Identifikasi Candida Albicans Pada Luka Gangren Penderita Diabetes Melitus
Sari
Penelitian deskriptif kualitatif ini dilakukan untuk mengidentifikasi keberadaan Candida albicans dan spesies Candida lainnya pada luka gangren pasien diabetes melitus. Diabetes melitus merupakan kondisi yang ditandai dengan hiperglikemia yang dapat menyebabkan gangguan sirkulasi darah pada ekstremitas bawah, sehingga menimbulkan iskemia, nekrosis, dan neuropati yang pada akhirnya dapat menyebabkan gangren. Kadar glukosa darah yang tinggi juga dapat mendukung pertumbuhan mikroorganisme, termasuk jamur, yang dapat memperburuk infeksi pada luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan Candida albicans pada luka gangren pasien diabetes melitus. Kebaruan penelitian ini terletak pada identifikasi spesifik spesies Candida dari sampel luka gangren diabetik melalui pemeriksaan kultur, uji germ tube, dan sistem Vitek 2 Compact untuk menggambarkan profil jamur pada sampel yang diperiksa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik total sampling terhadap 30 sampel luka gangren. Pemeriksaan dilakukan melalui isolasi dan kultur menggunakan media Sabouraud Dextrose Agar (SDA), kemudian dilanjutkan dengan identifikasi menggunakan uji germ tube dan alat Vitek 2 Compact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 sampel yang diperiksa, sebanyak 18 sampel (60%) teridentifikasi sebagai Candida albicans, 6 sampel (20%) sebagai Candida glabrata, dan 6 sampel (20%) sebagai Candida tropicalis. Candida albicans merupakan jamur yang paling dominan ditemukan pada luka gangren pasien diabetes melitus, namun spesies Candida lainnya juga berpotensi menginfeksi luka. Keberadaan jamur pada luka gangren memerlukan penatalaksanaan yang tepat melalui terapi antijamur dan perawatan luka yang optimal untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Billa, R., & Rahmayanti, S. (2023). Efektivitas media Sabouraud Dextrose Agar dalam pertumbuhan jamur patogen. Jurnal Vokasi Kesehatan, 9(2), 45–52.
Ekawati, D., Sari, M., & Putri, R. (2023). Identifikasi Candida albicans pada media Sabouraud Dextrose Agar dan uji germ tube. Jurnal Analis Kesehatan, 12(1), 15–22.
Hartono, B., & Ediyono, A. (2024). Patofisiologi diabetes melitus dan komplikasinya. Jurnal Kesehatan Indonesia, 14(1), 1–10.
Jelantik, I. G. B., et al. (2022). Identifikasi Candida albicans pada pasien diabetes melitus. Jurnal Vokasi Kesehatan, 8(2), 60–66.
Kesuma, D., Fitriani, Y., & Andriani, L. (2023). Pola mikroorganisme pada luka gangren penderita diabetes melitus. Jurnal Laboratorium Medis, 11(2), 78–85.
Laili, N. (2024). Manajemen luka gangren pada pasien diabetes melitus. Jurnal Keperawatan Klinis, 10(1), 25–33.
Marbun, T. (2021). Peran Candida albicans sebagai jamur oportunistik pada penderita diabetes melitus. Jurnal Mikrobiologi Medis, 6(2), 100–107.
Mustariani, B., Dewi, R., & Sari, N. (2021). Infeksi jamur pada luka kronis penderita diabetes melitus. Jurnal Vokasi Kesehatan, 7(1), 30–36.
Nasution, H., Siregar, R., & Lubis, M. (2024). Prevalensi diabetes melitus di Sumatera Utara. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(1), 55–62.
Permatasari, D., & Ayu, N. (2024). Epidemiologi diabetes melitus di Asia Tenggara. Jurnal Global Health, 9(1), 12–18.
Puspitasari, R., et al. (2023). Faktor risiko infeksi jamur pada luka gangren. Jurnal Vokasi Kesehatan, 9(1), 40–47.
Rustiana, E., et al. (2024). Analisis peningkatan prevalensi diabetes melitus di Indonesia berdasarkan Riskesdas. Jurnal Epidemiologi Indonesia, 15(1), 20–28.
Simanjuntak, F., et al. (2024). Tren kejadian diabetes melitus di Indonesia. Jurnal Kesehatan Nasional, 14(2), 70–78.
Trisnawati, E., Sari, D., & Handayani, L. (2022). Identifikasi jamur menggunakan metode Vitek 2 Compact. Jurnal Analis Kesehatan, 11(2), 90–97.
Trisnawati, E., et al. (2023). Uji germ tube sebagai metode identifikasi cepat Candida albicans. Jurnal Vokasi Kesehatan, 9(2), 55–61.
World Health Organization. (2022). Diabetes. World Health Organization.
DOI: https://doi.org/10.33024/jikk.v13i8.25602
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-nc4.footer##
Pendidikan Dokter Universitas Malahayati Lampung

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

_JIKK_2024-2.pdf_.png)

1.png)
.png)
.png)
.png)
.jpg)



