Hubungan Antara Status Gizi Dengan Kelelahan Kerja Pegawai Instalasi Radiologi Rumah Sakit Umum Daerah Sukadana
Sari
Status gizi berperan penting dalam menentukan kapasitas kerja seseorang. Status gizi yang tidak optimal, terutama overweight dan obesitas, dapat meningkatkan beban metabolik, menurunkan kapasitas kerja fisik, dan memicu kelelahan kerja yang berdampak pada penurunan produktivitas serta peningkatan risiko kesalahan kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara status gizi dengan kelelahan kerja pada pegawai Instalasi Radiologi Rumah Sakit Umum Daerah Sukadana. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional ini dilaksanakan pada April 2025 dengan melibatkan 31 pegawai yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Status gizi diukur berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan, sedangkan kelelahan kerja diukur menggunakan kuesioner Subjective Self Rating Test (SSRT) dari IFRC. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman. Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (64,5%), memiliki masa kerja >10 tahun (83,9%), dan status gizi overweight (38,7%). Tingkat kelelahan kerja terbanyak berada pada kategori sedang (35,5%). Kelelahan kerja berat paling banyak ditemukan pada responden dengan obesitas (77,8%), sedangkan kelelahan sedang didominasi kelompok overweight (66,7%). Uji Spearman menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dan kelelahan kerja (p = 0,000) dengan kekuatan hubungan yang kuat (r = 0,616). Status gizi berhubungan signifikan dengan kelelahan kerja pada pegawai Instalasi Radiologi Rumah Sakit Umum Daerah Sukadana. Peningkatan status gizi menuju overweight dan obesitas cenderung diikuti peningkatan tingkat kelelahan kerja, sehingga diperlukan upaya pengendalian status gizi untuk meningkatkan kesehatan dan produktivitas tenaga kerja.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Alam, R. (2022). Kelelahan Kerja (Burnout) Teori, Perilaku Organisasi, Psikologi, Aplikasi dan Penelitian. In Penerbit Kampus (1st ed., Vol. 01). Penerbit Kampus.
Allo, A. A., Muis, M., Ansariadi, A., Wahyu, A., Russeng, S. S., & Stang, S. (2020). Work Fatigue Determination of Nurses in Hospital of Hasanuddin University. Journal of Asian Multicultural Research for Medical and Health Science Study, 1(2), 33–41. https://doi.org/10.47616/jamrmhss.v1i2.34
Jannah, H. F., & Abdul Rohim Tualeka. (2022). Hubungan Status Gizi dan Shift Kerja dengan Kelelahan Kerja Pada Perawat di RSUI Yakssi Gemolong, Sragen. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 5(7), 823–828. https://doi.org/10.56338/mppki.v5i7.2400
Kabanga, S. M. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja pada Perawat di RSUD Haji Makassar Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2023. Universitas Hasanuddin.
Kemenkes RI. (2015). Pedoman Umum Pengendalian Obesitas (Vol. 1, Issue 69).
Kesari, A., & Noel, J. Y. (2023). Nutritional Assessment. StatPearls.
Kivimäki, M., et al. (2015). Overweight, obesity, and risk of
cardiometabolic multimorbidity. The Lancet Diabetes & Endocrinology, 3(6), 427–436.
Kozinoga, M., Majchrzycki, M., & Piotrowska, S. 2015. Low Back Pain in Women Before and After Menopause. Przeglad Menopauzalny: Menopause Review, 14(3), 203
Mardalena, I. (2021). Dasar-dasar Ilmu Gizi. Pustaka Baru Press. http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/7975/1/Buku Dasar-Dasar Ilmu Gizi Dalam Keperawatan.pdf
Meilisa, A. (2023) ‘Hubungan status gizi dengan kelelahan kerja pada tenaga kesehatan’, Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), pp. 120–128.
Permatasari, I. (2022). Pengaruh Karakteristik Pekerjaan Dan Beban Kerja Terhadap Kelelahan Kerja Dan Kinerja Perawat Rumah Sakit Islam Samarinda. Jurnal Prospek: Pendidikan Ilmu Sosial Dan
Ekonomi, 4(1), 35–44. https://doi.org/10.30872/prospek.v4i1.1323
Pieretti, S., Di Giannuario, A., Di Giovannandrea, R., Marzoli, F., Piccaro, G., Minosi, P., & Aloisi, A. M. 2016. Gender Differences in Pain and its Relief. Annali dell'Istituto superiore di sanita, 52(2), 184-189
Putri, E. B. A., Nurbaeti, T. S., Dewi, S., Conterius, R. E. B., Badi’ah, A., & Afrinis, N. (2023). Ilmu Gizi dan Pangan (Teori dan Penerapan). In A. Munandar (Ed.), Konsep Dasar, Paradigma Dan Ruang Lingkup Ilmu Gizi. https://zlibrary-id.se/book/26086279/fae0cf
Sanjaya, D., Sakka, A., & Saptaputra, S. K. (2020). Studi Tentang Potensi Bahaya Di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari 2020 Study of Potential Hazard in the Installation of Radiology in. Jurnal Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo, 1(3), 99–108.
Suwanda. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Radiografer Di Rsud Arifin Achmad Provinsi Riau Karya Tulis Ilmiah Widya Ayu Suwanda 18002040 Program Studi Diploma Iii Teknik Radiologi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Awal Bros Pekanbaru 2021.
Wahyuni, R. D., Andarini, D., Camelia, A., Purba, I. G., & Septiawati, D. (2021). Analysis Of The Application Of Occupational Safety and Health (K3) Management To Radiation At The Radiology Installation Of Ernaldi Bahar Hospital, South Sumatra Province. VISIKES: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 20(2). https://doi.org/10.33633/visikes.v20i2.4938
Wang, Y., Chen, H., & Patel, R. (2021). Gender, Work Control, and Fatigue Levels in Industrial Workers. Work and Stress, 35(4), 330–345. https://doi.org/https://doi.org/10.1080/02678373.2021.1887504
DOI: https://doi.org/10.33024/jikk.v13i6.26051
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-nc4.footer##
Pendidikan Dokter Universitas Malahayati Lampung

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
_JIKK_2024-2.pdf_.png)

1.png)
.png)
.png)
.png)
.jpg)



