Hubungan Antara Karakteristik Sosiodemografi dengan Kondisi Kesehatan Rumah di Desa Sukamulya

Nida Nabilatuz Zahra, Laili Rahayuwati, Kosim Kosim, Iqbal Pramukti, Mamat Lukman

Sari


ABSTRACT

 

Housing health conditions contribute to the improvement of health status. Unhealthy housing conditions can increase the risk of various health problems. Sociodemographic characteristics are among the factors influencing this. Identifying the relationship between sociodemographic characteristics and housing health condition is the primary purpose of this research. The study employs a quantitative strategy using a cross-sectional correlational design for analysis. The study population and sample consisted of households residing in rural areas, totaling 207 households. The Chi-Square statistical test and Spearman’s rank correlation were used for data analysis. The study found a significant relationship between sociodemographic characteristics and housing health conditions, specifically age (p= 0,001), education level (p= 0,000), occupation (p= 0,000), and income (p= 0,044). No significant association was observed with gender (p= 0,115). This could result from the majority of respondents being in the early adulthood age group, who typically have limited experience in maintaining housing health conditions. While the majority employed as agricultural or factory laborers may contribute to household economic limitations in maintaining housing health conditions. In addition, relatively low levels of education tend to hinder understanding and access to information related to housing health conditions. Most respondents also have low income, which may limit the availability of resources to achieve adequate housing health conditions. Meanwhile, the predominance of female respondents indicates greater concern for maintaining housing health conditions. The overall housing health conditions are generally good. Sociodemographic characteristics that show a significant relationship are age, education level, occupation, and income. However, continuous improvement efforts are still needed to support the improvement of public health.

 

Keywords: Housing health, Rural areas, Sociodemographic.

 

 

ABSTRAK

 

Kondisi kesehatan rumah berkontribusi terhadap peningkatan derajat kesehatan. Kondisi kesehatan rumah yang tidak memenuhi standar kesehatan dapat meningkatkan resiko gangguan kesehatan. Faktor yang mempengaruhinya adalah karakteristik sosiodemografi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara karakteristik sosiodemografi dengan kondisi kesehatan rumah. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik kuantitatif korelasional cross-sectional. Populasi dan sampel penelitian ini adalah rumah tangga yang tinggal di rumah tersebut di wilayah pedesaan, berjumlah 207 rumah tangga. Data dianalisis melalui Uji Chi Square dan Rank-Spearman. Dari hasil penelitian, terdapat hubungan antara karakteristik sosiodemografi dengan kondisi kesehatan rumah, yaitu usia (p= 0,001), tingkat pendidikan (p= 0,000), pekerjaan (p= 0,000), dan pendapatan (p= 0,044). Akan tetapi, tidak ada hubungan dengan jenis kelamin (p= 0,115). Hal ini dimungkinkan karena mayoritas berada pada kelompok usia dewasa awal, yang umumnya memiliki pengalaman terbatas dalam menjaga kondisi kesehatan rumah, tingkat pendidikan yang rendah cenderung kurang mendukung pemahaman dan akses informasi terkait kondisi kesehatan rumah. Sebagian besar responden bekerja sebagai buruh tani/buruh pabrik yang dapat berkontribusi pada keterbatasan ekonomi rumah tangga dalam memenuhi kondisi kesehatan rumah. Mayoritas responden juga memiliki pendapatan rendah sehingga dapat membatasi sumber daya dalam mewujudkan kondisi kesehatan rumah. Sementara itu, jenis kelamin yang didominasi oleh perempuan menunjukkan lebih peduli dalam menjaga kondisi kesehatan rumah. Kondisi kesehatan rumah secara umum tergolong baik. Karakteristik sosiodemografi yang menunjukkan hubungan signifikan dengan kondisi kesehatan rumah adalah usia, tingkat pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan. Meskipun demikian, upaya perbaikan berkelanjutan tetap diperlukan untuk mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

 

Kata Kunci: Kesehatan Rumah, Pedesaan, Sosiodemografi.


Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Adeswastoto, H., & Setiawan, B. (2020). Sebaran Rumah Sehat Dan Gambaran Perilaku Penghuni Rumah Tempat Tinggal Desa Sitorajo Kari Kecamatan Kuansing Tengah. Prepotif Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(1), 85–92.

Akmalia, I., Setywati, A., & Nugraheni, N. (2024). Hubungan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Mojotengah. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 16(1), 21–30.

Aronggear, T. E., Supit, C. J., & Mamoto, J. D. (2019). Analisis Kualitas Dan Kuantitas Penggunaan Air Bersih Pt. Air Manado Kecamatan Wenang. Jurnal Sipil Statik, 7(12), 1625–1632. Https://Ejournal.Unsrat.Ac.Id

Christiyani, B. R., Sulistiyani, & Budiyono. (2019). Analisis kondisi rumah berdasarkan tingkat pemahaman rumah sehat di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(3), 31-37. https://doi.org/10.14710/mkmi.18.3.%p

Dharmawati, I. G. A., & Wirata, I. N. (2016). Hubungan tingkat pendidikan, umur, dan masa kerja dengan tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada guru Penjaskes SD di Kecamatan Tampak Siring Gianyar. Jurnal Kesehatan Gigi (Dental Health Journal), 4(1), 1-5.

Fauziyah, S., Rahayuwati, L., & Rosidin, U. (2025). Hubungan Karakteristik Sosio Demografi Dengan Phbs Rumah Tangga Di Desa Sukamulya. 5(9), 3929–3938.

Fitriah, R., Akbar, D. O., & Hendriani, E. (2022). Hubungan Faktor Sosiodemografi Terhadap Penilaian Konsumen Tentang Peran Apotek Sebagai Tempat Pelayanan Informasi Obat. Journal Of Pharmacopolium, 5(3), 315–325. Https://Doi.Org/10.36465/Jop.V5i3.1087

Harto, T. (2020). Hubungan Kondisi Ventilasi Dan Kepadatan Hunian Terhadap Kejadian Ispa Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sukaraya Baturaja Timur Tahun 2019. Masker Medika, 8(1), 34–40. Https://Doi.Org/10.52523/Maskermedika.V8i1.371

Harun, N. Asifa, Yulianto, B., & Nurhapipa, N. (2020). Kondisi Sanitasi Lingkungan Di Kelurahan Meranti Pandak Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru Tahun 2020. Media Kesmas (Public Health Media), 1(2), 72–84. Https://Doi.Org/10.25311/Kesmas.Vol1.Iss2.37

Herawati, L., & Wijayanti, Y. (2024). Identifying factors influencing sanitation condition in homes within Jatisari Urban Village, Semarang City. Jurnal Presipitasi: Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan, 21(1), 290-299. https://doi.org/10.14710/presipitasi.v21i1.290-299

Iriani, R., Purwoto, A., Haris, H., Sulistiyani, S., Nuraeni, A., Suprapto, S., & Janah, Esti Nur. (2023). Keperawatan Keluarga Pendekatan Komprehensif Dalam Perawatan Kesehatan Keluarga (Neira Sulung (Ed.)). Get Press Indonesia.

Karimuna, Siti Rabbani, Normila, T, Yona Palin, Aryani, D., Yasnani, Haidina Ali, Subagiyono, Rantisari, Andi Meinar, Heriasman, Achmad, Bromo Kusumo, Manik, Sabrina Elfrida, Khambali, Hasan, R., & Abadi, Miftah Tri. (2024). Kesehatan Lingkungan Pemukiman Dan Perkotaan (N. Pujirahayu & Basrudin (Eds.)). Eureka Media Aksara.

Kusumawati, I. D., Sunarko, & Sanjoto, T. B. (2015). Hubungan Antara Pengetahuan Rumah Sehat Dan Status Sosial Ekonomi Dengan Kualitas Rumah Tinggal Penduduk Di Desa. Edu Geography, 3(3), 45–54.

Mandaka, M., & Wardianto, G. (2020). Renovasi Rumah Tinggal Tidak Layak Huni Menuju Rumah Sehat Di Kelurahan Tinjomoyo Semarang. Majalah Inspiratif, 5(10), 1–15.

Pambudi, Y. S., & Lolo, E. U. (2021). Analisis pengaruh umur, pendidikan, pekerjaan, penghasilan, dan jenis kelamin terhadap kualitas sarana sanitasi dasar rumah tinggal. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, 12(1), 103-114. https://doi.org/10.34035/jk.v12i1.617

Puspita, D., Sujana, T., & Safitri, L. H. (2019). Perilaku Masyarakat Dan Kaitannya Dengan Persepsi Terhadap Rumah Sehat Di Dusun Kebonan, Desa Tolokan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Kritis, 28(2), 127–139. Https://Doi.Org/10.24246/Kritis.V28i2p127-139

Ramadani, K. D., & Suwandana, E. (2024). Pengaruh Pengaturan Tempat Tinggal Dan Kondisi Perumahan Terhadap Keluhan Kesehatan Lansia. Link, 20(1), 7–14. Https://Doi.Org/10.31983/Link.V20i1.10425

Rosidin, U., Sumarni, N., Purnama, D., Shalahuddin, I., & Witdiawati, W. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih Sehat Di Rw 10 Kelurahan Ciwalen Garut Kota. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm), 7(5), 2288–2300. Https://Doi.Org/10.33024/Jkpm.V7i5.14595

Suwita, Syafri, M., & Fahri, S. (2019). Analisis Determinan Rumah Sehat Dalam Mendukung Pembangunan Berwawasan Lingkungan Di Kelurahan Kebun Handil Kota Jambi. Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 2(1), 60–73. Https://Doi.Org/10.22437/Jpb.V21i1.5101

Udin, U., Djaafar, T., Saharudin, S., & Amsal, A. (2024). Percontohan Jamban Keluarga Sehat Di Desa Kabobona Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(3), 1300–1306. Https://Dmi-Journals.Org/Jai/Article/View/226

Warlenda, S., & Astuti, W. (2017). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kondisi Rumah Sehat Di Kelurahan Industri Tenayan Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekan Baru Tahun 2017. Menara Ilmu, Xi (77), 18–24. Https://Jurnal.Umsb.Ac.Id/Index.Php/Menarailmu/Article/View/391/336




DOI: https://doi.org/10.33024/mahesa.v6i6.23116

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Publisher: Universitas Malahayati Lampung


Creative Commons License
Semua artikel dapat digunakan dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License