Gambaran Penerapan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Ditatanan Rumah Tangga Pada Penderita Diare
ABSTRACT: Clean and Healthy Living Behavior among Diarrhea Patients in the Labuhan Ratu Working Area, Bandar Lampung City in 2024
Background: Diarrhea is an environment-based disease caused by infections, including bacteria and viruses, and is commonly transmitted through the fecal–oral route. Diarrhea can affect all age groups, including toddlers, children, and adults from various social backgrounds. It is characterized by defecation with a more liquid stool consistency than usual, occurring three or more times within a 24-hour period.
Objective: This study aimed to describe the availability of clean water, handwashing with soap (HWWS) habits, and the use of healthy latrines in the Labuhan Ratu working area, Bandar Lampung City, in 2024.
Methods: This study employed a descriptive research design, which aimed to objectively describe a situation. The study focused on identifying and describing Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) among diarrhea patients.
Results: The results showed that 36.5% of respondents used clean water that did not meet health requirements, while 63.4% used clean water that met the requirements. Handwashing with soap (HWWS) practices that did not meet the requirements were found in 53.7% of respondents, whereas 46.2% practiced proper handwashing with soap. In addition, 31.1% of respondents used latrines that did not meet health standards, while 68.8% used healthy latrines.
Conclusion: The study indicates that a considerable proportion of diarrhea patients still experience inadequate clean water availability, poor handwashing with soap habits, and the use of unhealthy latrines, which may contribute to the occurrence of diarrhea.
Recommendation: It is recommended that the Labuhan Ratu Health Center and related institutions strengthen health education for the community, particularly diarrhea patients and their families, regarding the importance of using safe clean water, proper handwashing with soap (HWWS) practices, and the use of healthy latrines. In addition, continuous promotion of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) through education, assistance, and regular monitoring is needed to reduce the risk of diarrhea incidence in the Labuhan Ratu working area, Bandar Lampung City.
Keywords: Clean and Healthy Living Behavior, Diarrhea, Clean Water, Handwashing with Soap, Healthy Latrines
Latar Belakang: Diare merupakan penyakit berbasis lingkungan yang disebabkan oleh infeksi, termasuk bakteri dan virus, serta penularan melalui jalur fekal–oral. Penyakit diare dapat menyerang semua kelompok usia, mulai dari balita, anak-anak, hingga orang dewasa dari berbagai latar belakang sosial. Diare ditandai dengan buang air besar dengan konsistensi tinja lebih cair dari biasanya yang terjadi tiga kali atau lebih dalam kurun waktu 24 jam.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ketersediaan air bersih, kebiasaan cuci tangan pakai sabun (CTPS), dan penggunaan jamban sehat di wilayah kerja Puskesmas Labuhan Ratu Kota Bandar Lampung Tahun 2024.
Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan secara objektif kondisi yang ada. Penelitian ini berfokus pada penggambaran perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada penderita diare.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 36,5% responden menggunakan air bersih yang tidak memenuhi syarat, sedangkan 63,4% menggunakan air bersih yang memenuhi syarat. Kebiasaan cuci tangan pakai sabun (CTPS) yang tidak memenuhi syarat ditemukan pada 53,7% responden, sementara 46,2% responden memiliki kebiasaan CTPS yang memenuhi syarat. Selain itu, sebanyak 31,1% responden menggunakan jamban yang tidak memenuhi syarat, sedangkan 68,8% responden menggunakan jamban sehat.
Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa masih terdapat proporsi responden yang cukup besar dengan ketersediaan air bersih, kebiasaan CTPS, dan penggunaan jamban sehat yang belum memenuhi persyaratan kesehatan, sehingga berpotensi berkontribusi terhadap kejadian diare.
Saran: Disarankan kepada pihak Puskesmas Labuhan Ratu dan instansi terkait untuk meningkatkan edukasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya penderita diare dan keluarganya, mengenai pentingnya penggunaan air bersih yang memenuhi syarat, kebiasaan cuci tangan pakai sabun (CTPS) yang benar, serta penggunaan jamban sehat. Selain itu, perlu dilakukan penguatan program promosi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) secara berkelanjutan melalui penyuluhan, pendampingan, dan pemantauan rutin guna menurunkan risiko kejadian diare di wilayah kerja Puskesmas Labuhan Ratu Kota Bandar Lampung.
Kata Kunci: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Diare, Air Bersih, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jamban Sehat
- Amin, L. Z. (2015). Tatalaksana Diare Akut. 42(7), 504–508.
- Azizah, N. L. (2020). Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jurusan Keperawatan Prodi D-Iii Keperawatan Samarinda Jurusan Keperawatan Prodi D-Iii Keperawatan. Karya Tulis Ilmiah, 60–121.
- Dinas Kesehatan Buleleng. (2014, April 24). 10 Indikator Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat. Retrieved From Dinkes.Bulelengkab.Go.Id: Https://Dinkes.Bulelengkab.Go.Id/Informasi/Detail/Artikel/10-Indikator Perilaku-Hidup-Bersih-Dan-Sehat-76
- Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung. (2021). Profil Kesehatan Kota Bandar Lampung Tahun 2021.
- Dr.Irawan. (2017). Epidemiologi Penyakit Menular. Cv. Absolute Media.
- Gede, D., Apriani, Y., Made, D., Sastra, F., & Sri, N. (2022). Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Diare Pada Balita Di Kelurahan Baler Bale Agung Kabupaten Jembrana Tahun 2021. Journal Of Health And Medical Science,1, 15–26.
- Ibrahim, I., Sartika, R. A. D., Triyanti, & Permatasaro, T. A. E. (2021). Faktor- Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Siswa Sekolah Dasar Di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Indonesia. Indonesian Journal Of Public Health Nutrition, 2(1), 34–43.
- Jamil, L., Jannah, F., Mardhiati, R., & Astuti, N. H. (2019). Hubungan Antara Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat ( Phbs ) Tatanan Rumah Tangga Dengan Kejadian Diare Pada Balita The Relationship Between Clean And Healthy Behavior ( Phbs ) Of The Household Part With The Incidence. 4, 125–133.
- Kemenkes Ri. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2022.
- Kemensos Ri. (2020). Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (Phbs) Penguatan Kapabilitas Anak Dan Keluarga. Penguatan Kapabilitas Anak Dan Keluaperilaku Hidup Bersih Dan Sehat Atau Phbs Adalah Upaya Untuk Memperkuat Budaya Seseorang, Kelompok Maupun Masyarakat Agar Peduli Dan Mengutamakan Kesehatan Untuk Mewujudkan Kehiduparga,1–14.
- Madeira, E., Yudiernawati, A., & Maemunah, N. (2019). Hubungan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (Phbs) Ibu Dengan Cara Pencegahan Demam Berdarah Dengue. Nursing News, 4.
- Mahendra, D., Jaya, I. M. M., & Lumban, A. M. R. (2019). Buku Ajar Promosi Kesehatan. Program Studi Diploma Tiga Keperawatan Fakultas Vokasi Uki, 1–107.
- Maryunani, A. (2013). Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (Phbs). Trans Info Media.
- Nurhayati, N. (2015). Nunun Nurhajati, Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (Phbs) Masyarakat Desa Samir Dalam Meningkatkan Kesehatan Masyarakat 1. 1– 18.
- Permenkes No.3 Tahun. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2014 Tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, 139.
- Purnama, S. G. (2016). Buku Ajar Penyakit Berbasis Lingkungan.
- Purnama, S. G. (2017). Inspeksi Sanitasi Lingkungan. Kesehatan Lingkungan, 1– 127.
- Qisti, D. A., Putri, E. N. E., Fitriana, H., Irayani, S. P., & Pitaloka, S. A. Z. (2021).Analisisis Aspek Lingkungan Dan Perilaku Terhadap Kejadian Diare PadaBalita Di Tanah Sareal. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(6), 1661–1668.
- Syabil, S., Putri, S., Pertiwi, R., & Setiyawati, M. E. (2022). Pembangunan Air Bersih Dan Sanitasi Dalam Mewujudkan Ekonomi Hijau. Jurnal Kesehatan Tambusai, 3, 550–558.
- Profil Puskesmas Labuhan Ratu Kota Bandar Lampung Tahun 2023
- Arry Pamusthi, 2013. Kualitas sumber air minum dan pemanfaatan jamban keluarga dengan kejadian diare.
- Permenkes Nomor 2 tahun 2023 tentang peraturan pelaksanaan peraturan pemerintah nomor 66 tahun 2014 tentang kesehatan lingkungan.
- Risnawaty, Gracia. 2016. Faktor Determinan Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Pada Masyarakat Di Tanah Kalikedinding.
- Retno Purwandari, . (2015). Hubungan Antara Perilaku Mencuci Tangan Dengan Insiden Diare Pada Anak Usia Sekolah Di Kabupaten Jember

