Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pedagang Dalam Pembuangan Sampah

Salsabila Putri Raflesia -  Jurusan Kesehatan Linglkungan Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang, Indonesia
Agus Sutopo* -  Jurusan Kesehatan Linglkungan Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang, Indonesia
Nawan Prianto -  Jurusan Kesehatan Linglkungan Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang, Indonesia

ABSTRACT: Factors Associated with Traders’ Behavior in Waste Disposal

Background: Waste management issues in traditional markets are an important concern in maintaining environmental health. Waste is commonly found in public places and poses an urgent public health problem; therefore, public facilities must meet health requirements to protect, maintain, and improve community health status (Martiyani et al., 2023).

Objective: This study aimed to determine the factors associated with traders’ waste disposal behavior at Tamin Market, Bandar Lampung City, in 2025.

Methods: This study employed a quantitative method with a cross-sectional design. The population and sample consisted of 99 traders selected using total sampling. Data were collected through questionnaires and observations and analyzed using the chi-square test.

Results: The results showed that 36.4% of traders had a low level of knowledge, 69.7% had negative attitudes, and 19.2% had inadequate waste disposal facilities. Meanwhile, 21.2% of traders exhibited poor waste disposal behavior. Bivariate analysis indicated significant associations between knowledge (p = 0.006), attitude (p = 0.020), and availability of facilities (p = 0.000) with traders’ waste disposal behavior.

Conclusion: This study concludes that knowledge, attitude, and availability of facilities are significantly associated with traders’ waste disposal behavior at Tamin Market, Bandar Lampung City. Statistical analysis showed significant relationships between knowledge (p = 0.006), attitude (p = 0.020), and availability of facilities (p = 0.000) with waste disposal behavior in 2025.

Recommendation: It is recommended that market management enhance education and provide adequate waste disposal facilities, while traders comply with regulations and actively participate in waste management to create a clean and healthy market environment.

.

 

Keywords: Behavior, Knowledge, Attitude, Facilities, Waste, Traditional Market

 

 

Latar Belakang: Masalah pengelolaan sampah di pasar tradisional menjadi perhatian penting dalam menjaga kesehatan lingkungan. Sampah banyak ditemukan pada tempat-tempat umum yang menjadi problem kesehatan masyarakat yang cukup mendesak, maka tempat-tempat umum harus memenuhi syarat-syarat kesehatan dalam arti melindungi, memelihara, dan mempertinggi derajat kesehatan masyarakat (Martiyani et al., 2023).

Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pedagang dalam pembuangan sampah di Pasar Tamin Kota Bandar Lampung Tahun 2025.

Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah 99 pedagang yang dipilih secara total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. 

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 36,4% pedagang memiliki tingkat pengetahuan rendah, 69,7% memiliki sikap negatif, dan 19,2% memiliki sarana yang tidak memenuhi syarat. Sementara itu, sebanyak 21,2% pedagang menunjukkan perilaku pembuangan sampah yang buruk. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p=0,006), sikap (p=0,020), dan ketersediaan sarana (p=0,000) dengan perilaku pedagang dalam pembuangan sampah.

Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan, sikap, dan ketersediaan sarana berhubungan secara bermakna dengan perilaku pedagang dalam pembuangan sampah di Pasar Tamin Kota Bandar Lampung. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan (p = 0,006), sikap (p = 0,020), dan ketersediaan sarana (p = 0,000) dengan perilaku pembuangan sampah pada tahun 2025.

Saran: Disarankan agar pengelola pasar meningkatkan edukasi dan penyediaan sarana tempat sampah yang memadai, serta pedagang mematuhi aturan dan berperan aktif dalam pengelolaan sampah untuk menciptakan lingkungan pasar yang bersih dan sehat.

 

KataKunci: Perilaku, Pengetahuan, Sikap, Sarana, Sampah, Pasar Tradisional

  1. Andriani, T. (2018). Peran Pedagang Dalam Pengelolaan Sampah di Lingkungan pasar Ciputat.
  2. Aprizal Ramadhani dan Ahmad Perwira Mulia Taringan. Studi Pengelolaan Sampah Pasar Kota Medan. Medan: Universitas Sumatera Utara;2012
  3. Arif Sumantri. Kesehatan Lingkungan. Jakarta: Kencana Prenada Media Grup;2013
  4. Budiman, Chandra. Pengantar Kesehatan Lingkungan. Jakarta: Katalog Dalam Terbitan (KDT);2012
  5. Dina L, Hilal N, Subagiyo A. Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pedagang dalam Pengelolaan Sampah di Pasar Segamas Kabupaten Purbalingga. Bul Keslingmas. 2020;39(2):102-110
  6. Dobiki, J. (2018). Analisis Ketersedian Prasarana Persampahan Di Pulau Kumo Dan Pulau Kakara Di Kabupaten Halmahera Utara. Jurnal Spasial Volume, 5(2), 220–228.
  7. Dwiana A. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pembuangan Sampah Pasar Tradisional Darfur Kabupaten Biak Numfor Tahun 2020. J Heal Qual Dev. 2021;1(1):31-37.
  8. Green, W.L et al. 1980. Healt Education Planning A Diagnostic Approach. America: Mayfield Publishing Company.
  9. Kementerian Dalam Negeri RI. Permendagri RI No 20 Tahun 2012 tentang Pengelolaan dan Pemberdayaan Pasar Tradisional. Kementerian Dalam Negeri RI, editor. Jakarta;2010
  10. Kementerian Hukum dan Ham PP RI. No 81 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah RT dan Sampah SEjenis RT. Kemenkumham RI, editor. Jakarta: Kemenkumham RI;2012
  11. Kementerian Hukum dan Ham RI. UU No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Kementerian Hukum dan Ham RI, editor. Jakarta: Kementerian Hukum dan Ham RI;2011
  12. Kementerian Kesehatan RI. Kepmenkes RI No.519/Menkes/SK/VI/2008 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pasar Sehat. Kemenkes RI, editor. Jakarta: Kemenkes RI;2008
  13. Kementerian Kesehatan RI. Rencana Pembangunan Jangka Panjang Bidang Kesehatan. Kemenkes RI, editor. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI;2010
  14. Nomotoatmodjo S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta
  15. Notoatmodjo S. Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasi. Jakarta: PT. Rineka Cipta;2010
  16. Notoatmodjo, S. 2011. Kesehatan Masyarakat Ilmu & Seni. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
  17. Notoatmodjo, S. 2012. Promosi Kesehatan Dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
  18. Nugraheni, H dkk. 2019. Kesehatan Masyarakat Dalam Determinan Sosial Budaya. Yogyakarta: CV. Budi Utama
  19. Okrtarizal H, Siska GL, Sembiring FY. Perilaku Pedagang Terhadap Pengelolaan Sampah di Pasar Bestari Bintan Center Kota Tanjung Pinang Tahun 2020. J Kesehat Ibnu Sina. 2021;Vol.2(1):46-54
  20. Padaherang, K., & Pangandaran, K. (2024). Halaman|92. 1(September), 92–102.
  21. Pangesti, R Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pedagang Sayur Dalam Pengelolaan Sampah di Pasar Wage Tahun 2018. Published online 2018.
  22. Puspawati, C. 2019. Bahan Ajar Kesehatan Lingkungan Pengelolaan Sampah. Jakarta: Hak Cipta.
  23. Riyanto, A. 2011. Aplikasi Metodologi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika.
  24. Rudi H. Penanganan dan pengelolaan Sampah, Bogor. Seri Industri Kecil;2008
  25. Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabet.
  26. Sukerti, N.L. G, Sudarma, I. M, & Pujaastawa, I.B. (2017). Prilaku Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi
  27. Supranto, J. 2000. Statistik Teori Dan Aplikasi. Jakarta: Erlangga.
  28. Taherdoost, H. (2016). Sampling methods in research methodology; how to choose a sampling technique for research. How to Choose a Sampling Technique for Research (April 10,2016)
  29. Wijayanti, D., Purwati, A., & Retnaningsih, R. (2024). Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Ibu Hamil Tentang Pemanfaatan Buku KIA. Jurnal Asuhan Ibu Dan Anak, 9(2), 67–74. https://doi.org/10.33867/c2byzp04
  30. Yayasan Danamon Peduli. Baseline survey Pasar Ibuh Payakumbuh. Padang: Yayasan Danamon Peduli;2012
  31. Yuniarti, T., Nurhayati, I., Putri, A. P., & Fadhilah, N. (2020). Pengaruh Pengetahuan Kesehatan Lingkungan Terhadap Pembuangan Sampah Sembarangan. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 9(2), 78–82. https://doi.org/10.52657/jik.v9i2.1233
  32. Zulkarnain, Zulfan Saam. Faktor-faktor Penentu tingkat Partisipasi Pedagang dalam Pengelolaan Sampah di Pasar Pagi Arengka Kota Pekanbaru, Ilmu Lingkungan;2009.

MJ : Midwifery Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.cense.