Upaya Pencegahan Preeklampsi pada Ibu Hamil melalui Deteksi Dini dan Paket Edukasi Kesehatan
Sari
ABSTRAK
Preeklampsia dan eklampsia menempati urutan kedua didunia sebagai penyumbang angka mordibitas dan mortalitas bagi ibu hamil yang memengaruhi 3% sampai 8% wanita hamil setelah pendarahan serta dapat meningkatkan risiko kematian janin sebesar empat kali dibandingkan dengan kehamilan normal. Jika hipertensi tidak dapat di antisipasi maka akan mengarah ke preeklamsia yang dapat meningkatkan resiko komplikasi selama kehamilan seperti kerusakan sistem atau organ lainnya yang berefek jangka panjang. Oleh karena itu, untuk mencegah hal tersebut diperlukan pencegahan dini terutama pada kelompok yang berisiko tinggi dengan kegiatan pencegahan penyakit (promotif–preventif) seperti promosi kesehatan, penyuluhan, pendidikan masyarakat, maupun upaya-upaya pencegahan lainnya terbukti efektif dapat membentuk mindset masyarakat yang lebih peduli akan kesehatan diri dan keluarganya, yang pada akhirnya akan mewujudkan kesehatan masyarakat. Selain itu, program pendampingan ibu hamil dan kader ini telah terbukti bermanfaat dalam memotivasi ibu hamil agar rajin memeriksakan kesehatannya secara rutin selama masa kehamilan hingga nifas. Meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang preeklamsi dan cara membantu mengurangi gejalanya. Metode pengabdian yang digunakan dalam kegiatan ini adalah intervensi edukasi kesehatan dan deteksi dini. Adanya perbedaan nilai pengetahuan antara sebelum dan sesudah pada ibu hamil diberikan edukasi dengan kategori baik yaitu 60% menjadi 86,7%. Pemberian edukasi ibu hamil tentang preeklamsi dan cara membantu mengurangi gejalanya dapat meningkatkan pemahaman ibu hamil. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesehatan ibu hamil, sekaligus mendukung upaya pencegahan morbiditas dan mortalitas maternal di masyarakat.
Kata Kunci: Preeklamsi, Deteksi Dini, Edukasi Kesehatan.
ABSTRACT
Preeclampsia and eclampsia rank second in the world as contributors to morbidity and mortality rates for pregnant women, affecting 3% to 8% of pregnant women after bleeding and can increase the risk of fetal death by four times compared to normal pregnancies. If hypertension cannot be anticipated, it will lead to preeclampsia which can increase the risk of complications during pregnancy such as damage to other systems or organs that have long-term effects. Therefore, to prevent this, early prevention is needed, especially in high-risk groups with disease prevention activities (promotive-preventive) such as health promotion, counseling, community education, and other prevention efforts that have proven effective in forming a mindset of the community that is more concerned about the health of themselves and their families, which will ultimately realize public health. In addition, this program of mentoring pregnant women and cadres has been proven to be useful in motivating pregnant women to diligently check their health regularly during pregnancy until postpartum. Increase knowledge of pregnant women about preeclampsia and how to help reduce its symptoms. The community service method used in this activity was health education and early detection interventions. There was a difference in knowledge scores between pregnant women before and after receiving education, with a positive score, increasing from 60% to 86.7%. Providing education about preeclampsia and ways to help reduce its symptoms can improve their understanding. This community service activity provides tangible benefits for improving the health of pregnant women while supporting efforts to prevent maternal morbidity and mortality in the community.
Keywords: Preeclampsia, Early Detection, Health Education.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
Download ArtikelReferensi
Aceh, Dinas Kesehatan Provinsi. 2020. Profil Kesehatan Aceh. Aceh: Dinas Kesehatan Provinsi Aceh.
Amdadi, Zulaeha A, Afriani Afriani, And Fitriati Sabur. 2020. “Upaya Deteksi Dini Preeklampsia Bagi Ibu Hamil Dengan Menggunakan Metode Penilaian Mean Arterial Pressure (Map) Di Wilayah Kerja Puskesmas Cendrawasih Kota Makassar.” Media Implementasi Riset Kesehatan 1(2).
Antono, Sumy Dwi, And Dwi Estuning Rahayu. 2017. “Hubungan Keteraturan Ibu Hamil Dalam Melaksanakan Kunjungan Antenatal Care (Anc) Terhadap Hasil Deteksi Dini Risiko Tinggi Ibu Hamil Di Poli Kia Rsud Gambiran Kota Kediri.” Jurnal Ilmu Kesehatan 2(2): 35–45.
Baroroh, Ida. 2022. “Peningkatan Pengetahuan Tentang Pemenuhan Gizi Remaja Dan Edukasi Pencegahan Stunting.” Jurnal Abdimas-Hip Pengabdian Kepada Masyarakat 3(2): 60–64. Doi:10.37402/Abdimaship.Vol3.Iss2.194.
Carolina, Octoviana. 2021. “Analisis Pelayanan Intervensi Gizi Spesifik Integratif Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Pademangan Jakarta Utara.” Jurnal Medika Hutama 3(01 Oktober): 1372–79.
Cetin, I, C Berti, And S Calabrese. 2010. “Role Of Micronutrients In The Periconceptional Period.” Human Reproduction Update 16(1): 80–95.
Hasanah, Ulfiatun, And M Rizal Permadi. 2020. “Pengaruh Media Booklet Terhadap Pengetahuan Remaja Putri Mengenai Stunting Di Kabupaten Probolinggo.” Harena : Jurnal Gizi 1(1): 56–64.
Hidayani, Wuri Ratna, Hariyani Sulistyoningsih, Sekolah Tinggi, Ilmu Kesehatan, Tinggi Badan Ibu, Pendidikan Ibu, And Pendapatan Keluarga. 2022. “Literature Review : Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita.” 01(01): 32–40. Doi:10.56741/Bikk.V1i01.39.
Karlina, K, N G Budiana, Gnhw Surya, And Ibgf Manuaba. 2020. “Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Preeklampsia Di Puskesmas Ii Denpasar Selatan.” Jurnal Medika Udayana 9(8): 59–64.
Kemenkes, R I. 2018. “Pentingnya Pemeriksaan Kehamilan (Anc) Di Fasilitas Kesehatan.” Direktorat Promosi Kesehatan Dan Pemberdayaan Masyarakat.
Kemenkes, R I. 2021. “Kemenkes Perkuat Upaya Penyelamatan Ibu Dan Bayi.” Kemenkes Ri (Issue September).
Kementerian Kesehatan Ri. 2018. Cegah Stunting Dengan Perbaikan Pola Makan, Pola Asuh Dan Sanitasi. P2ptm Kemkes.
Mamuroh, Lilis, Sukmawati Sukmawati, And Furkon Nurhakim. 2020. “The Relationship Between Knowledge, Attitude, And Prenatal Visits In Pregnant Women.” Journal Of Maternity Care And Reproductive Health 3(2).
Marbun, Uliarta, And Irnawati Irnawati. 2023. “Edukasi Bahaya Dan Pencegahan Preeklampsia Pada Kehamilan.” Abdimas Polsaka 2(1): 64–69.
Patricia, Venny, Ahmad Yani, Hanny Siti Nuraeni, Ranti Dwi Astriani, And Darti Rumiatun. 2024. “Preeclampsia Support Group Sebagai Upaya Pemberdayaan Kader Dalam Pencegahan Dan Pengendalian Preeklampsia.” 8: 661–70.
Setyaningsih, Agus, Zulliati Zulliati, And Nurul Hidayah. 2024. “Efektifitas Edukasi Kesehatan Tentang Penggunaan Skrining Pre Eklamsia Terhadap Keterampilan Kader Dalam Mendeteksi Ibu Hamil Resiko Tinggi Di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Tanta.” Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 4(1): 164–76.
Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Penerbit Alfabeta.
Sunita Almatsier. 2016. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Susanto, Bela Novita Amaris, Nofri Zayani, Selvy Afrioza, And Rd. Deden Gumilar Nugraha. 2021. “Promosi Kesehatan Dengan Media Audiovisual Dan Non Audiovisual Terhadap Perilaku Pencegahan Stunting Pada Remaja.” Selaparang Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan 5(1): 46. Doi:10.31764/Jpmb.V5i1.4872.
Swearingen, Pamela L, And Jacqueline Wright. 2019. All-In-One Nursing Care Planning Resource-E-Book: Medical-Surgical, Pediatric, Maternity, And Psychiatric-Mental Health. Elsevier Health Sciences.
“Who Child Growth Standards.” 2019. Developmental Medicine & Child Neurology 51(12): 1002–1002. Doi:10.1111/J.1469-8749.2009.03503.X.
Yunita, Astri, Santy Irene Putri, And Erike Yunicha Viridula. 2017. “Systematic Review : Deteksi Dini Pencegahan Preeklamsia Pada Ibu Hamil Email : Astrinipongyunita07@Gmail.Com.”
DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v9i2.22440
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Disponsori oleh : Universitas Malahayati Lampung dan DPW PPNI Lampung

Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Panduan Penulisan





