The Effect Of Using A Family Planning Decision-Making Aid (Abpk) On Acceptors’ Interest In Choosing Intrauterine Device (Iud) Contraception At Kupang Kota Public Health Center, Bandar Lampung

Iie Patrisia, Rosmiyati Rosmiyati, Anggraini Anggraini, Zarma Zarma

Abstract


Menurut WHO, Keluarga Berencana (KB) membantu pasangan mencegah kehamilan yang tidak direncanakan, mengatur jarak kelahiran, dan menentukan jumlah anak. Keluarga Berencana (KB) adalah upaya meningkatkan kesejahteraan dengan membantu individu atau pasangan mencegah kehamilan yang tidak diinginkan, merencanakan kehamilan diinginkan, serta menentukan jumlah dan jarak kelahirannya. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan alat bantu pengambilan keputusan (ABPK) terhadap minat akseptor dalam pemilihan alat kontrasepsi IUD (Intra Uterin Device) di Puskesmas Kupang Kota Bandar Lampung Tahun 2025. Metode penelitian ini memakai metode kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan bulan Mei tahun 2025 di Puskesmas Kupang Kota Bandar Lampung Tahun 2025, rancangan pre-eksperimental desain One Group Pretest-Postest Design, Populasi penelitian ini akseptor KB baru di Puskesmas Kupang Kota Bndar Lampung pada bulan Januari 2025 sebanyak 25 akseptor baru. Jumlah sampel penelitian ini 25 responden, dengan non probability sampling berjenis total sampling. Uji yang digunakan yaitu uji Wilcoxon Hasil Rata-rata minat Akseptor sebelum diberikan intervensi konseling menggunakan Lembar ABPK adalah 41,20 dengan nilai minimum 34 dan nilai maksimum 57 2. Rata-rata minat Akseptor setelah diberikan intervensi konseling menggunakan Lembar ABPK meningkat menjadi 52,28 dengan nilai minimum 40 dan nilai maksimum 65 dimana terdapat selisih skor ratarata (11,08) 3. Ada Pengaruh Penggunaan Alat Bantu Pengambilan Keputusan (ABPK) Terhadap Minat Akseptor Dalam Pemilihan Alat Kontrasepsi IUD (Intra Uterin Device) di Puskesmas Kupang Kota Bandar Lampung Tahun 2025 (p-value =0,000)

Kata Kunci : ABPK, Kontrasepsi IUD, minat akseptor

 

ABSRACT

 

According to the World Health Organization (WHO), family planning helps couples prevent unplanned pregnancies, regulate birth intervals, and determine the desired number of children. It is an effort to improve well-being by assisting individuals or couples in preventing unwanted pregnancies, planning desired pregnancies, and determining the number and spacing of their children. This study aimed to determine the effect of using a family planning decision-making aid (ABPK) on acceptors’ interest in choosing intrauterine device (IUD) contraception at Kupang Kota Public Health Center, Bandar Lampung, in 2025. This quantitative study was conducted in May 2025 at Kupang Kota Public Health Center using a pre-experimental one-group pretest–posttest design. The study population consisted of 25 new family planning acceptors in January 2025, all of whom were included in the sample using total sampling (non-probability sampling). Use Wilcoxon Test The results showed that the average interest score of acceptors before counseling with the ABPK sheet was 41.20 (minimum score: 34; maximum score: 57). After counseling, the average score increased to 52.28 (minimum score: 40; maximum score: 65), with a mean difference of 11.08. A significant effect was found between the use of the decision-making aid (ABPK) and acceptors’ interest in choosing IUD contraception (p-value = 0.000).

 

Keywords: ABPK, IUD contraception, acceptors’ interest


Keywords


ABPK, Kontrasepsi IUD, minat akseptor

Full Text:

PDF

References


Anjarwati, SSiT., M. P. (2020). Literature Review : Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Kontrasepsi Naskah Publikasi. Jurnal Kesehatan Universitas Aisyiyah Yogyakarta.

Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian. Jakarta : Rineka Cipta.

BKKBN. (2021). Pedoman Pelayanan Kontrasepsi dan Keluarga Berencana. BKKBN : Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

BPS. (2024). Pencapaian Akseptor Keluarga Berencana (KB) Baru Menurut Bulan.

Elza, E. F., Rika Andriyani, & Miratu Megasari. (2023). Pemberian Konseling Pada Ibu Nifas Hari Ke 29-42 Menggunakan ABPK di PMB Ernita Kota Pekanbaru Tahun 2022. Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal), 3(1 SE-Articles). https://doi.org/10.25311/jkt/Vol3.Iss1.1090

Fajaryati, S. N., Prastyoningsih, A., & Bumi, C. (2023). Pengaruh Konseling Kb Iud Dengan Media Lembar Menjadi Akseptor Kb Iud Pasca Persalinan Di Wilayah Kerja PMB Dewi Mardiyanti, STr. Keb Giriwoyo Wonogiri. Jurnal Ilmu Kebidanan Involusi.

Frisilia, M. (2022). Hubungan Dukungan Suami dengan Penggunaan Alat Kontrasepsi pada Pasangan Usia Subur di Wilayah Kerja Pukesmas Marina Permai Kota Palangka Raya The Correlation of Husbans ’ Support With the Use of Contraseption Among Couples of Fertilizing Age in the Worki.

Halimahtussadiah, H., Susilawati, E., & Herinawati, H. (2021). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan IUD Pasca Persalinan Muaro Jambi. Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT), 1(3 SE-), 162–170. https://doi.org/10.56742/nchat.v1i3.26

Ibrahim, F., Astuti, E. R., Claudia, J. G., Mohamad, S., & Olii, N. (2022). Characteristics of Acceptors With the Use of Iud Contraceptive. Jambura Journal of Health Sciences and Research, 4, 78–89. https://doi.org/10.35971/jjhsr.v4i0.13440

Kemenkes RI, K. K. R. (2020). Pedoman Konseling Menggunakan Lembar Balik ABPK. Direktorat Jendral Kesehatan Masyarakat.

Kemenkes RI, K. K. R. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021.

Kostania, G., Kuswati, & Kusmiyati, L. (2018). Pengaruh Konseling Menggunakan Alat Bantu Pengambilan Keputusan (ABPK) Ber- KB Terhadap Penggunaan Kontrasepsi Intra Uterin Device ( IUD ). Jurnal KESMADASKA, 5(2), 83–89. http://jurnal.stikeskusumahusada.ac.id/index.php/JK/article/view/97/137

Nilawarasati, Wahyuni, R., Situmorang, T., & Dewi, E. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Ibu Pasangan Usia Subur (PUS) Terhadap Penggunaan Alat Kontrasepsi Di Desa Rambung Sialang Hilir Tahun 2021. JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN, 1, 170–176. https://doi.org/10.55606/jurrikes.v1i2.438

Notoatmodjo. (2018a). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.

Notoatmodjo. (2018b). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.

Nurcahyani, Lia.Widyastuti, D. (2020). Alat Bantu Pengembilan Keputusan (ABPK) Ber-KB Digital sebagai Inovasi Media Konseling Keluarga Berencana. Jurnal Ilmiah Bidan, 5(2), 10–23.

Nurhasniawati, A. (2020). Pengaruh Penyuluhan KB Peer Group Terhadap Minat Ibu Menggunakan Kontrasepsi IUD; Systematic Review. Poltekes Kalimantan Timur.

Partiwi, N. (2022). Pengaruh Penggunaan Alat Bantu Pengambilan Keputusan Ber-Kb Terhadap Pemilihan Kontrasepsi Intra Uterin Device (Iud) Pada Ibu Post Partum. Jurnal Berita Kesehatan, 15(1), 1–6. https://doi.org/10.58294/jbk.v15i1.79

Perwira, R. G., Ratnawati, R., & Abidin, Z. (2022). Faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi IUD pada Pasangan Usia Subur di Puskesmas Banjarejo Kota Madiun: Factors Related to with Selection of IUD Contraceptives in Couples of Reproductive Age at Puskesmas Banjarejo, Madiun City. Jurnal Surya Medika (JSM), 7(2 SE-Articles), 147–152. https://doi.org/10.33084/jsm.v7i2.2672

Prasida, D. (2023). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Alat Kontrasepsi. JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION, 4, 809–813. https://doi.org/10.55681/jige.v4i2.864

Satria, D., Chairuna, C., & Handayani, S. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan, Dukungan Suami, dan Sikap Ibu dengan Penggunaan Kontrasepsi IUD. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(1), 166. https://doi.org/10.33087/jiubj.v22i1.1772

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatig, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif (Sutopo (ed.); 2nd ed.). Alfabeta.

Sutrisminah, E., Lisani, F., & Hudaya, I. (2023). Faktor yang Memengaruhi Rendahnya Minat Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Intrauterine Device di Kampung Keluarga Berencana. Faletehan Health Journal, 10(01), 41–47. https://doi.org/10.33746/fhj.v10i01.467

Trianingsih, T., Sari, E. P., Hamid, S. A., & Hasbiah, H. (2021). Hubungan Peran Tenaga Kesehatan,Pengetahuan dan Dukungan Suami dengan Akseptor KB IUD di UPTD Puskesmas Pengandonan Kabupaten Ogan Komering Ulu. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(3), 1283–1287. https://doi.org/10.33087/jiubj.v21i3.1737

Yuliyanti, T., Kristiarini, J. J., & Suryantara, B. (2024). The Effect of Post-Placental Intrauterine Contraceptive Devices on Decreasing in Uterine Fundus Height in Postpartum SC Mothers. 13(1), 4–11. https://doi.org/10.35816/jiskh.v13i1.1120




DOI: https://doi.org/10.33024/jkm.v12i07.22631

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati)

Policies

Submissions

Other

Focus and Scope
Section Policies
Peer Review Process
Publication Frequency
Open Access Policy
Online Submissions
Author Guidelines
Copyright Notice
Privacy Statement
Author Fees
Journal Sponsorship
Journal History
Site Map
About this Publishing System