Edukasi Penanganan Terhadap Kondisi Keracunan Makanan Pada Anak
Sari
ABSTRAK
Keracunan pada anak merupakan masalah kesehatan yang serius dan memerlukan penanganan segera. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penyebab utama keracunan pada anak, gejala, faktor, ciri ciri, pencegahan danpenanganan pertama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini melibatkan tinjauan literatur, analisis data klinis dari rumah sakit, serta survei pada orang tua dan pengasuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keracunan pada anak paling sering disebabkan oleh konsumsi obat-obatan yang tidak sengaja, bahan kimia rumah tangga, dan tanaman beracun. Faktor risiko utama meliputi kurangnya pengawasan orang dewasa, penyimpanan bahan berbahaya yang tidak aman, dan kurangnya pengetahuan tentang bahaya potensial. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya edukasi bagi orang tua dan pengasuh serta pengembangan kebijakan yang mendukung lingkungan rumah yang aman bagi anak-anak. Saran yang diberikan mencakup peningkatan program edukasi tentang pencegahan keracunan dan perbaikan regulasi terkait penyimpanan bahan berbahaya di rumah.
Kata Kunci: Keracunan pada anak, Pencegahan, Edukasi.
ABSTRACT
Poisoning in children was a serious health issue requiring immediate attention. The aim of this study was to identify the primary causes of poisoning in children, analyze risk factors, and develop effective prevention strategies. The methods used in this research involved a literature review, analysis of clinical data from hospitals, and surveys of parents and caregivers. The results of the study showed that poisoning in children was most often caused by the accidental ingestion of medications, household chemicals, and toxic plants. The main risk factors included lack of adult supervision, unsafe storage of hazardous materials, and lack of knowledge about potential dangers. The conclusion of this study emphasized the importance of education for parents and caregivers, as well as the development of policies supporting a safe home environment for children. The recommendations provided included enhancing educational programs on poisoning prevention and improving regulations related to the storage of hazardous materials at home.
Keywords: Child poisoning, Prevention, Education.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
Download ArtikelReferensi
Afifah. (2020). Knowledge, attitude and pracite regarding food poisoning and its prevention in Malaysia: A systematic literature review. 4(6)
Anggiruling, D. O., Ekayanti, I., Khomsan, A., Masyarakat, D. G., Manusia, F. E., &Bogor, I. P. (2019). Analisis Faktor Pemilihan Jajanan , Kontribusi Gizi dan Status Gizi Siswa Sekolah Dasar Factors Analysis of Snack Choice , Nutrition Contribution and Nutritional Status of Primary School Children. Jurnal MKMI, 15(1), 81–90
Arisman. (2009). Buku Ajar Ilmu Gizi Keracunan Makanan. Jakarta: EGC.
BPOM. (2020). Laporan Tahunan 2020. Badan Pengawasan Obat dan Makanan.
Chin. J. (2000). Control of Communicable Diseases manual. American Public health Association, Washington D.C
Danim Sudarwan. (2002). Menjadi Peneliti Kualitatif. Bandung: Pustaka Setia. Depkes RI. 2010. Pedoman Pengamatan dan Penanggulangan Kejadian Luar Biasa di Indonesia.Jakarta
Esterberg. Pengertian Wawancara.2015. Dikutib dalam Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. 2(1), 123-133.
Fitriana, N. F. (2021). Gambaran Pengetahuan Pertolongan Pertama Keracunan Makanan. Jurnal KesehatanTambusai, 2(3), 173–178.
Hadiyana. (2018). Knowledge, attitude and practices among parents regarding food poisoning. Palestina: BMC Public Health. 19(1)
Handayani & Werdiningsih, (2020). Kondisi Sanitasi dan Keracunan Makanan
Jones dan Bartlett. (2007). Pertolongan Pertama & RJP pada Anak. Jakarta: Arcan.
Junaidi. (2011). Pedoman pertolongan pertama keracunan makanan yang harus dilakukan saat gawat darurat. Yogyakarta: C.V ANDI OFFSET
Permenkes RI No. 2 Tahun 2013. Kejadian Luar Biasa Keracunan Pangan.64
Rinanti (2018). Keracunan Makanan: Cegah, Kenali, Atasi. Universitas Brawijaya Pres
Riyanto Agus. (2012). Faktor yang Mempengaruhi Kandungan E Makanan Jajanan SD diWilayah Cimahi Selatan. Jurnal: MKB. Vol, 44. No, 2.
Riyanto Agus. (2012). Faktor yang Mempengaruhi Kandungan E Makanan Jajanan SD diWilayah Cimahi Selatan. Jurnal: MKB. Vol, 44. No, 2.
Suarjana, I Made dan A.A. Gde Agung. (2013). Kejadian Luar Biasa Keracunan Makanan.Jurnal:Skala Husada. Vol. 10 No 2.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, R&D. Bandung:Alfabeta.
Syifa M. (2019). Keracunan Makanan Cegah, Kenali, Atasi. Malang: UU Press
Usmayanti, H. P., Haryanto, H., & Pratama, K. (2020). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa Kelas 5 (Lima) SD Negeri 21 Sungai Raya Tentang Jajanan Sehat.Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan, 11(1), 6–11.
DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v9i5.16070
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Disponsori oleh : Universitas Malahayati Lampung dan DPW PPNI Lampung

Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Panduan Penulisan





