Hubungan Pemberian Asi Eksklusif Dengan Perkembangan Motorik Halus Bayi Usia 6–12 Bulan Di Puskesmas Rawat Inap Karya Wanita Kota Pekanbaru
Sari
Perkembangan motorik halus merupakan indikator penting tumbuh kembang anak. ASI eksklusif berperan dalam mendukung perkembangan optimal bayi usia 6–12 bulan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan perkembangan motorik halus bayi di Puskesmas Rawat Inap Karya Wanita Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif cross-sectional dengan 37 responden yang dipilih secara consecutive sampling. Data dikumpulkan menggunakan KPSP dan dianalisis dengan uji Chi-Square (α = 0,05). Hasil menunjukkan 23 bayi (62,2%) mendapat ASI eksklusif dan 14 bayi (37,8%) tidak. Sebagian besar bayi dengan ASI eksklusif memiliki perkembangan sesuai (73,9%), sedangkan bayi tanpa ASI eksklusif sebagian besar tidak sesuai (64,3%). Terdapat hubungan signifikan antara ASI eksklusif dan perkembangan motorik halus (p = 0,022). Kesimpulannya, ASI eksklusif berhubungan dengan perkembangan motorik halus yang lebih baik, sehingga perlu ditingkatkan melalui edukasi kesehatan.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Akinbi, O., & Babatunde, A. (2021). Effect of breastfeeding practices on psychomotor development. Biomedical Journal of Scientific & Technical Research, 40(5). Retrieved from https://biomedres.us/pdfs/BJSTR.MS.ID.007856.pdf
An-Nisa, H., Souvriyanti, E., & Arifandi, F. (2023). Pengaruh pemberian ASI eksklusif dan ASI non eksklusif terhadap perkembangan bayi 0–12 bulan di Rumah Sakit YARSI Jakarta. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 3(1), 73–83.
Azzubaidi, J. A. S., Safitri, A., Karsa, N. S., Laddo, N., & Makmun, A. (2023). Perbandingan status gizi terhadap bayi 6–12 bulan mengkonsumsi ASI eksklusif dengan konsumsi susu formula. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 3(2), 130–137.
Dhamayanti, R., Anggraini, A., & Sari, N. (2022). Perbedaan kejadian sakit pada bayi usia 7–12 bulan yang memperoleh ASI eksklusif dengan yang memperoleh susu formula di Puskesmas Grogol Kediri tahun 2017. Indonesian Journal of Health and Medicine, 2(3), 367–374.
Ernawati, D., Ismarwati, I., & Hutapea, H. P. (2019). Analisis kandungan Fe dalam air susu ibu (ASI) pada ibu menyusui. Jurnal Ners dan Kebidanan, 6(1), 51–55.
Fajriyah, A. N., Sulistyorini, Y., & Handajani, R. (2021). Relationship of breastfeeding with gross and fine motor skills development in infant 6–12 months. Journal of Vocational Nursing, 2(1), 45–52. Retrieved from https://ejournal.unair.ac.id/JoViN/article/download/26434/14252/106286
Fika, R., Rezeki, S., Damayanty, Y., Yudiyanto, A. R., & Silaban, M. A. B. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian susu formula pada bayi 0–6 bulan di Puskesmas Tanoh Alas Kabupaten Aceh Tenggara tahun 2023. JRIKUF: Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum, 2(1), 167–180. https://doi.org/10.57213/jrikuf.v2i1.190
Gebru, T. T., Alemayehu, A., Teka, H. T., & Belachew, T. (2023). Evaluating the association between duration of breastfeeding and fine motor development among children aged 20 to 24 months in Butajira, Ethiopia: A case-control study. BMC Pediatrics, 23, 123. https://doi.org/10.1186/s12887-023-04391-6
Husain, H., Limbong, T., Subriah, S., Ningsi, A., & Sonda, M. (2023). Edukasi teknik menyusui yang benar pada ibu nifas. J-ABDI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(7), 1539–1544.
Ipsan, N. C., & Dewanto. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian susu formula pada bayi usia 6 bulan di Posyandu Bougenville Jakarta Barat tahun 2020. Ebers Papyrus: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 27(1), 62–74.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Pedoman pelaksanaan stimulasi, deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang anak di tingkat pelayanan kesehatan dasar. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Ramadhanintyas, K. N. (2022). Penyuluhan pentingnya pemberian makan bayi dan anak (PMBA). Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan, 1(1), 38–43.
Reva, A., Sari, H. L. K., & Husna, M. (2023). Pengaruh pemberian ASI eksklusif terhadap penambahan berat badan normal bayi usia 0–6 bulan. Feminina: Jurnal Ilmiah Kebidanan, 3(1), 156–162.
Sarih, K. (2020). Pengaruh Pemberian Daun Kelor (Moringa Oleifera) Pada Ibu Hamil Dan Menyusui Terhadap Kualitas Asi Dan
Perkembangan Anak Usia 18–24 Bulan Di Kabupaten Jeneponto (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).
World Health Organization. (2023). Breastfeeding. Retrieved from https://www.who.int/healthtopics/breastfeeding#tab=tab_2
Yuliati, N. (2018). Keajaiban ASI: Makanan terbaik untuk kesehatan, kecerdasan, dan kelincahan si kecil. Yogyakarta: ANDI.
DOI: https://doi.org/10.33024/jikk.v13i3.22594
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-nc4.footer##
Pendidikan Dokter Universitas Malahayati Lampung

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
_JIKK_2024-2.pdf_.png)

1.png)
.png)
.png)
.png)
.jpg)



