HUBUNGAN USIA DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN SWAMEDIKASI BATUK PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 SUMBERJAYA KABUPATEN MAJALENGKA
Sari
Batuk merupakan gejala penyakit yang sering ditangani melalui swamedikasi, sehingga dibutuhkan pengetahuan yang memadai untuk mencegah kesalahan penggunaan obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia dengan tingkat pengetahuan swamedikasi batuk pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sumberjaya Kabupaten Majalengka. Subjek penelitian terdiri dari 80 siswa berusia 15–17 tahun, mayoritas 16 tahun (68,8%), yang dipilih menggunakan teknik Proportional Stratified Random Sampling. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan instrumen kuesioner yang teruji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat pengetahuan kategori baik sebesar 70%, kategori cukup 26,3%, dan kurang 3,8%. Analisis statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara usia dan tingkat pengetahuan (p > 0,05), sehingga pemahaman siswa relatif seragam meskipun terdapat variasi usia. Disimpulkan bahwa pengetahuan siswa tentang swamedikasi batuk termasuk kategori baik. Temuan ini menekankan perlunya peningkatan edukasi kesehatan di sekolah untuk mendukung praktik swamedikasi yang aman, rasional, dan tepat sasaran.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Adhayanti, I., Bahar, Muh. A., & Wahyudin, E. (2024). Understanding knowledge and attitudes toward self-medication: an analysis of sociodemographic factors. Journal of Advanced Pharmacy Education and Research, 14(3), 109–118. https://doi.org/10.51847/rfVdtyFW1s
Andani, D. F., Annisaa’, E., & Hardian, H. (2024). Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Rasionalitas Swamedikasi Batuk di Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan. Generics: Journal of Research in Pharmacy, 4(2), 113–121. https://doi.org/10.14710/genres.v4i2.22428
Gloria, C. V., & Despriansyah, R. (2022). PERILAKU REMAJA DALAM PENYALAHGUNAAAN OBAT BATUK BEBAS TERBATAS DI DESA BENTE KECAMATAN MANDAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR. JHMHS: Journal of Hospital Management and Health Science, 3(1), 20–38.
Hardani, R., & Rumi, A. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Swamedikasi terhadap Penggunaan Obat Influenza dan Batuk di Islamic Boarding School Maâ€TM had Daarul Muhsin Man 2 Kota Palu. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(7), 1332–1337.
Kuswinarti, K., Utami, N. V., & Sidqi, N. F. (2022). Tingkat Pengetahuan dan Rasionalitas Penggunaan Obat Secara Swamedikasi pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran. EJournal Kedokteran Indonesia, 10(2), 138–143. https://doi.org/10.23886/ejki.10.147.138-43
Nugrahaeni, F. (2019). Tingkat Pengetahuan terhadap Perilaku Swamedikasi Batuk pada SMA Muhammadiyah 23 Jakarta. Social Clinical Pharmacy Indonesia Journal, 4(2), 54–65.
Rosyidah, K. A., & Fanani, Z. (2021). GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU SWAMEDIKASI INFLUENZA PADA MASYARAKAT DI DESA PLADEN, KECAMATAN JEKULO, KUDUS. Indonesia Jurnal Farmasi, 5(2), 26. https://doi.org/10.26751/ijf.v5i2.1175
Safabela, V., Permadi, Y. W., & Muthoharoh, A. (2023). Analisis Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Dan Sumber Informasi Swamedikasi Batuk Pada Siswa MAN 1 Kota Pekalongan. Prosiding University Research Colloquium, 1686–1695.
Teodhora, Ainun Wulandari, & Kinanthi Kusumawardhani. (2024). HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU SWAMEDIKASI BATUK MASYARAKAT KELURAHAN SERUA TANGERANG SELATAN. Keluwih: Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran, 6(1), 9–17. https://doi.org/10.24123/kesdok.V6i1.6029
DOI: https://doi.org/10.33024/jfm.v9i2.24560
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.





