Evaluasi Tata Kelola Mutu Terhadap Capaian Kinerja Indikator Nasional Mutu (INM) Di Puskesmas Kabupaten Lampung Utara: Studi Kualitatif

Biantara Suri, Wayan Aryawati, Christin Angelina

Sari


Dari 9.918 Puskesmas terakreditasi hingga Agustus 2024, sebanyak 4.250 Puskesmas tidak melaporkan Indikator Nasional Mutu (INM) pasca akreditasi dengan kualitas data yang belum mencerminkan kondisi ndica. Penelitian ini bertujuan menganalisis evaluasi tata kelola mutu terhadap capaian kinerja INM di Puskesmas Kabupaten Lampung Utara tahun 2023–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen terhadap 8 informan dari Dinas Kesehatan, Kepala Puskesmas, dan penanggung jawab mutu pada tiga Puskesmas dengan strata akreditasi berbeda (Paripurna, Utama, dan Madya). Validasi data menggunakan aspek kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan faktor input belum memenuhi standar akibat ketidaksesuaian SDM, keterbatasan anggaran, dan lemahnya komitmen staf. Siklus USEPDSA (Use-Set-Execute-Plan-Do-Study-Act) sebagai kerangka pengelolaan mutu belum berjalan optimal, terutama pada tahap pengukuran, evaluasi, dan standarisasi. Temuan paling dominan ndica tidak dilakukannya validasi capaian INM di ndicat Puskesmas, yang tercermin dari dua ndicator bermasalah: (1) pelayanan ANC sesuai standar dengan variasi ekstrim 0%–100%, dan (2) kepuasan pengguna layanan yang hanya dilaporkan pada Juni 2024 dengan rentang 74,81%–98,47%. Capaian INM tahun 2023–2024 secara keseluruhan menunjukkan peningkatan yang fluktuatif. Diperlukan implementasi USEPDSA secara optimal, penguatan validasi data, dan pelaporan INM yang konsisten dengan dukungan penuh Dinas Kesehatan.


Kata Kunci


Puskesmas; Tata Kelola Mutu; Input; Proses USEPDSA; Output; INM

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Afiyah, N., & Ayuningtyas, D. (2024). Analisis implementasi tata kelola mutu dalam pencapaian Indikator Nasional Mutu (INM) di Puskesmas Kota Depok Provinsi Jawa Barat tahun 2022-2023. Action Research Literate, 8(8), 2343–2350.

Ainurrahmah, Y. (2017). Pengaruh manajemen pusat kesehatan masyarakat terhadap akses pelayanan kesehatan untuk mewujudkan mutu pelayanan kesehatan. Jurnal Publik: Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Administrasi Negara, 11(2), 239–256.

Aini, R., Semiarty, R., & Nursal, D. G. A. (2021). Mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas terakreditasi di Kota Padang. Human Care Journal, 6(1), 139–145.

Anwar, G., & Abdullah, N. N. (2021). The impact of human resource management practice on organizational performance. International Journal of Engineering, Business and Management (IJEBM), 5(1), 1–13.

Azwar, A. (1998). Pengantar administrasi kesehatan (Edisi ketiga). Binarupa Aksara.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.

Coffelt, D., & Hendrickson, C. (2019). Fundamentals of infrastructure management (3rd ed.). Carnegie Mellon University.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara. (2023). Distribusi Indikator Nasional Mutu Kabupaten Lampung Utara Tahun 2023. Lampung Utara.

Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara. (2024). Distribusi Indikator Nasional Mutu Kabupaten Lampung Utara Tahun 2024. Lampung Utara.

Donabedian, A. (2017). An introduction to quality assurance in health care. Oxford University Press.

Gaspersz, V. (2006). Metode peningkatan kualitas PDSA. Vinchristo Publication.

Handayani, S., Tahir, M., & Sakinah, S. (2022). Hubungan organisasi dengan peningkatan mutu pelayanan Puskesmas Baranti Kabupaten Sidrap. Journal of Public Health and Health Administration, 1(1), 9–15.

Hidayat, D., & Umar, Z. (2024). Analisis kelengkapan fasilitas sarana di UPTD Puskesmas Muara Wis. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 5(4), 4129–4133.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2022 tentang Indikator Nasional Mutu Pelayanan Kesehatan. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2022 tentang Akreditasi Pusat Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Evaluasi Indikator Nasional Mutu Puskesmas Tahun 2024. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2024 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Kemenkes RI.

Maullina, R., Hariyati, T. S., & Novayelinda, R. (2018). Perbedaan mutu layanan antara Puskesmas terakreditasi dan belum terakreditasi. Jurnal Keperawatan Indonesia, 21(2), 112–119.

Naima, N., Noor, N. B., & Arifin, M. A. (2017). Faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Batua Kota Makassar. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(1), 1–10.

Nurdin, N. (2021). Tata kelola mutu dan budaya organisasi Puskesmas. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 9(1), 45–56.

Robbins, S. P., & Coulter, M. (2018). Management (14th ed.). Pearson Education.

Sari, A. R., Arifin, S., Rahman, F., Pujianti, N., Laily, N., Wulandari, A., Noor, I. H., Anhar, V. Y., Anggraini, L., & Hadiannor. (2021).

Manajemen mutu pelayanan kesehatan. CV Mine.

Sriatmi, A., Jati, S. P., & Fatmasari, E. Y. (2020). Evaluasi pelaksanaan siklus PDSA dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan primer. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 8(2), 89–97.

Susilowati, T. (2017). Kecukupan anggaran dan keberlanjutan akreditasi Puskesmas. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 11(3), 134–140.

Syelviani, M. (2019). Pentingnya sarana dan prasarana terhadap efisiensi kerja pegawai Puskesmas Teluk Pinang. Jurnal Analisis Manajemen, 5(2), 19–32.




DOI: https://doi.org/10.33024/jikk.v13i6.23250

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc4.footer##

Pendidikan Dokter Universitas Malahayati Lampung



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.