(2), 74–78.

Djamalilleil, S. F., Rosmaini, R., & Dewi, N. P. (2020). Hubungan Kualitas Tidur Terhadap Konsentrasi Belajar Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Baiturahmah Padang Angkatan 2018. Health And Medical Journal, 3(1), 43–50. Https://Doi.Org/10.33854/Heme.V3i1.339

Farasari, P., Widyawati, E., Oktaviana, F., Farida, F., & Yitno, Y. (2022). Terapi Gangguan Tidur Pada Anak Tk Dengan Sleep Hygiene. Care Journal, 2(1), 1–6. Https://Doi.Org/10.35584/Carejournal.V2i1.123

Hidayatul Ummah, & Umi. (2024). Pengaruh Pijat Terhadap Kualitas Tidur Pada Balita Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Purwosari Gunungkidul. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Isna Maulidya, & Raden Rachmy Diana. (2024). Pola Pengasuhan Anak Usia Dini Pada Orang Tua Pekerja Shift Malam (Sps) Satuan Paud Sejenis Prapat Hulu, Babussalam, Aceh Tenggara. 2024, 2–2.

Kinanti Rahmadhita. (2020). Permasalahan Stunting Dan Pencegahannya. 11(1), 1–1.

Lestari, D. F., Satriawan, D., Duya, N., Febrianti, E., & Wulansari, S. S. (2023). Penilaian Status Gizi Secara Antropometri Fisik Pada Siswa Perempuan Di Smpit Generasi Rabbani Kota Bengkulu. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 4(2), 1360–1366.

Loh, H. W., Ooi, C. P., Vicnesh, J., Oh, S. L., Faust, O., Gertych, A., & Acharya, U. R. (2020). Automated Detection Of Sleep Stages Using Deep Learning Techniques: A Systematic Review Of The Last Decade (2010–2020). Applied Sciences, 10(24), 8963.

Marliah, M., Misrawati, M., & Risma, R. (2023). Edukasi Pemanfaatan Puding Daun Kelor Dalam Mencegah Kejadian Stunting Pada Balita Di Desa Moncongloe Bulu, Kab Maros. Piramida: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 11–17.

Mellysa Rosalina, Riri Novayelinda, & Widia Lestari. (2022). Gambaran Kualitas Tidur Bayi Usia 6-12 Bulan. 3(4), 1–2.

Nirmalasari, N. O. (2020). Stunting Pada Anak: Penyebab Dan Faktor Risiko Stunting Di Indonesia. Qawwam, 14(1), 19–28.

Putri Gavinta, D. A., & Kurniawati, F. (2021). Keterlibatan Orang Tua Terhadap Intervensi Anak Usia Dini Yang Mengalami Kesulitan Tidur (Insomnia). Tumbuh Kembang: Kajian Teori Dan Pembelajaran Paud, 8(1), 1–11. Https://Doi.Org/10.36706/Jtk.V8i1.13715

Qolbi, P. A., Munawaroh, M., & Jayatmi, I. (2020). Hubungan Status Gizi Pola Makan Dan Peran Keluarga Terhadap Pencegahan Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan. Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia, 10(04), 167–175. Https://Doi.Org/10.33221/Jiki.V10i04.817

Rachmawati, S., Mahendra, A. S., Gestan, D. A., Ramadhani, G., Koesdaryanto, N. S., Karina, R., & Firmansyah, F. (2024). Analisis Tingkat Kebisingan Lingkungan Akibat Revitalisasi Di Jembatan Jurug Surakarta. Jurnal Reka Lingkungan, 12(2), 159–171.

Retnosari, G. Y., Irwanto, I., & Herawati, L. (2021). Prevalence And Characteristics Of Sleep Problems Of Indonesian Children In 0–36 Months Old. Jkki: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Indonesia, 28–33.

Rita Puspa Sari, & Feby Rizky Ramadan. (2020). Pola Tidur Pada Anak Usia 9-12 Tahun Yang Bermain Game Online. 2–3.

Sadeh, A. (2004). A Brief Screening Questionnaire For Infant Sleep Problems: Validation And Findings For An Internet Sample. Pediatrics, 113(6), E570–E577.

Saripah, S. (2022). Anak Penderita Stunting Dan Psikologis Orang Tua: Kajian Di Desa Teluk, Batanghari. Jigc (Journal Of Islamic Guidance And Counseling), 6(1), 29–48.

Silaban, Y. E., Nata, A. S., Purba, U. P., & Agustiani, R. (2024). Analisis Tingkat Kebisingan Di Tempat Bermain Anak X Di Kota Palangka Raya. Jurnal Riset Fisika Indonesia, 4(2), 42–54.

Singgih Dirga Gunarsa, & Sapto Wibowo. (2021). Hubungan Kualitas Tidur Dengan Kebugaran Jasmani Siswa. 9(1), 2–3.

Solihin, Y. S., Sari, C. W. M., Shalahuddin, I., Rahayuwati, L., & Eriyani, T. (2024). Tingkat Pendidikan, Pendapatan, Dan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita. Journal Of Telenursing (Joting), 6(1), 34–42.

Susanto, P. C., Arini, D. U., Yuntina, L., Soehaditama, J. P., & Nuraeni, N. (2024). Konsep Penelitian Kuantitatif: Populasi, Sampel, Dan Analisis Data (Sebuah Tinjauan Pustaka). Jurnal Ilmu Multidisplin, 3(1), 1–12.

Yanti, N. D., Betriana, F., & Kartika, I. R. (2020). Faktor Penyebab Stunting Pada Anak: Tinjauan Literatur. Real In Nursing Journal, 3(1), 1–10.

Yunia Sari, N. I., & Maringga, E. G. (2024). Pengaruh Baby Spa, Lama Screen Time Dan Kebisingan Terhadap Kualitas Tidur Batita. Faletehan Health Journal, 11(03), 251–257. Https://Doi.Org/10.33746/Fhj.V11i03.727

Yuwanti, Y., Mulyaningrum, F. M., & Susanti, M. M. (2021). Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Stunting Pada Balita Di Kabupaten Grobogan. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 10(1), 74. Https://Doi.Org/10.31596/Jcu.V10i1.704




DOI: https://doi.org/10.33024/mahesa.v6i5.22273

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Publisher: Universitas Malahayati Lampung


Creative Commons License
Semua artikel dapat digunakan dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License