EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN ISPA ANAK RAWAT INAP DI RSUD KEPAHIANG
Sari
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi faktor utama yang menyebabkan tingginya angka kesakitan dan kematian pada anak-anak di Indonesia. Meskipun mayoritas kasus ISPA dipicu oleh infeksi virus, antibiotik kerap diresepkan, yang berpotensi memicu terjadinya resistensi apabila penggunaannya tidak dilakukan secara tepat. Evaluasi penggunaan antibiotik diperlukan untuk menilai ketepatan indikasi, obat, dosis, dan rute pada pasien anak. Penelitian ini menerapkan desain penelitian non-eksperimental dengan pendekatan observasional deskriptif, dimana data dikumpulkan secara retrospektif. Data diperoleh dari rekam medis pasien anak dengan ISPA yang menjalani rawat inap di RSUD Kabupaten Kepahiang periode Januari–Desember 2024, menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 66 pasien. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan mengacu pada pedoman DiPiro edisi ke-7 dan ke-9. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pasien ISPA berada pada rentang usia 1–5 tahun (57,58%) dan didominasi oleh pasien laki-laki (60,61%). Hasil evaluasi penggunaan antibiotik menunjukkan ketepatan indikasi sebesar 60,61%, ketepatan pemilihan obat 60,61%, ketepatan dosis 98,48%, serta ketepatan rute pemberian mencapai 100%.
Teks Lengkap:
PDFReferensi
DiPiro, J. T., Schwinghammer, T. L., & DiPiro, C. V. 2009. Pharmacotherapy Handbook. Edisi kel-7. New York: McGraw-Hill.
Dipiro, J. T., Barbara, G.W., Terry, L.S and Celcily, V. 2015. Pharmacotherapy Handbook, 9 Edition. Inggris: McGraw-Hill Education Companies.
Fadila, F. N., & Siyam, N. (2022). Faktor Risiko Infelksi Saluran Pelrnapasan Akut (ISPA) pada Anak Balita. HIGELIA (Journal of Public Helalth Relselarch and Delvellopmelnt), 6(4), 320–331. https://doi.org/10.15294/higelia.v6i4.56803.
Faradhila, A., Tomi, T., Indawati, I., & Nurhaini, R. (2023). ELvaluasi pelnggunaan antibiotik yang rasional pada pasieln pnelumonia rawat inap di RS X Kota Cirelbon. CELRATA Jurnal Ilmu Farmasi, 14(2), 81–87.
Giyartika, F., & Kelman, S. (2020). Perbedaan Peningkatan Leukosit pada Radiografer di Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 12(2), 97-106.
Iskandar, Azri, Suganda Tanuwijaya, and Lely Yuniarti. 2015. Hubungan Jenis Kelamin Dan Usia Anak Satu Tahun Sampai Lima Tahun Dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Global Meldical & Health Communication (GMHC), 3(1):1.
Kelmelntelrian Kelselhatan Relpublik Indonelsia. 2018. Profil Kelselhatan Indonelsia 2018. Jakarta: Kelmelntelrian Kelselhatan RI.
Menteri Kesehatan RI. (2011). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2406/MENKES/PER/XII/2011 Tentang Pedoman Umum Penggunaan Antibiotik. Permenkes RI, pp. 34–44.
Ovikariani, Saptawati, T., & Rahma, F. A. (2019). Evaluasi rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasieln ISPA di puskesmas Karangayu Semarang.
Salsabilla, K., Fitra, M., & Sayoelti, W. (2024). Profil Pelnggunaan Antibiotik Pada Pasieln Infelksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Balita di Beberapa Pelayanan Kesehatan. 14(05), 870–875.
Sugiyono, (2021). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. (M.Dr. Ir. Sutopo, S.Pd Edisi ke2)
DOI: https://doi.org/10.33024/jfm.v9i1.24361
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.





