Peningkatan Kesehatan Fisik dan Kognitif Lansia melalui Program Golden Age
Sari
ABSTRAK
Program Golden Age Sehat hadir sebagai upaya inovatif dalam rangka mengatasi tantangan tersebut. Program ini mengombinasikan aktivitas fisik ringan seperti senam lansia dengan kegiatan stimulasi kognitif yang menyenangkan dan edukatif. Senam lansia bertujuan untuk menjaga kebugaran dan mencegah komplikasi degeneratif, sedangkan permainan otak seperti kuis dan tebak kata dirancang untuk melatih daya ingat, konsentrasi, serta meningkatkan rasa percaya diri. Hasil pretest bahwa kategori cukup sebanyak 71,4%, baik21,5%, dan perlu perhatian khusus sebanyak 7,1% responden Sedangkan hasil Pretest MMSE yaitu sebagaian besar responden pretest dalam kategori gangguan kognitif ringan sebanyak 78,6%, normal sebanyak 7,1%, dan gangguan kognitif berat sebanyak 14,3%. Tujuan dari kegiatan ini adalah Meningkatkan kesehatan fisik dan kognitif lansia melalui program Golden Age Sehat. Metode pelaksanaan yang digunakan berupa ceramah dan demonstrasi. Kegiatan di di Posyandu ILP Mawar, Kelurahan Keprabon, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta sangat bermanfaat bagi lansia dan kader kesehatannya. Hasil posttest kategori baik sebanyak 57,1% dan kategori cukup sebanyak 42,9 % responden sedang hasil posttest MMSE kategori normal sebanyak 64,1%, gangguan kognitif ringan sebanyak 35,7% dan gangguan kognitif berat sebanyak 0%.Kesimpulan Terdapat adanya peningkatan kesehatan fisik meningkat 5 point dan kognitif lansia meningkat 4 point.
Kata Kunci: Kesehatan Fisik, Kognitif, Lansia, Golden Age.
ABSTRACT
The Golden Age Sehat program comes as an innovative effort in order to overcome these challenges. The program combines light physical activities such as elderly gymnastics with fun and educational cognitive stimulation activities. Elderly gymnastics aims to maintain fitness and prevent degenerative complications, while brain games such as quizzes and charades are designed to train memory, concentration, and increase self-confidence. The pretest results that the category is sufficient as much as 71.4%, good21.5%, and need special attention as much as 7.1% of respondents While the results of the MMSE Pretest are that most pretest respondents are in the category of mild cognitive impairment as much as 78.6%, normal as much as 7.1%, and severe cognitive impairment as much as 14.3%. The purpose of this activity is to improve the physical and cognitive health of the elderly through the Golden Age Sehat program. The implementation method used is lecturing and demonstration. Activities at Posyandu ILP Mawar, Keprabon Village, Banjarsari District, Surakarta City are very useful for the elderly and their health volunteers. The results of the posttest in the good category were 57.1% and the sufficient category was 42.9% of respondents while the results of the MMSE posttest were in the normal category as much as 64.1%, mild cognitive impairment was 35.7% and severe cognitive impairment was 0%. Conclusion There is an increase in physical health increased by 5 points and cognitive elderly increased by 4 points.
Keywords: Physical Health, Cognitive, Elderly, Golden Age.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
Download ArtikelReferensi
Darmojo Boedi, (2008). Ilmu Kesehatan Usia Lanjut. Fakultas Ilmu Kedokteran Indonesia, Jakarta
Djamhari, E. A., Ramdlaningrum, H., Layyinah, A., Chrisnahutama, A., & Prasetya, D. (2021). Kondisi kesejahteraan lansia dan perlindungan sosial lansia di Indonesia.
Dwisetyo, B. (2024). Strategi Holistik Peningkatan Kualitas Hidup Lansia. AMERTA MEDIA.
Hariastuti, dkk. (2024) Sekolah Emas Lansia (EGAS): strategi untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan lansia di Indonesia. Humanities And Social Sciences Communications. https://www.nature.com/articles/s41599-024-03571-8
I Gusti. (2022). Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya demensia Pada Lansia Di Upt Pstw Khusnul Khotimah. Jurnal Menara Ilmu
Kementerian Kesehatan RI. (2017). Pedoman Pembinaan Kesehatan Lanjut Usia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementrian Kesehatan RI. (2021). Profil Kesehatan Indonesia 2020. In Profil Kesehatan Indonesia 2020 (Vol. 48, Issue 1). https://doi.org/10.1524/itit.2006.48.1.6
López J, Serrano MI, Giménez I, NoriegaC. (2021). Forgiveness interventionsfor older adults: A review. J ClinMed 10(9)
Marlita, L., Saputra, R., & Yamin, M. (2018). Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kemandirian Lansia Dalam Melakukan Activity Daily Living (Adl) Di Upt Pstw Khusnul Khotimah. Jurnal Keperawatan Abdurrab, 1(2), 64–68.
Noor CA, Merijanti LT. Hubungan antara aktivitas fisik dengan fungsi kognitif pada lansia. J Biomedika dan Kesehat [Internet]. 2020 Mar. 30 [cited 2026 Jul. 19];3(1):8-14. https://jbiomedkes.org/index.php/jbk/article/view/104
Purnamasari, E. (2020). Pengaruh Fungsi Kognitif Terhadap Kualitas Hidup Lansia. Jurnal Panti Waluya, 29-38.
Pribadi, A. (2015). Pelatihan Aerobik untuk Kebugaran Paru Jantung Bagi Lansia. Jurnal Olahraga Prestasi, 11(2). https://doi.org/10.21831/jorpres.v11i2.5729
Ratumanan, S. P., Huwae, L., & Sanaky, M. (2019). Fungsi Kognitif pada Lansia Ditinjau Berdasarkan Tempat Tinggal dan Jenis Kelamin di Negeri Passo. PAMERI: Pattimura Medical Review, 1(2), 69-80.
Sahar, J., dkk. (2019). Keperawatan Kesehatan Komunitas dan Keluarga. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia (UI-Press).
Sari,dkk. (2024). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Aktivitas Fisik Pada Lansia : Literature Riview. Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education. Vol. 6 No. 2 (2024): December. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/KNJ/article/view/84133
Shiddieqy, A. A., Zulfitri, R., & Elita, V. (2022). Analisis Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Fungsi Kognitif Pada Lansia Suku Melayu. JKEP, 7(1), 12-26.
Sumarsih, G., & Kp, S. (2023). Dukungan Keluarga dan Senam Otak untuk Meningkatkan Fungsi Kognitif pada Lansia. CV. Mitra Edukasi.
Trisnowati dan Sunaryanti. (2023). Fungsi Kognitif Wanita Lanjut Usia Ditinjau dari Tipe Keluarga. MAHESA. Malahayati Health Student. https://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/MAHESA/article/view/9991
DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v9i8.21297
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Disponsori oleh : Universitas Malahayati Lampung dan DPW PPNI Lampung

Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Panduan Penulisan





