Gambaran Skoring Kuesioner Puma Dengan Peak Flow Meter Pada Petugas Keamanan Di RSUD DR. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung
Sari
Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan masalah kesehatan global yang dapat menyebabkan kecacatan hingga kematian. Banyak kasus PPOK tidak terdiagnosis, terutama di layanan kesehatan primer, karena gejala yang ringan atau tidak muncul sama sekali. Kuesioner PUMA adalah alat skrining sederhana dan efektif untuk mengidentifikasi individu dengan risiko tinggi PPOK. Selain itu, pengukuran fungsi paru menggunakan peak flow meter dapat mendukung deteksi dini. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan skor kuesioner PUMA dengan hasil pengukuran laju ekspirasi puncak (APE) pada petugas keamanan di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek. Sebanyak 63 orang menjadi partisipan dalam studi kuantitatif dengan desain potong lintang ini. Data dikumpulkan melalui kuesioner PUMA dan pemeriksaan APE menggunakan peak flow meter. Hasil menunjukkan bahwa 32 orang (50,8%) memperoleh skor 1 pada kuesioner PUMA, 21 orang (33,3%) skor 2, 8 orang (12,7%) skor 3, dan 2 orang (3,2%) skor 4. Berdasarkan APE, sebanyak 24 orang (38,1%) memiliki nilai normal, 2 orang (3,2%) memiliki nilai <50% dari normal, dan 37 orang (58,7%) berada pada kisaran 50%–80% dari nilai normal. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar petugas keamanan berisiko mengalami gangguan fungsi paru, sehingga penting dilakukan skrining dan pencegahan sejak dini pada kelompok pekerja beresiko.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Au-Doung et al. 2022. PUMA screening tool to detect COPD in high-risk patients in Chinese primary care A validation study. PLOS ONE, 17(9), Pg. 1-14.
Boers et al. 2023. Global Burden of Chronic Obstructive Pulmonary Disease Through 2050. JAMA Network Open, 6(12), Pg. 1-12.
DeVrieze, B. W., Goldin, J., dan Giwa, Al O. 2024. Peak Flow Rate Measurement. StatPearls.
GOLD. 2025. GOLD COPD report: 2025 update. In The Lancet. Respiratory medicine
Lutfi MZ, Arifianto, Mariyati. 2021. Hubungan Derajat Obstruksi Paru Dengan Kualitas Hidup Pasien Penyakit Paru Obstruksi Kronis (Ppok) Di Rumah Sakit Paru Dr. Ario Wirawan Salatiga. Jurnal Ners Widya Husada 8(1).Putra K. P., Kinasi, A., dan Nugraha A. P. 2019. Analisis Perbedaan Peak Expiratory Flow (PEF) Pada Atlet Olahraga Renang dan Lari. Journal of Health, 6(1), 31-36.
Novziransyah N., Veronica S., dan Balatif F. 2022. Penyuluhan dan Pengukuran Fungsi Paru Menggunakan Peak Flow Meter pada Buruh Pabrik Aspal PT. Karya Murni Patumbak Deli Serdang. Jurnal Pengabdian Masyarakat, Vol. 1, No. 2, Hal. 1-8.
PDPI. 2023. Penyakit Paru Obstruktif Kronik (Ppok) Pedoman Diagnosis Dan Penatalaksanaan Di Indonesia.
Pneumobile Project Indonesia. 1992. Nilai Fungsi Faal Paru Indonesia.
Pradjnaparamita. 1997. Persiapan Pemeriksaan APE dalam Pelangi Asma. Jakarta:PDPI.
Pugu MR, Riyanto Sugeng, Rofiq NH. 2024. Metodologi Penelitian Konspe, Strategi, Dan Aplikasi. Sonpedia Publishing Indonesia.
Riyadi, S., & Handayani, S. 2021. Determinan Perilaku Merokok Remaja Di Kulon Progo Yogyakarta. Holistic Nursing Science, 9-18.
Saminan. 2016. Efek Perilaku Merokok Terhadp Saluran Pernapasan. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala, 16(3), 1-4.
Sekarini, R. A., Hendryanny, E., Surialaga, S., Guntara, A., dan Garna, H. 2019. Pengaruh Lama Kerja terhadap Fungsi Paru pada Supir Angkot Jurusan Cimah di Terminal Leuwi Panjang Bandung. Jurnal Integrasi Kesehatan & Sains, 1(1), 21-24.
Sekeronej, D. P., Saija A. F., dan Kailolaz, N. E. 2020. Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Tentang Perilaku Merokok Pada Remaja Di Smk Negeri 3 Ambon Tahun 2019. Pattimura Medical Review, 2(1), 59-70.
Soemarwoto RAS, Jamsari, Yanwirasati, et al. 2021. Significant Association of Adam 33 Polymorphism with COPD in Javanese Population of Indonesia. Indian Journal od Forensic Medicine & Toxicology, 15(4), 2264-2272.
Soemarwoto RAS. 2019. Decreased plasma epidermal growth factor (EGF) levels in patients with severe chronic obstructive pulmonary disease. Pneumologia; 68(1): 21-26.
Su, K. C., Hsiao, Y. H., Ko, H. K., Chou, K. T., Jeng, T. H., Perng, D. W. 2024. The Accuracy of PUMA Questionnaire in Combination With Peak Expiratory Flow Rate to Identify At-risk, Undiagnosed COPD Patients. Archivos de Bronconeumología, 737-745.
Swarjana, I Ketut. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan Tuntunan Praktis Pembuatan Proposal Penelitian. Penerbit ANDI.
Varela M, Oca M, Wehrmeister F, Rodriguez C, Ramirez L, Menezes A. 2019. External validation of the PUMA COPD diagnostic questionnaire in a general practice sample and the PLATINO study population. International Journal of Chronic Obstructive Pulmonary Disease, (14), Pg. 1901-1911.
World Health Organization (WHO). 2024. Chronic Obstructive Pulmonary Disease.
DOI: https://doi.org/10.33024/jikk.v13i1.20708
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-nc4.footer##
Pendidikan Dokter Universitas Malahayati Lampung

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
_JIKK_2024-2.pdf_.png)

1.png)
.png)
.png)
.png)
.jpg)



