Hubungan Riwayat Genetik Keluarga Dengan Kejadian Rhinitis Alergi Pada Siswa SMP Negeri 2 Sumberejo Kabupaten Tanggamus

Exsi Yolanova, Ade Utia Detty, Arti Febriyani Hutasuhut, Bara Ade Wijaya, Muhammad Nur

Sari


Rhinitis alergi (RA) merupakan gangguan pernapasan umum yang prevalensinya terus meningkat, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Kondisi ini tidak hanya mengganggu kualitas hidup, tetapi juga berpotensi menyebabkan komplikasi serius seperti asma. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara riwayat genetik keluarga dengan kejadian rhinitis alergi pada siswa SMP Negeri 2 Sumberejo. Penelitian ini menggunakan desain studi analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 165 siswa kelas 8 dan 9 yang dipilih melalui teknik total sampling dengan mempertimbangkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi rhinitis alergi di SMP Negeri 2 Sumberejo mencapai 74,5%. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang sangat signifikan antara riwayat genetik keluarga dan kejadian rhinitis alergi (χ² = 110,752; df = 1; p < 0,001). Kekuatan hubungan tersebut tergolong sangat kuat, dengan nilai Cramer’s V sebesar 0,819. Berdasarkan analisis tabel silang, siswa yang memiliki riwayat alergi pada kedua orang tua (kelompok risiko genetik tinggi) memiliki risiko kejadian rhinitis alergi yang jauh lebih tinggi secara signifikan dibandingkan dengan mereka yang memiliki riwayat pada salah satu atau tanpa riwayat alergi pada orang tua. Riwayat alergi keluarga, terutama bila melibatkan kedua orang tua, terbukti merupakan faktor risiko dominan dalam kejadian rhinitis alergi pada populasi penelitian ini.


Kata Kunci


Faktor Genetik; Prevalensi; Remaja; Rhinitis Alergi; Riwayat Keluarga

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Adiputra, I. K., et al. (2023). Metode Penelitian Kesehatan. Medan: Yayasan Kita Menulis.

Afsyant, A., et al. (2024). Pola Peresepan Obat Antihistamin Di Poli Anak Eksekutif RS X Dengan Diagnosa Rhinitis Alergi Periode Juli – September 2023. Indonesian Journal of Health Science, 4(4), 427–432.

Arief, M. (2020). Hubungan Rhinitis Alergi Dengan Kejadian Asma Bronkial. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 9(1), 353–357.

Bousquet, J., et al. (2020). Allergic Rhinitis and its Impact on Asthma (ARIA) 2020 revision. Journal of Allergy and Clinical Immunology, 146(4), 731–743. https://doi.org/10.1016/j.jaci.2020.07.032

Hutasuhut, A. F., & Simaremere, R. (2020). Penyakit rinosinusitis sebagai komplikasi pada penderita rhinitis alergi poli klinik THT RSUD A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung periode Januari 2016–Desember 2017. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 7(2), 408–414.

Kasim, M., et al. (2020). Hubungan rinosinusitis kronik dengan rhinitis alergi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(1), 271–277.

Lisma, L., et al. (2024). Analisis faktor risiko kejadian rhinitis alergi pada anak usia 5–11 tahun di wilayah kerja Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Meuraxa Banda Aceh tahun 2023. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(3), 6334–6341.

Muthia, M., et al. (2023). Relationship of allergic rhinitis with quality of life in elementary school teachers in Banda Sakti District, Lhokseumawe City. Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan, 6(2), 112–120.

Passalacqua, G., et al. (2021). Percorsi di cura per la rinite allergica – Italia [Care pathways for allergic rhinitis – Italy]. ARIA Guidelines. European Annals of Allergy and Clinical Immunology, 53(2), 45–52.

Pawankar, R., et al. (2019). Allergic rhinitis and its impact on asthma update: From knowledge to action. World Allergy Organization Journal, 12(10), 100062. https://doi.org/10.1016/j.waojou.2019.100062

Pratama, R. B. (2021). Manajemen terapi rhinitis. Jurnal Medika

Hutama, 2(3), 973–977.

Santos, K. S., et al. (2022). Prevalence and risk factors of allergic rhinitis in schoolchildren: A systematic review. Pediatric Allergy and Immunology, 33(5), 456–467. https://doi.org/10.1111/pai.13712

Syarif, S., et al. (2024). Manajemen rhinitis alergi. OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan, 2(6), 95–104.

Waruwu, P. R., et al. (2023). Allergic rhinitis: Etiology, pathophysiology, diagnosis and management. Medical Profession Journal of Lampung, 13(4.1), 21–26




DOI: https://doi.org/10.33024/jikk.v13i7.24659

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc4.footer##

Pendidikan Dokter Universitas Malahayati Lampung



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.