The Relationship Between Mothers’ Nutritional Status And Knowledge And The Incidence Of Diarrhea Among Toddlers At The Tejoagung Community Health Center, Metro City

Hana Zain Nabila, Islamiyati Islamiyati, Prasetyowati Prasetyowati

Abstract


Diare masih menjadi salah satu penyebab utama morbiditas pada balita di Indonesia. Status gizi dan pengetahuan ibu merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dan pengetahuan ibu dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Tejoagung. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 60 ibu yang memiliki balita, dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data pengetahuan ibu dikumpulkan menggunakan kuesioner, status gizi diukur menggunakan timbangan dan stadiometer, sedangkan kejadian diare diperoleh melalui lembar checklist berdasarkan diagnosis. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 41,7% balita mengalami diare, 33,3% balita memiliki status gizi kurang, dan 40,0% ibu memiliki pengetahuan kurang. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan antara status gizi dengan kejadian diare pada balita (p-value = 0,002) dan terdapat hubungan antara pengetahuan ibu dengan kejadian diare pada balita (p-value = 0,008). Simpulan penelitian menunjukkan bahwa status gizi dan pengetahuan ibu berhubungan dengan kejadian diare pada balita. Edukasi kesehatan serta pemantauan status gizi secara berkala perlu ditingkatkan sebagai upaya pencegahan diare pada balita.

 

Kata kunci: diare, balita, status gizi, pengetahuan ibu

 

ABSTRACT

 

Diarrhea remains one of the leading causes of morbidity among children under five in Indonesia. Nutritional status and maternal knowledge are factors associated with the incidence of diarrhea in toddlers. This study aimed to determine the relationship between nutritional status and maternal knowledge with diarrhea incidence among toddlers at Puskesmas Tejoagung. This study used a quantitative analytic design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 60 mothers with toddlers selected using accidental sampling technique. Maternal knowledge data were collected using a structured questionnaire, nutritional status was measured using weighing scales and a stadiometer, while diarrhea incidence data were obtained through a checklist based on medical diagnosis. Data were analyzed using the Chi-square test with a 95% confidence level. The results showed that 41.7% of toddlers experienced diarrhea, 33.3% had poor nutritional status, and 40.0% of mothers had low knowledge levels. Statistical analysis showed a significant relationship between nutritional status and diarrhea incidence (p-value = 0.002) and a significant relationship between maternal knowledge and diarrhea incidence (p-value = 0.008). In conclusion, nutritional status and maternal knowledge were significantly associated with diarrhea incidence among toddlers. Health education and regular nutritional monitoring should be improved as efforts to prevent diarrhea among toddlers.

 

Keywords: diarrhea, toddler, nutritional status, maternal knowledge


Full Text:

PDF

References


Adiputra, I. M. S., Trisnadewi, N. W., Oktaviani, N. P. W., Munthe, S. A., Hulu, V. T., Budiastutik, I., Faridi, A., Ramdany, R., Fitriani, R. J., Tania, P. O. A., Rahmiati, B. F., Lusiana, S. A., Susilawaty, A., Sianturi, E., & Suryana. (2021). Metodologi penelitian kesehatan. Yayasan Kita Menulis.

Alfianur, A., Zayendra, T., Mandira, T. M., Farma, R., & Ismaya, N. A. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita di Puskesmas Rejosari Kota Pekanbaru. Jurnal Edu Masda, 5(1), 54–60. https://doi.org/10.52118/edumasda.v5i1.116

Aolina, D., Sriagustini, I., & Supriyani, T. (2020). Hubungan antara faktor lingkungan dengan kejadian diare pada masyarakat. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia, 1(1), 38–47.

Arsi, R., Saputra, A. U., Fauziah, N. A., & Agustina, T. W. A. (2025). Hubungan status gizi dan personal hygiene dengan kejadian diare pada balita di Poliklinik Mapolda Sumsel. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA, 8(1). https://doi.org/10.32524/jksp.v8i1.1401

Dinas Kesehatan Kota Metro. (2023). Profil kesehatan Kota Metro tahun 2023.

Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. (2023). Profil kesehatan Provinsi Lampung tahun 2023.

Ernawati, W., Dhamayanti, R., & Widiastini, P. M. F. (2024). Hubungan tingkat pendidikan dan pekerjaan ibu dengan kejadian diare pada balita. Jurnal Kesehatan Terapan, 10(2), 145–152. https://doi.org/10.54816/jk.v10i2.762

Fitriani, N., Darmawan, A., & Puspasari, A. (2021). Analisis faktor risiko terjadinya diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pakuan Baru Kota Jambi. Dedikasi Medis: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat FKIK UNJA, 4(1), 154–164. https://doi.org/10.22437/medicaldedication.v4i1.13472

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan Indonesia tahun 2023.

Khofifah, N., Yuniarti, & Rizani, A. (2023). Hubungan status gizi dengan kejadian diare pada balita di Puskesmas Martapura 1 Kabupaten Banjar. Jurnal Skala Kesehatan, 14(2), 111–118.

Miswan, Firyanti, & Hamidah. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita. Jurnal Kolaboratif Sains, 6(6), 536–543. https://doi.org/10.56338/jks.v6i6.3676

Oktariana, M., Hariyanti, R., Riya, R., & Sulastri, S. (2023). Hubungan status gizi dan status imunisasi dengan kejadian diare pada balita di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi. Jurnal Ilmiah Ners Indonesia, 4(2), 198–206. https://doi.org/10.22437/jini.v4i2.27518

Putri, O. R., Hamdiah, D., & Sari, R. (2024). Hubungan pengetahuan, pekerjaan, dan pendidikan ibu dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Singandaru. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 5(2).

Ramon, A., Wati, N., Oktavidiati, E., & Wulandari, N. (2021). Hubungan pengetahuan dan perilaku ibu dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kelam Tengah Kabupaten Kaur. Jurnal Ilmiah, 16(1), 46–52.

Rahmaniu, Y., Dangnga, M. S., & Madjid, A. (2022). Hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Lapadde Kota Parepare. Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan, 5(2), 217–224. https://doi.org/10.31850/makes.v5i2.930

Rismayani, R., Sari, F., Rismawati, R., Hermawati, D., & Arlenti, L. (2023). Edukasi makanan pendamping ASI sebagai upaya peningkatan daya tahan tubuh balita di Posyandu Desa Pematang Balam. Jurnal Besemah, 2(1), 27–36. https://doi.org/10.58222/jurnalbesemah.v2i1.117

Safitri, N. A. D., Mardiah, A., Sherliyanah, & Benvenuto, A. F. (2025). Hubungan pengetahuan ibu, pendapatan, dan sarana air bersih terhadap kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Dompu Kabupaten Dompu. Jurnal Kesehatan, 13(1), 355–363.

Sasmito, P., Setyosunu, D. S., Irmawati, S., Natsir, R. M., & Sutriyawan, A. (2023). Riwayat status gizi, pemberian ASI eksklusif dan kejadian diare pada balita. Holistik Jurnal Kesehatan, 17(5), 431–438. https://doi.org/10.33024/hjk.v17i5.12409

Wibowo, M. A. A., & Kusumawardani, R. K. (2024). Gambaran sanitasi, kebersihan, dan keluhan diare pada balita usia 12–59 bulan di UPTD Puskesmas Rengas Kota Tangerang Selatan tahun 2023. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(1), 1–12. https://doi.org/10.15408/jrph.v6i1.37745

Yulistya Hani, Rokhayati, E., & Putra, D. A. (2022). Hubungan pengetahuan ibu tentang diare dengan kejadian diare pada balita di wilayah Kecamatan Jebres Surakarta. Jurnal Medis Plexus, 1(6), 219–223. https://doi.org/10.20961/plexus.v1i6.512




DOI: https://doi.org/10.33024/jkm.v12i5.25727

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati)

Policies

Submissions

Other

Focus and Scope
Section Policies
Peer Review Process
Publication Frequency
Open Access Policy
Online Submissions
Author Guidelines
Copyright Notice
Privacy Statement
Author Fees
Journal Sponsorship
Journal History
Site Map
About this Publishing System