Hubungan Kebiasaan Berolahraga Dengan Tingkat Stres Pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Muslim Indonesia Angkatan Tahun 2024

Khairun Nisaa Burhan, Sri Wahyu, Darariani Iskandar, Imran Safei, Muhammad Alim Jaya

Sari


ABSTRACT

 

Stress is a common problem experienced by medical students and can impact physical health, psychological well-being, and academic achievement. This study aims to analyze the relationship between exercise habits and stress levels among students from the Faculty of Medicine, Muslim University of Indonesia, Class of 2024. The study design used an observational analytic approach with a cross-sectional approach. The study sample consisted of 226 students, determined through total sampling based on inclusion criteria. The instruments used included an exercise habits questionnaire and the DASS-42 to measure stress levels. Univariate analysis showed that the majority of respondents had moderate exercise habits 186 respondents (82.3%) and 122 respondents (54.0%) had normal stress levels. Bivariate analysis using the Chi-Square test yielded a p-value of 0.513 (p > 0.05), indicating no significant relationship between exercise habits and stress levels. Thus, although exercise has important health benefits, exercise habits were not directly associated with stress levels among medical students in this study.

 

Keywords: Exercise Habits, Stress Levels, Medical Students.


 

 

ABSTRAK

 

Stres merupakan permasalahan yang sering dialami oleh mahasiswa kedokteran dan dapat berdampak pada kesehatan fisik, kondisi psikologis, serta pencapaian akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kebiasaan berolahraga dengan tingkat stres pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia angkatan 2024. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 226 mahasiswa yang ditentukan melalui metode total sampling berdasarkan kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner kebiasaan olahraga dan DASS-42 untuk mengukur tingkat stres. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki kebiasaan olahraga pada kategori sedang 186 orang (82,3%) serta berada pada tingkat stres normal 122 orang (54,0%). Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square menghasilkan nilai p = 0,513 (p > 0,05), yang menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara kebiasaan olahraga dan tingkat stres. Dengan demikian, meskipun olahraga memiliki manfaat yang penting bagi kesehatan, kebiasaan berolahraga tidak terbukti berhubungan langsung dengan tingkat stres mahasiswa kedokteran dalam penelitian ini.

 

Kata Kunci: Kebiasaan Berolahraga, Tingkat Stres, Mahasiswa Kedokteran.


Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Andalasari, R., & Bl, A. B. (2018). Kebiasaan Olah Raga Ber-pengaruh Terhadap Tingkat Stress Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Jakarta Iii. Jitek, 5(2), 179-191.

Aqobah, Q. J., Rahmawati, D., You-distira, F., & Kurnia, A. R. (2023). Analisis Pengaruh Olahraga Terhadap Penurunan Tingkat Stres. Journal Of Sport Science And Tourism Activity (Josita), 2(1), 1-23.

Craft, L. L., & Perna, F. M. (2004). The Benefits Of Exercise For The Clinically Depressed. Pri-mary Care Companion To The Journal Of Clinical Psychiatry, 6(3), 104–111. Https://Doi.Org/10.4088/Pcc.V06n0301

Crisp, J., Douglas, C., & Rebeiro, G. (2013). Fundamentals Of Nurs-ing. Elsevier Health Sciences.

Giriwijoyo, S. (2013). Ilmu Kesehatan Olahraga. Pt Rema-ja Rosdakarya.

Helmi, A. (2009). Stres Pada Ma-hasiswa Kedokteran: Faktor Penyebab Dan Dampaknya. Jurnal Psikologi Pendidikan, 15(2), 77–85.

Lazarus, R. S. (2013). Stress And Emotion: A New Synthesis. Springer Publishing Company.

Li, J., Siegrist, J., & Wang, H. (2013). Physical Activity And Stress: Mechanisms And Impli-cations. Public Health Reviews, 34(2), 1–19. Https://Doi.Org/10.1007/Bf03391691

Lovibond, S. H., & Lovibond, P. F. (1995). Manual For The De-pression Anxiety Stress Scales (2nd Ed.). Psychology Founda-tion Of Australia.

Marconcin, P., Peralta, M., Neiva, H. P., Gouveia, É. R., Ferrari, G., Ihle, A., ... & Marques, A. (2022). The Association Of Physical Activity With Depres-sion And Stress Among Adoles-cents. Scientific Reports, 12(1), 1–9. Https://Doi.Org/10.1038/S41598-022-06815-3

Safaria, T., & Saputra, N. E. (2009). Manajemen Emosi: Sebuah Panduan Cerdas Bagaimana Mengelola Emosi Positif Dalam Hidup Anda. Bumi Aksara.

Santoso, S. (2017). Statistik Para-metrik: Konsep Dan Aplikasi Dengan Spss. Elex Media Kom-putindo.

Sastroasmoro, S., & Ismael, S. (2014). Dasar-Dasar Metodolo-gi Penelitian Klinis. Sagung Se-to.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Alfabeta.

Wahyudi, R., Bebasari, E., & Nazri-ati, E. (2015). Hubungan Ke-biasaan Berolahraga Dengan Tingkat Stres Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universi-tas Riau Tahun Per-tama (Doctoral Dissertation, Riau University).

World Health Organization. (2020). Mental Health And Covid-19. World Health Organization. Https://Www.Who.Int

Yusufa, A., Thonthowi, T., & Anisa, F. (2012). Hubungan Aktivitas Olahraga Dengan Tingkat Stres Pada Mahasiswa. Jurnal Kesehatan Olahraga, 4(1), 15–23.




DOI: https://doi.org/10.33024/mahesa.v6i5.22725

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Publisher: Universitas Malahayati Lampung


Creative Commons License
Semua artikel dapat digunakan dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License