Laporan Kasus: Penatalaksanaan Asma Berat Pada Pasien Dengan Pneumonia Dan Diabetes Mellitus
Sari
Asma adalah penyakit saluran napas yang bersifat heterogen dan kronis. Asma sering kali disertai dengan berbagai penyakit penyerta yang dapat memengaruhi intensitas klinis dan tingkat keparahan asma. Di sini kami menyajikan laporan kasus seorang pasien yang didiagnosis dengan asma berat, infeksi kronis, dan penyakit degeneratif. Seorang wanita berusia 69 tahun dengan asma berat yang tidak terkontrol menderita mengi dan sesak napas yang terus-menerus. Pasien didiagnosis menderita asma 12 tahun sebelumnya. Sesak napas dipengaruhi oleh cuaca dingin, aktivitas berat, dan disertai suara mengi. Keluhan lainnya termasuk demam dan batuk. Asmanya tidak terkontrol meskipun menggunakan budesonide 160 µg + formoterol 4,5 µg dua kali sehari. Pasien juga memiliki hipertensi dan diabetes melitus yang tidak terkontrol. Pemeriksaan spirometri menunjukkan pola obstruktif dengan obstruksi jalan napas yang reversibel setelah pemberian bronkodilator. Pada pemeriksaan laboratorium ditemukan peningkatan jumlah sel darah putih, gula darah tinggi, HbA1c 10,1%, dan ditemukan hifa pada kultur dahak. Pasien diberikan terapi aminophylline secara IV, vancomycin, furosemide, methylprednisolone, dan salbutamol 3,01 mg + budesonide 0,5 mg. Kasus ini menekankan pentingnya pendekatan multidisipliner dalam penatalaksanaan asma berat pada pasien dengan komorbiditas infeksi dan diabetes. Evaluasi menyeluruh terhadap penyakit komorbid menjadi kunci untuk mencapai kontrol penyakit yang optimal.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
ADA. (2020). Standards of Medical Care in Diabetes. The Journal of Clinical and Applied Research and Education, 43(1).
Cilloniz, C., Torres, A. (2024). Diabetes Mellitus and Pneumococcal Pneumonia. Diagnostics, 14(8), 859.
GINA. (2023). Global Strategy for Asthma Management and Prevention (2023 update). [online] [Diakses Juni 2025]. Tersedia di: https://ginasthma.org./
GINA. (2024). Difficult-to-Treat & Severe Asthma in Adolescent and Adult Patients (2024 update). [online] [Diakses Juni 2025]. Tersedia dari: https://ginasthma.org./
Huang, D., He, D., Gong, L., Wang, W., Yang, L., Zhang, Z., dkk. (2021). Clinical characteristics and risk factors associated with mortality in patients with severe community-acquired pneumonia and type 2 diabetes mellitus. Crit Care, 25, 419.
Kemenkes RI. (2019). Laporan Nasional RISKESDAS 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan: Jakarta.
Lee, M. S., Oh, J. Y., Kang, C. I., Kim, E. U., Park, S., Rhee, dkk. (2018). Guideline for Antibiotics Use in Adults with Community-acquired Pneumonia. Infect Chemother, 50(2), 160-198.
Mustofa, S. & Baladika, D. T. P. (2023). Occupational Asthma. Jurnal Kedokteran Universitas Lampung, 7(2), 84-88.
Mustofa, S., Infianto, A., Soemarwoto, R. A., Saputra, T. T., HS, F. R., & Dorisman, H. (2023). Aktualisasi Manajemen Tatalaksana Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) dan Asma pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Kota Metro. JPM (Jurnal Pengabdian Masyakat) Ruwa Jurai, 8(2), 66-70.
Mustofa, S., Jati, P. K., Ayu, P. R., Graharti, R., Dorisman, H., & Soemarwoto, R. A. S. (2025). Sebuah Kasus Jarang: Sindrom Hipoventilasi Obesitas dengan Obstructive Sleep Apnea. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 12(2).
Mustofa, S., & Patongai, F. M. R. (2023). Bronkitis Akibat Kerja: Patogenesis, Diagnosis, Penatalaksanaan dan Pencegahan. Jurnal Agromedicine, 10(2), 27-38.
Mustofa, S., Ramadhan, M. A., Putri, G. T., Carolia, N., & Wisnugroho, C. (2024). Laporan Kasus Asma Eksaserbasi Sedang pada Pasien Asma Berat Tidak Terkontrol dengan Obesitas dan Anemia. Jurnal Kedokteran Raflesia, 10(2), 84–93.
PDPI. (2022). Pneumonia Komunitas: Pedoman Diagnosis dan Penatalaksaan di Indonesia. Jakarta: PDPI.
Perdani, R.R.W. (2019). Asma bronkial Pada Anak. Jurnal Kedokteran Universitas Lampung, 3(1), 154–159.
PERKENI. (2019). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia. Jakarta: PERKENI.
Soemarwoto, R.A., Baladika, D.T.P.B., Mustofa, S., Wibowo, A., Ekawati, D., & Yunus, F. (2024). Correlation of Urinary Bromotyrosine Levels with Mild to Moderate Asthma Outpatients and Blood Eosinophils After Montelukast, Beclomethasone-Formoterol and Combination Therapy. Chest Journal, 166(4):A6445.
Susanto, A. D., Purwitasari, M., Antariksa, B., Soemarwoto, R. A., & Mustofa, S. (2018). Dampak Polusi Udara terhadap Asma. Jurnal Kedokteran Universitas Lampung, 2(2), 162-173.
WHO. (2024). Asthma. [online] [Diakses Juni 2025]. Tersedia dari: https://www.who.int/
Reddel, H. K., Bateman, E. D., & Becker, A. (2021). Strategies for managing severe asthma: The impact of biomarker-driven treatment. The Lancet Respiratory Medicine, 9(4), 324-335.
Lai, C. K., de Guia, T. S., & Ohta, K. (2022). Epidemiology of asthma in adult populations in Asia: A review of available data. Asia Pacific Allergy, 12(1), 1-9.
Tariq, S. M., & Iqbal, M. (2021). The Role of Genetic Factors in Asthma Development: A Comprehensive Review. International Journal of Medical Sciences, 18(5), 1192-1200.
Khan, A. S., & Malik, S. (2020). Impact of Comorbidities on Asthma Management. Journal of Asthma, 57(8), 826-834.
Wang, Z., Li, L., & Li, J. (2023). Asthma and Diabetes Mellitus: A Review of the Mechanisms and Treatment Approaches. International Journal of Chronic Obstructive Pulmonary Disease, 18, 2437-2446.
DOI: https://doi.org/10.33024/jikk.v13i1.21076
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-nc4.footer##
Pendidikan Dokter Universitas Malahayati Lampung

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
_JIKK_2024-2.pdf_.png)

1.png)
.png)
.png)
.png)
.jpg)



