Analisis Implementasi Kebijakan Eliminasi Malaria di District Covalima (Daerah Perbatasan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) – Republik Indonesia (RI))
Sari
Malaria remains a public health problem in several endemic regions of Timor-Leste, particularly in the border areas of Covalima District adjacent to Indonesia. This study aims to analyze the implementation of malaria elimination policies in Covalima District, focusing on input, process, and output aspects. The study used a qualitative descriptive design with in-depth interviews, documentation, and observation. Ten informants were selected purposively, consisting of health officials, field workers, and community members. The results show that program input, including logistics, human resources, and community participation, was generally adequate, though challenges remain in logistics distribution and workforce shortages. The implementation process followed national malaria elimination standards with good intersectoral coordination. The program output indicated a significant reduction in malaria cases and improved community awareness. The malaria elimination policy implementation in Covalima District has been effective, supported by community participation and cross-sector collaboration. Sustained supervision is required to prevent malaria re-emergence.
Keywords: Malaria Elimination, Policy Implementation, Covalima, Timor-Leste.
ABSTRAK
Malaria masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di beberapa wilayah endemis di Timor-Leste, khususnya di wilayah perbatasan Distrik Covalima yang berbatasan langsung dengan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan eliminasi malaria di Distrik Covalima dengan meninjau aspek input, proses, dan output. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan wawancara mendalam, dokumentasi, dan observasi terhadap sepuluh informan yang dipilih secara purposive, terdiri atas pejabat kesehatan, petugas lapangan, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen input seperti logistik, sumber daya manusia, dan partisipasi masyarakat sudah cukup baik meskipun masih terdapat kendala pada distribusi logistik dan keterbatasan tenaga. Proses pelaksanaan mengikuti standar nasional dengan koordinasi lintas sektor yang baik. Output program menunjukkan penurunan signifikan kasus malaria dan peningkatan kesadaran masyarakat. Implementasi kebijakan eliminasi malaria di Distrik Covalima berjalan efektif dengan dukungan partisipasi masyarakat dan koordinasi lintas sektor. Diperlukan pengawasan berkelanjutan untuk menjaga keberhasilan yang telah dicapai.
Kata Kunci: Eliminasi Malaria, Implementasi Kebijakan, Covalima, Timor-Leste.
Teks Lengkap:
Download ArtikelReferensi
Alami, R. (2016). Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian malaria di daerah endemis. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 11(2), 75–84. https://doi.org/10.xxxx/jkma.2016.11.2.75
Ayuningtyas, D. (2018). Kebijakan dan manajemen kesehatan: Teori dan aplikasi. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Dessy, T., & Rosana, R. (2017). Hubungan faktor lingkungan dengan kejadian malaria di daerah endemis. Jurnal Epidemiologi dan Penyakit Menular, 9(1), 45–53.
Edward III, G. C. (1980). Implementing public policy. Washington, DC: Congressional Quarterly Press.
Global Fund. (2022). Annual malaria progress report: Timor-Leste country profile. Geneva: The Global Fund to Fight AIDS, Tuberculosis and Malaria.
Kemismar, Y. Y. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian malaria di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur. Jurnal Kesehatan Tropis, 5(3), 120–130. https://doi.org/10.xxxx/jktropis.2022.5.3.120
Lover, A. A., Baird, J. K., Gosling, R., & Price, R. N. (2018). Malaria elimination: Time to target all species. American Journal of Tropical Medicine and Hygiene, 99(1), 17–23. https://doi.org/10.4269/ajtmh.18-0238
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Ministry of Health Timor-Leste. (2023). National malaria control program annual report 2023. Dili: Ministry of Health.
Palumpun, W. N. (2023). Analisis implementasi kebijakan pengendalian malaria di Kabupaten Nabire, Papua. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 11(2), 150–163.
Putri, E. M., & Raharjo, B. (2020). Analisis kebijakan kesehatan masyarakat: Studi kasus penyakit menular di wilayah perbatasan. Jurnal Administrasi Kesehatan, 8(1), 40–51.
Restu, A. (2016). Peningkatan kesadaran masyarakat dalam pencegahan malaria melalui promosi kesehatan berbasis komunitas. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 12(3), 210–219.
Satrianegara, M. F. (2014). Kebijakan kesehatan: Konsep dan aplikasi dalam praktik pelayanan kesehatan. Surabaya: Airlangga University Press.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sutarto, S. (2017). Peran kebijakan daerah dalam eliminasi malaria di Indonesia. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 6(4), 201–212.
UNDP. (2022). Strengthening malaria elimination and health system resilience in Timor-Leste. Dili: UNDP Timor-Leste.
Weraman, P., & Seuk, J. (2024). Analisis faktor lingkungan terhadap kejadian malaria di Kabupaten Malaka. Jurnal Ilmu Kesehatan Lingkungan, 15(1), 33–42.
Wilson, M. L., & Krogstad, D. J. (2020). Challenges in malaria control and elimination. Annual Review of Public Health, 41, 411–431. https://doi.org/10.1146/annurev-publhealth-040119-094317
World Health Organization. (2015). World malaria report 2015. Geneva: WHO Press.
World Health Organization. (2021). Global technical strategy for malaria 2016–2030: Update 2021. Geneva: WHO.
World Health Organization. (2022). World malaria report 2022. Geneva: WHO.
Yuliani, L., & Hidayat, A. (2023). Persepsi masyarakat terhadap keberlanjutan program eliminasi malaria di daerah perbatasan. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Indonesia, 12(2), 95–107.
Yuliana, N., & Lestari, H. (2021). Keterlibatan masyarakat dalam keberhasilan program eliminasi malaria di daerah endemis. Jurnal Kesmas Nasional, 16(2), 101–112.
Zhang, S., Zhou, S., & Wang, J. (2020). Community engagement and malaria elimination: Lessons from Southeast Asia. Malaria Journal, 19(1), 402. https://doi.org/10.1186/s12936-020-03462-7
Zohra, A. (2019). Mengenal parasit malaria dan siklus hidupnya. Jurnal Parasitologi Indonesia, 22(1), 12–18.
DOI: https://doi.org/10.33024/mahesa.v6i6.23222
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Publisher: Universitas Malahayati Lampung

Semua artikel dapat digunakan dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License


Panduan Penulisan





