Penerapan Perawatan Berpusat Keluarga dalam Penanganan Stunting di Komunitas
Sari
ABSTRAK
Stunting adalah masalah nutrisi kronis yang berdampak buruk terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak, yang merupakan sumber daya manusia masa depan. Upaya pencegahan stunting memerlukan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada intervensi gizi, tetapi juga pada pemberdayaan keluarga sebagai unit utama pengasuhan anak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas keluarga dalam pencegahan stunting melalui penerapan pendekatan pelayanan yang berpusat keluarga atau Family Centered Care (FCC). Metode pelaksanaan intervensi meliputi kegiatan koordinasi dengan pemerintah gampong dan puskesmas, sosialisasi program Keluarga Sadar Stunting, edukasi kepada ibu hamil dan ibu balita, pelatihan kader posyandu, pembentukan taman sehat keluarga, serta penyediaan sarana pendukung berupa modul FCC, video edukasi, alat stimulasi anak, dan timbangan digital. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan yang bermakna pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu dalam pencegahan stunting setelah intervensi. Selain itu, kemampuan kader dalam deteksi dini masalah gizi meningkat, keaktifan masyarakat dalam mengikuti posyandu bertambah, dan pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi semakin optimal. Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara fakultas, puskesmas, dan pemerintah gampong. Dengan demikian, pendekatan FCC terbukti efektif dalam memberdayakan keluarga sekaligus mendorong upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan di komunitas. Tenaga perawat dan professional terkait di komunitas perlu mempertimbangkan penggunaan pendekatan FCC dalam pencegahan stunting di Masyarakat.
Kata Kunci: Family Centered Care, Stunting, Pemberdayaan Keluarga, Posyandu.
ABSTRACT
Stunting is a chronic nutritional problem that affects children’s physical growth and cognitive development, a future human capital. An effective stunting prevention intervention requires an approach that goes beyond nutritional interventions by empowering families as the primary caregiving unit. This community engagement program aimed at enhancing family capacity in stunting prevention through the implementation of the Family Centered Care (FCC) approach. The activities included coordination with village authorities and the local health center, implementation of the “Stunting-Aware Family” campaign, health education for pregnant women and mothers of toddlers, training for posyandu cadres, establishment of family health gardens, and provision of related support materials such as FCC modules, educational videos, child stimulation tools, and digital weighing scales. Evaluation results showed a significant improvement in mothers’ knowledge, attitudes, and practices related to stunting prevention. Additionally, cadre skills in early nutritional detection improved, community participation in posyandu increased, and the utilization of home gardens as sources of nutritious food became more optimal. The program has also strengthened collaboration between the Faculty of Nursing, the local health center, and the village government. In conclusion, the FCC approach has proven effective in empowering families and promoting sustainable stunting prevention efforts at the village level. Community health nurses and other related professionals should consider the use of FCC in stunting prevention approach in community setting.
Keywords: Family Centered Care, Stunting, Family Empowerment, Community Health Posts.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
Download ArtikelReferensi
Banul, M. S. (2022). Pemberdayaan keluarga dalam pencegahan stunting di Desa Rai. Jurnal Kreativitas PKM, 5(8), 2497–2506. https://doi.org/10.33024/jkpm.v5i8.6525
Banul, M. S., Manggul, M. S., Halu, S. A. N., Dewi, C. F., & Mbohong, C. C. Y. (2022). Pemberdayaan Keluarga dalam Pencegahan Stunting di Desa Rai Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm), 5(8), 2497–2506. https://doi.org/10.33024/jkpm.v5i8.6525
Cahyati, N., & Islami, C. C. (2022a). Pemahaman Ibu Mengenai Stunting Dan Dampak Terhadap Tumbuh Kembang Anak Usia Dini. Buhuts Al-Athfal: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini, 2(2), 175–191. https://doi.org/10.24952/alathfal.v2i2.5835
Cahyati, N., & Islami, C. C. (2022b). Pemahaman ibu mengenai stunting dan dampaknya. Buhuts Al-Athfal, 2(2), 175–191. https://doi.org/https://doi.org/10.24952/alathfal.v2i2.5835
de Onis, M., & Branca, F. (2016). Childhood stunting: A global perspective. Maternal & Child Nutrition, 12(2), 12–26. https://doi.org/https://doi.org/10.1111/mcn.12231
Direktorat PAUD Kemendikbud. (2021). Jalan Panjang Pencegahan Stunting. Majalah Paudpedia. https://paudpedia.kemdikbud.go.id/kabar-paud/majalah/jalan-panjang-pencegahan-stunting-volume-4-nomor-1-tahun-2021?ref=259&ix=15
FAO. (2021). Nutrition-sensitive agriculture. https://www.fao.org.
Fifi, D., & Hendi, S. (2020). Pentingnya Kesehatan Masyarakat, Edukasi Dan Pemberdayaan Perempuan Untuk Mengurangi Stunting Di Negara Berkembang. Jurnal Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, 2(01), 16–25. http://ejurnal.stikesrespati-tsm.ac.id/index.php/semnas/article/view/246
Hadi, B. (2024). Analisis Efektivitas Kebijkaan Anggaran Program Penurunan Stunting di Indonesia. Action Research Literate, 8(8), 2303–2308.
Kemenkes RI. (2023a). Survei Kesehatan Indonesia (SKI). In BKPK Kemenkes.
Kemenkes RI. (2023b). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023.
Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MenKes/2015/2023 tentang Petunjuk Teknis Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (2023).
Khasanah, U. (2022). Family empowerment model on sensitive nutrition intervention for stunting. International Journal of Advanced Health Science and Technology, 2(5), 303–308. https://doi.org/https://doi.org/10.35882/ijahst.v2i5.153
Khasanah, U., Esyuananik, E., Nurul W., M., Laili, A. N., Saadah, N. L., & Pavadhgul, P. (2022). Family Empowerment Model on Sensitive Nutrition Intervention for Stunting. International Journal of Advanced Health Science and Technology, 2(5), 303–308. https://doi.org/10.35882/ijahst.v2i5.153
Kuo, D. Z., Houtrow, A. J., Arango, P., Kuhlthau, K. A., Simmons, J. M., & Neff, J. M. (2012). Family-centered care: Current applications and future directions. Maternal and Child Health Journal, 16(2), 297–305. https://doi.org/https://doi.org/10.1007/s10995-011-0751-7
Munjidah, A. (2025). Peningkatan Literasi dan Peran Keluarga dalam PMBA. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 8(1), 10–15.
Munjidah, A., Masita, E. D., Dewi, U. M., Novianti, H., & Delina, L. (2025). Peningkatan Literasi Dan Peran Keluarga Dalam Praktek Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA). Jurnal Pengabdian Kesehatan : ITEKES Cendekia Utama Kudus, 8(1), 10–15.
Nirmalasari, N. O. (2020). Stunting Pada Anak : Penyebab dan Faktor Risiko Stunting di Indonesia. Qawwam: Journal For Gender Mainstreming, 14(1), 19–28. https://doi.org/10.20414/Qawwam.v14i1.2372
Nugroho, A. (2022). Intervensi Kepada Ibu Balita Dan Ibu Hamil Sebagai Ujung Tombak Pencegahan Stunting Di Desa Banjar Mulya Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan. Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 8–14. https://doi.org/10.55784/jompaabdi.v1i3.181
Riskesdas. (2018). Hasil Utama Riskesdas Tentang Prevalensi Diabetes Mellitus di Indonesia 2018.
Sinaga, M., Tambun, M., Sulistiana, E., Sihombing, M. V., & Purba, S. W. (2022). Edukasi Dan Pemberdayaan Keluarga Dalam Penurunan Stunting. Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR), 5, 1–10. https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v5i0.1821
Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (Stunting) : Periode 2018-2024 (2019).
UNICEF. (2021). UNICEF Conceptual Framework Of Maternal And Child Undernutrition. https://www.unicef.org
WHO. (2020). Guiding Principles For Complementary Feeding Of The Breastfed Child. https://www.who.int
DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v9i2.24000
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Disponsori oleh : Universitas Malahayati Lampung dan DPW PPNI Lampung

Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Panduan Penulisan





