Analisis Data Penjualan Obat Apotek Saras Farma Purbalingga Berdasarkan Indikasi Terapi Obat Periode 2025
Sari
Data penjualan obat di apotek memiliki potensi sebagai sumber informasi untuk menggambarkan pola kebutuhan terapi masyarakat, namun pemanfaatannya berdasarkan indikasi terapi masih belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis data penjualan obat berdasarkan kelompok indikasi terapi di Apotek Saras Farma Kalikajar, Purbalingga periode Januari–Desember 2025 serta mengetahui perbedaan frekuensi penjualan antar kelompok indikasi terapi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif retrospektif dengan pendekatan deskriptif dan analitik menggunakan data sekunder berupa catatan penjualan obat di Apotek Saras Farma Kalikajar periode Januari–Desember 2025 yang dianalisis secara deskriptif serta menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov dengan hasil data tidak berdistribusi secara normal, kemudian dilanjut uji non-parametrik Kruskal-Wallis dengan hasil signifikan, dan uji lanjut Dunn-Bonferroni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok penyakit kronis lainnya memiliki persentase penjualan obat tertinggi (43,66%), diikuti penyakit menular lainnya (18,48%), penyakit metabolik (15,98%), penyakit kardiovaskular (14,38%), dan infeksi saluran pernapasan akut (7,5%), serta terdapat perbedaan yang signifikan pada frekuensi penjualan obat antar kelompok indikasi terapi berdasarkan uji Kruskal-Wallis (H = 95,061; p < 0,001). Kesimpulan dari penelitian ini yakni bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada frekuensi penjualan obat berdasarkan kelompok indikasi terapi, sehingga data penjualan obat di apotek dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam menggambarkan pola kebutuhan terapi masyarakat serta mendukung perencanaan dan pengelolaan persediaan obat secara lebih efektif di apotek.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Fadholah, A., Artanti, L. O., & Estikomah, S. A. (2021). Analisis Faktor-Faktor dalam Menggunakan Obat Herbal di Lingkungan Kampus Unida Gontor. Pharmasipha-Pharmaceutical Journal of Islamic Pharmacy, 5(1), 25–35. https://scholar.archive.org/work/4mlwt5z5u5bqjoukskqvbpw74a/access/wayback/https://ejournal.unida.gontor.ac.id/index.php/pharmasipha/article/download/5706/pdf_23
Hane, A. R., & Hendra, P. (2025). Analisis Faktor Perilaku Swamedikasi Gout Arthritis : Kajian Persepsi Masyarakat di Kabupaten Ende. Jurnal Locus Penelitian Dan Pengabdian, 4(9), 8585–8597. https://doi.org/10.58344/locus.v4i9.4775
Iqradiya, A., Heriani, & Wijayanti, S. (2025). Gambaran Penjualan dan Investasi Obat Keras Di Apotek “ X ” Kelurahan Pamusian Kota Tarakan Dengan Analisis ABC Periode Oktober 2023 – Oktober 2024. Jurnal Farmasimed (JFM), 7(2), 204–209. https://doi.org/10.35451/jfm.v7i2.2459
Kementerian Kesehatan, R. I. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek. Berita Negara Republik Indonesia, No. 35(1162), 3.
Kustriyani, A., Deviani, D. A., Artemisia, S. D., Prasasti, A., Sriyanti, T., Wijiani, N., Prasetyawan, R. D., Udianto, A. M., Prayudeni, S., Lestari, I. F., & Hidayati, N. (2024). Perbedaan Obat Berdasarkan Nama Generik dan Nama Dagang pada Masyarakat Desa Genteng Kulon. Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS), 2(2), 289–295. https://doi.org/https://doi.org//10.54832/judimas.v2i2.280 Pendahuluan
Masruriati, E., & Septiyana, R. (2024). Manajemen Pengelolaan Obat Tuberkulosis di Puskesmas Brangsong 01. Jurnal Ilmu Keparawatan Dan Kesehatan (JIKK), 1(2), 39–43. https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.18707575
Mona, P. S., Sambou, C., Tampa’i, R., & Lengkey, Y. K. (2022). Profil Swamedikasi Pasien Gout Artritis di Apotek Wilayah Kecamatan Lirung. Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical), 5(1), 42–46. https://doi.org/https://doi.org/10.55724/jbiofartrop.v5i1.329
Nurfadillah, Pambudi, Sakti, R., Khusna, & Khotimatul. (2025). Evaluasi Pengelolaan Obat Tuberkulosis di Puskesmas Purwosari Surakarta. Universitas Sahid Surakarta, 63–64. http://repository.usahidsolo.ac.id/id/eprint/3609
Priyanto, A. (2022). Hubungan Antara Pengetahuan dan Pola Makan dengan Penyakit Gout Artritis pada Lansia. http://repo.uds.ac.id/id/eprint/442
DOI: https://doi.org/10.33024/jfm.v9i2.27591
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.





