EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN INFEKSI SALURAN KEMIH (ISK) DI INSTALASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT IMANUEL WAY HALIM PERIODE JULI-DESEMBER 2022

Rita Suprehaten, Martianus Perangin Angin, Muhammad Rudy

Sari


Abstrak: Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan infeksi yang terjadi pada saluran kemih ditandai dengan pertumbuhan dan perkembangbiakan bakteri di dalam saluran kemih yang dapat menjalar hingga ke ginjal, Kasus penderita Infeksi Saluran Kemih di Indonesia tergolong cukup banyak, mencapai 90-100 kasus per 100.000 penduduk pertahun. Antibiotik adalah zat kimia yang dihasilkan dari fungi atau bakteri, yang mempunyai khasiat mematikan atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme patogen, toksisitasnya pada manusia relatif kecil. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran cara penggunaan antibiotik pada pasien ISK yang meliputi jenis dan golongan antibiotik dan mengidentifikasi jumlah pengobatan antibiotik yang rasional pada pasien ISK. Penelitian ini dilakukan dengan cara deskriptif dengan menggunakan rancangan penelitian purposive sampling, data diperoleh dari rekam medik pasien infeksi saluran kemih di Rumah Sakit Imanuel Way Halim. Hasil menunjukkan bahwa ada 69 pasien yang menggunakan antibiotik dan memenuhi kriteria inklusi sebagai objek penelitian, jenis antibiotik yang paling banyak digunakan adalah kombinasi monuril ndengan urinter sebesar (14,49%), antibiotik monuril, antibiotik urinter, antibiotik urogetic . Rasionalitas penggunaan antibiotik berdasarkan tepat diagnosa (100%), tepat indikasi (100%), tepat dosis (100%), tepat pasien (100%), tepat cara pemberian (100%). Penggunaan antibiotik pada pasien infeksi saluran kemih di instalasi rawat jalan rumah sakit Imanuel Way Halim sudah rasionalitas.

Kata Kunci


Infeksi Saluran Kemih, Pasien Rawat Jalan, Evaluasi Penggunaan Antibiotik

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Al-Badr, Ahmed, dan Al-Shaikh, Ghadeer. (2013). Recurrent Urinary Tract Infections Management in Women. Sultan Qaboos University Med J, August 2013, Vol. 13, Iss. 3, pp. 359-367.

Baeti T. N., Pratiwi, R. I., & Prastiwi, R. S. (2021). Gambaran Terapi Antibiotika Pada Penderita Infeksi Saluran Kemih Di Rawar Inap Klinik Utama Amanda Puwokerto(Doctoral dissertation, Politeknik Harapan Bersama Tegal.

Berardy, R.R, dan Lynda, S.W., (2005), Peptic Ulcer Disease dalam Pharmacotherapy a Phatophysiologic Approach, Sixth Edition,

McGrawHill, Medical Publishing Division by The McGra-Hill Companies.

Bolton M, Horvath DJ Jr, Cortado H. Intrauterine growth restriction is a direct consequence of localized maternal uropathogenic Escherichia coli cystitis. Plos One. (2012); 7: 338-97

Cunningham FG, Leveno KJ, Bloom SL, Hauth JC, Rouse DJ, Spong CY. Williams Obstetrics 23rd ed. USA: McGraw-Hill. 2010.

Coyle, E.A & Prince, R.A. (2014). “Urinary Tract Infections and Prostatitis” dalam DiPiro, J.T. et al. (Ed.) Pharmacotherapy: a pathophysiologic approach, Ninth Edition. New York: McGraw-Hill Medical.

Fajrihatin N.K.Mantu (2015). Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Infeksi Saluran Kemih. UNSRAT, 6.

Flores-Mireles, et al. (2015). Urinary Tract Infection: Epidemiology, Mechanisms of Infection and Treatment Options. Nature Review Volume 13: Macmillan Publishers Limited.

Goodman & Gilman, (2014), Dasar Farmakologi Terapi, Edisi 10, Editor Joel. G.Hardman & Lee E. Limbird, Konsultan Editor Alfred Goodman Gilman, Diterjemahkan oleh Tim Alih Bahasa Sekolah Farmasi ITB, Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta.

Grabe M., et al., (2015), Guidlines on Urological Infections, European Association of Urology (EEU), 11.

Katzung, B. G., & Trevor, A. J. (Penyunt.). (2015). Basic & Clinical Pharmacology (13th Edition ed.). San Fransisco, USA: McGraw-Hill.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, (2011)a, Modul Penggunaan Obat Rasional, Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Jakarta, hal. 3-8.

Lamparis (2001) : Penggunaan klinis Agen Antibiotik. In Farmkologi Dasar dan Klinik (pp. 192- 197).

Liu, Fengping, et al. (2017). Alterations of Urinary Microbiota in Type 2 Diabetes Mellitus with Hypertension and/or Hyperlipidemia. Frontiers in Physiology March 2017, Volume 8, Article 126.

Lisni, Dini, Nita (2016), Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Infeksi Saluran Kemih Di Salah Satu Rumah Sakit Kota Bandung

Mycek, Mary J., Richard A. Harvey, and Pamela C. Champe. 2001. Farmakologi Ulasan Bergambar Edis 2. Jakarta: Widya Medika.

Nguyen HB, Rivers E, Abrahamian M, Moran G, Abrahamian E, Trzeciak S, et al. Srvrtr Sepsis and Septic Shock: review of the literature and emergrncy departmrnt management guidelines. Annals of Emergency Med. 2006;48(1):28-48.

Pezzani, Maria Diletta & Antinori, Spinello. (2018). “Introduction to Urinary Tract Infections: An Overview on Epidemiology, Risk Factors, Microbiology and Treatment Options” dalam Massimo Tonolini (Ed.) Imaging and Intervention in Urinary Tract Infections and Urosepsis. Switzerland: Springer International Publishing.Tessy, A. &

Suwanto, A., 2001. Infeksi Saluran Kemih dalam Buku Ajar Ilmu Jilid II E. Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, ed., Jakarta.

Utami, E.R. (2011). Antibiotika, Resistensi dan Rasionalitas Terapi. El-hayah Vol.1, No.4 dalam Mnaf, S., Chaidir, J. 1994. Obat Antimikroba.. Jakarta: EGC.

WHO. (2008). The International Pharmacopoeia. Fourth Edition. Electrinic Version Geneva. Word Health Organization.

Risdani, et al (2021) “Infeksi Saluran Kemih, Kateter, Urin”

Rospond, Raylene M. “Peniliaian nyeri.” AHRQ Publication No (2009): 02-E032.

Rose, Warren E. & Matthias, Kathryn R. (2013). “Urinary Tract Infection” dalam DiPiro, J. et al. (Ed.) Pharmacotherapy Principles and Practice, Third Edition. New York: McGraw Hill Professional.

Setiati Siti, et al. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam . 6th rev. Jakarta : Internal Publishing Pusat Penerbitan Ilmu Penyakit Dalam; 2015. h. 2014 -1134

Sotelo, T. And Westney, L. (2003). Recurent Urinary Tract Infection in Women. Curr Women’s Health.

Sukandar E. Infeksi Saluran Kemih Pasien Dewasa.Edisi 4. Lembaga Penerbitan Ilmu Penyakit Dalam FKUI. Jakarta. 2006. Hal 564.

Tessy A, Ardayo, Suwanto. Infeksi Saluran Kemih dalam Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Jilid 1. Edisi 3. Jakarta : Balai Penerbit FKUI; 2001. H. 369

Zanetti, G., Paparella, S ., Trinchiero, A., Prezioso, D., Rocco, F., dan Naber, K. G.(2008). Infection and Urolithiasis: Current Clinical Evidence in Prophilaxis and Antibiotic Therapy. Ach ital Urol Androl, 80(1), 5-12.




DOI: https://doi.org/10.33024/jikk.v11i1.12984

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc4.footer##

Pendidikan Dokter Universitas Malahayati Lampung



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.