Analisis Determinan Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Wllayah Kerja Puskesmas Bandar Sinembah Kecamatan Binjai Barat
Sari
ABSTRACT
National Health Insurance (JKN) participation is an important indicator in achieving Universal Health Coverage (UHC). Although Binjai City has achieved high JKN participation coverage, the Bandar Sinembah Community Health Center (Puskesmas) working area still has a participation rate of 58.06%, thus not meeting the national UHC target of 99%. This study aims to analyze the determinants of JKN participation in the Bandar Sinembah Community Health Center working area, West Binjai District. This study uses a quantitative method with a cross-sectional design. The research sample is the community in the Bandar Sinembah Community Health Center working area, which includes two sub-districts, namely Bandar Sinembah and Suka Maju. The sample obtained was 114 respondents. Sampling used the Stratified Random Sampling Technique. Data analysis was carried out using univariate analysis, bivariate (chi-square test) and multivariate analysis (logistic regression). The chi-square test results showed no significant association between age, gender, occupation, income, and knowledge level with JKN participation. However, the variables of attitude, access to health facilities, and health history showed a significant relationship with JKN participation. Logistic regression analysis results indicated that access to health facilities had an Exp(B) of 8.721; thus, access to health facilities was the dominant variable, while attitude (Exp(B) = 5.122) and health history (Exp(B) = 3.391) also influenced JKN participation. The multivariate analysis showed that age, gender, occupation, income, and knowledge were not significantly associated with JKN participation.
Keywords: JKN Participation, Universal Health Coverage, Attitude, Access To Health Facilities, Medical History.
ABSTRAK
Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan salah satu indikator penting dalam pencapaian Universal Health Coverage (UHC). Meskipun Kota Binjai telah mencapai cakupan kepesertaan JKN yang tinggi, wilayah kerja Puskesmas Bandar Sinembah masih memiliki tingkat kepesertaan sebesar 58,06%, sehingga belum memenuhi target UHC nasional sebesar 99%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan kepesertaan JKN di wilayah kerja Puskesmas Bandar Sinembah Kecamatan Binjai Barat. Penelitian ini menggunakan Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian adalah masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Bandar Sinembah, yang meliputi dua kelurahan yaitu kelurahan Bandar Sinembah dan Suka Maju. Sampel yang didapat sebanyak 114 responden. Pengambilan sampel menggunakan Teknik Stratified Random Sampling. Analisis data dilakukan menggunakan analisis univariat, bivariat (uji chi-square) dan analisis multivariat (regresi logistik). Hasil uji chi-square menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara usia, jenis kelamin, pekerjaan, pendapatan, tingkat pengetahuan dengab kepesertaan JKN. Namun, variabel sikap, akses fasilitas kesehatan, dan riwayat kesehatan menunjukkan hubungan signifikan dengan kepesertaan JKN. Hasil analisis regresi logistik menunjukkan bahwa akses terhadap fasilitas kesehatan Exp(B)=8,721 Dengan demikian, variabel Akses Fasilitas Kesehatan merupakan variabel dominan yang mempengaruhi kepesertaan JKN di wilayah kerja puskesmas Bandar Sinembah, variabel sikap dengan nilai Exp(B)=5,122, serta variabel riwayat kesehatan dengan nilai Exp(B) 3,391 memiliki pengaruh terhadap kepesertaan JKN. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa usia, jenis kelamin, pekerjaan, pendapatan, dan pengetahuan tidak berhubungan secara signifikan dengan kepesertaan JKN.
Kata Kunci: Kepesertaan JKN, Universal Health Coverage, Sikap, Akses Fasilitas Kesehatan, Riwayat Penyakit.
Teks Lengkap:
Download Artikel.Referensi
Aldia Pratama EPP, Annajah S, Adristi K, I. N. (2023). Analisis efektivitas implementasi kebijakan Universal Health Coverage di Indonesia: Tinjauan ketersediaan dan kualitas layanan kesehatan (literature review). Jurnal Medika Husada. 2023;3(1):51–62. 3.
Alfiati, S., Sudiyanto, H., & Fardiansyah, A. (2024). (2024). Analisis faktor yang berpengaruh terhadap kepesertaan program BPJS mandiri di Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto (p. 1). Hospital Majapahit: Jurnal Ilmiah Kesehatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Majapahit, 16(1) (p. 1), 1–14 (p. 14). 1–17.
Ernawati, C. T., & Uswatul, D. (2019). (2019). Hubungan kepesertaan JKN Mandiri dengan pendapatan, pengetahuan, persepsi, akses, dan kepercayaan masyakat Suku Sakai di Desa Petani Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis tahun 2018. Jurnal Kebijakan Kesehatan
Indonesia: JKKI, 8(1), 25–29. doi.org. 08(01), 25–29.
Gurning, F. P., & Arini, F. D. (2022). Ekuitas Pemanfaatan Jaminan Kesehatan Nasional ( JKN ) dalam Mewujudkan Universal Health Coverage ( UHC ) di Kecamatan Medan Baru Ilmu Kesehatan Masyarakat , Fakultas Kesehatan Masyarakat , Universitas Islam Negeri Sumatera Utara , Indonesia Abstract Indo. 7(3), 266–275. https://doi.org/10.30829/jumantik.v7i3.11279
Ikhsan, M., Muliana, H., & Wahab, S. (2021). Penyelenggaraan Sistem Jaminan Sosial Nasional Oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Sol Justicia, 4(2), 141–150. https://doi.org/10.54816/sj.v4i2.457
In, J. K. N., Health, R., Nadiyah, H., Lusiana, D., Kesehatan, F., & Universitas, M. (2017). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepesertaan. 6(02), 66–72.
Indonesia, P. R. (2004). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 150; 2004.
Kamila, A. R. P. E., & Rochmah, T. N. (2023). (2023). Hubungan tingkat pendapatan dengan kepatuhan peserta mandiri Jaminan Kesehatan Nasional dalam membayar iuran: Literature review. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 13(4), 1151–1160. 13, 1151–1160.
Kartika, R. (2025). Determinants of National Health Insurance ( JKN ) Coverage in Indonesia : Evidence from the 2023 Health Profile. 14(December), 365–381.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional. Berita Negara Republik Indonesia Nomor 874 Tahun 2014. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2014. 874, 1–44.
Pamungkas, G., & Naelul Inayah, N. (2020). (n.d.). Faktor-Faktor Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang behubungan dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Mandala Mekar Kota Bandung. Jurnal Sehat Masada, 14(1), 51–63.
Panggantih, A., Pulungan, R. M., Iswanto, A. H., & Yuliana, T. (2019). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan oleh Peserta Jaminan Kesehatan Nasional ( JKN ) di Puskesmas Mekarsari Tahun 2019.
Pemerintah Republik Indonesia. (2024). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020–2024. Jakarta: Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas; 2020.
Penelitian, A., Tsuroyya, S. L., Maharani, C., Studi, P., Masyarakat, K., Kedokteran, F., Semarang, U. N., & Pascasarjana, G. A. K. (2023). Systematic Literature Review : Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Peserta PBPU dalam Membayar Iuran JKN. 12(04), 193–204.
Putri, S. S., & Suryawati, C. (2022). Pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional pada Aspek Kepesertaan untuk Mencapai Universal Health Coverage. 118–123.
Rizqi, C., Saputro, A., & Fathiyah, F. (2022). Universal Health Coverage : Internalisasi Norma di Indonesia. 2(2), 204–216.
Saputra, F., & Maju, U. I. (2022). Besaran Promosi Dan Aksebilitas , Terhadap Peningkatan Jumlah Kepesertaan BPJS Di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pratama. 02(03), 590–596.
Susilawati, & Yanti, F. D. (2023). Jurnal Ilmiah Kesehatan Analisis perspektif masyarakat pada program jaminan kesehatan nasional di wilayah Teluk Mengkudu. 2(1), 20–23.
World Health Organization. (2021). International Bank for Reconstruction and Development/The World Bank. Tracking Universal Health Coverage: 2021 Global Monitoring Report. Geneva, Switzerland: World Health Organization; 2021.
Yunita, A., Bore, T., Bagus, N., & Pradipta, D. (2024). Factors Affecting Participation in the Regional Government- Subsidized National Health Insurance on Sumba Island. 4(2), 227–239.
DOI: https://doi.org/10.33024/mahesa.v6i7.26572
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Publisher: Universitas Malahayati Lampung

Semua artikel dapat digunakan dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License


Panduan Penulisan





