Pemberdayaan Kelompok Bank Sampah Sri Wilis Melalui Pembuatan Sabun dari Minyak Goreng Bekas

Rizqina Salma Tajja Aziza Thohir, Della Anfa Saputri, Zhalwa Anggoro Qurotuaini, Ragilang Gema Yanuar, Amanda Agustyaningrum Priyadi, Dwi Ervi Diana, Ferdinand Ghalib Saputra, Mayang Hawwin Aphrodita, Muhammad Nasza Rachmadani, Qotrunnada Fairuz Syifa An-nisa, Anggun Berliana Putri Ramadhani, Mardiana Prasetyani Putri, Arshy Prodyanatasari, Deni Luvi Jayanto, Fery Eko Pujiono, Tri Ana Mulyati

Sari


ABSTRAK

 

Salah satu bank sampah yang sudah menjalankan program pengelolaan sampah dengan sangat baik di Kota Kediri adalah bank sampah “Sri Wilis”. Selain pengelolaan sampah, bank sampah “Sri Wilis” juga telah memiliki kegiatan daur ulang sampah seperti pembuatan boneka dari limbah kain bekas, pembuatan ecoenzim dari sisa sayuran serta pembuatan pupuk dari limbah rumah tangga. Disisi lain bank sampah “Sri Wilis” belum melakukan pemanfaatan limbah minyak goreng bekas. Minyak goreng bekas diketahui juga memiliki kandungan asam lemak yang tinggi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan sabun. Tujuan dari kegiatan ini adalah (1) memanfaatkan minyak goreng bekas menjadi produk sabun cuci (2) Memberdayakan kelompok bank sampah “Sri Wilis” dalam menangani masalah limbah minyak goreng bekas serta (3) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok bank sampah “Sri Wilis” mengenai pembuatan sabun dari minyak goreng bekas. Kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan, pelatihan dan pendampingan mengenai cara pembuatan sabun cuci dan minyak goreng jelantah pada Kelompok bank sampah Sri Wilis di Desa Pojok Kecamatan Mojoroto Kabupaten Kediri. 100% mitra telah mengetahui bahwa minyak jelantah dapat digunakan sebagai bahan pembuat sabun cuci serta 92,8% faham bagaimana langkah-langkah pembuatan sabun dari minyak jelantah. Pada kegiatan ini telah berhasil diproduksi 1,5 sabun cuci dari minyak jelantah. Minyak goreng jelantah dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuat sabun serta pegiatan pelatihan pembuatan sabun cuci dari minyak goreng bekas sangat bermanfaat bagi Kelompok bank sampah Sri Wilis.

 

Kata Kunci: Sabun, Minyak Jelantah, Bank Sampah, Sri Wilis, Kediri.

 

 

ABSTRACT

 

One of the waste banks that has implemented a waste management program very well in Kediri City is the "Sri Wilis" waste bank. Apart from waste management, the "Sri Wilis" waste bank also has recycling activities such as making dolls from used cloth waste, making eco-enzymes from vegetable waste, and making fertilizer from household waste. On the other hand, the "Sri Wilis" waste bank has not utilized cooking oil waste. Used cooking oil is also known to have a high fatty acid content, so it can be used as a raw material for making soap. The aim of this activity is (1) to utilize used cooking oil in washing soap products, (2) to Empower the "Sri Wilis" waste bank group in dealing with the problem of used cooking oil waste and (3) Increase the knowledge and skills of the "Sri Wilis" waste bank group ” regarding making soap from used cooking oil. This activity uses counseling, training and mentoring methods on how to make washing soap and used cooking oil at the Sri Wilis waste bank group in Pojok Village, Mojoroto District, Kediri Regency.  100% of partners knew that cooking oil could be used in laundry soap, and 92.8% understood the steps for making soap from cooking oil. In this activity, 1.5 washing soaps were successfully produced from used cooking oil.  Used cooking oil can be used as an ingredient for making soap, and training activities for washing soap from used cooking oil are very beneficial for the Sri Wilis Waste Bank group.

 

Keywords: Soap, Used Cooking Oil, Waste Bank, Sri Wilis, Kediri.


Kata Kunci


sabun; minyak jelantah; bank sampah; sri wilis; kediri

Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Adaku, U., & Melody, M. (2013). Soap production using waste materials of cassava peel and plantain peel ash as an alternative active ingredient, implication for entrepreneurship. IOSR Journal of VLSI and Signal Processing, 3(3), 2319–4197.

Alhusain, A. S. (2019). V. Penutup. Kebijakan Pembangunan Ekonomi Kelautan Indonesia: Quo Vadis?, 36.

Arlofa, N., Budi, B. S., Abdillah, M., & Firmansyah, W. (2021). Pembuatan sabun mandi padat dari minyak jelantah. Jurnal Chemtech, 7(1), 17–21.

Azme, S. N. K., Yusoff, N. S. I. M., Chin, L. Y., Mohd, Y., Hamid, R. D., Jalil, M. N., Zaki, H. M., Saleh, S. H., Ahmat, N., & Manan, M. A. F. A. (2023). Recycling waste cooking oil into soap: Knowledge transfer through community service learning. Cleaner Waste Systems, 4, 100084.

Erviana, V. Y. (2019). Pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi sabun dan strategi pemasaran di desa Kemiri. Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 17–22.

Godswill, A. C., Amagwula, I. O., Igwe, V. S., & Gonzaga, A. (2018). Effects of repeated deep frying on refractive index and peroxide value of selected vegetable oils. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:202888783

Handayani, K., Kanedi, M., Farisi, S., & Setiawan, W. A. (2021). Pembuatan sabun cuci dari minyak jelantah sebagai upaya mengurangi limbah rumah tangga. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) TABIKPUN, 2(1), 55–62.

Hanjarvelianti, S., & Kurniasih, D. (2020). Pemanfaatan minyak jelantah dan sosialisasi pembuatan sabun dari minyak jelantah pada masyarakat Desa Sungai Limau Kecamatan Sungai Kunyit-Mempawah. Jurnal Buletin Al-Ribaath, 15(2), 26.

Kusumaningtyas, R. D., Qudus, N., Putri, R. D. A., & Kusumawardani, R. (2018). Penerapan teknologi pengolahan limbah minyak goreng bekas menjadi sabun cuci piring untuk pengendalian pencemaran dan pemberdayaan masyarakat. Jurnal Abdimas, 22(2), 201–208.

Li, W., Guan, R., Yuan, X., Wang, H., Zheng, S., Liu, L., & Chen, X. (2020). Product soap from waste cooking oil. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 510(4), 42038.

Mahinroosta, R., & Senevirathna, L. (2020). A review of the emerging treatment technologies for PFAS contaminated soils. Journal of Environmental Management, 255, 109896.

Mukesh Kr. Singh, Ajay Kumar, Roshan Kumar, P. Satheesh Kumar, P. Selvakumar, & Anurag Chourasia. (2022). Effects of Repeated Deep Frying on Refractive Index and Peroxide Value of Selected Vegetable Oils. International Journal for Research in Applied Sciences and Biotechnology, 9(3), 28–31. https://doi.org/10.31033/ijrasb.9.3.6

Mulyati, T. A., Pujiono, F. E., & Lailiyah, M. (2019). Pemberdayaan Kelompok Ibu Teratai Melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Ekstrak Hasil Pekarangan Rumah. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ, 6(3), 132–137.

Mustakim, M., Taufik, R., & Trismawati, T. (2020). The utilization of waste cooking oil as a material of soap. Journal Of Development Research, 4(2), 86–91.

Pramitha, D. A. I., & Karta, I. W. (2021). Analysis of Fatty Acids in Virgin Coconut Oil Frying at Various Temperatures. JST (Jurnal Sains Dan Teknologi), 10(1), 104–111.

Putri, A. N., Kismartini, K., & Santoso, R. S. (2022). Peran Stakeholders Dalam Mewujudkan Zero Waste City Di. Journal of Public Policy and Management Review, 11(3), 242–257.

Szabo, Z., Marosvölgyi, T., Szabo, E., Koczka, V., Verzar, Z., Figler, M., & Decsi, T. (2022). Effects of repeated heating on fatty acid composition of plant-based cooking oils. Foods, 11(2), 192.

Tadesse Zula, A., & Fikre Teferra, T. (2022). Effect of frying oil stability over repeated reuse cycles on the quality and safety of deep-fried Nile tilapia fish ( Oreochromis niloticus ): a response surface modeling approach. International Journal of Food Properties, 25(1), 315–325. https://doi.org/10.1080/10942912.2022.2034851

Zitri, I., Lestanata, Y., Darmansyah, D., Amil, A., & Umami, R. (2020). Inovasi Kebijakan Pengelolaan Sampah Sistem Zero Waste di Nusa Tenggara Barat Model Pentahelix. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 21(1), 107–119.




DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v9i4.12225

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Disponsori oleh : Universitas Malahayati Lampung dan DPW PPNI Lampung


Creative Commons License
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.