Edukasi Peningkatan Pengetahuan Ibu Mengenai Kehamilan Risiko Tinggi dengan Program Cerita Bumil
Sari
ABSTRAK
Rendahnya pengetahuan ibu hamil dan keterbatasan keterampilan kader mengenai kehamilan risiko tinggi merupakan tantangan signifikan dalam upaya menurunkan morbiditas dan mortalitas maternal di Desa Trosemi. Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil serta kader kesehatan dalam mengidentifikasi hingga mengelola kehamilan berisiko tinggi. Metode yang diterapkan adalah sosialisasi dan penyuluhan interaktif yang melibatkan 15 ibu hamil dan 5 kader kesehatan sebagai mitra. Evaluasi dilakukan melalui perbandingan hasil pre testdan post test untuk mengukur tingkat pengetahuan dan observasi langsung untuk evaluasi keterampilan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta, dari rata rata pre test 64,64% menjadi post test 88,96%. Observasi menunjukkan peningkatan hardskill kader dalam konseling dan softskill ibu dalam mengajukan pertanyaan terkait kehamilan resiko tinggi. Program "Cerita Bumil" di Desa Trosemi berhasil meningkatkan pemahaman ibu hamil dan kader kesehatan mengenai kehamilan risiko tinggi.
Kata Kunci: Kehamilan Risiko Tinggi, Edukasi Kesehatan, Ibu Hamil, Kader Kesehatan, Cerita Bumil.
ABSTRACT
The low knowledge of pregnant women and the limited skills of cadres regarding high-risk pregnancies are significant challenges in efforts to reduce maternal morbidity and mortality in Trosemi Village. To improve the knowledge and skills of pregnant women and health cadres in identifying and managing high-risk pregnancies. The method applied was socialization and interactive counseling involving 15 pregnant women and 5 health cadres as partners. Evaluation is carried out through a comparison of pre-test and post test results to measure the level of knowledge and direct observation for skill evaluation. The results showed an increase in participants' knowledge, from an average pre-test of 64.64% to a post-test of 88.96%. Observations show an increase in the hard skills of cadres in counseling and soft skills of mothers in asking questions related to high-risk pregnancies. The "Cerita Bumil" program in Trosemi Village has succeeded in increasing the understanding of pregnant women and health cadres about high-risk pregnancies.
Keywords: Highrisk Pregnancy, Health Education, Pregnant Women, Health Cadres, Cerita Bumil.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
Download ArtikelReferensi
Amelia, I., Kartiwan, N. N., & Ramadhanti, J. (2024). Panah Srikandi: Program pelatihan kader untuk deteksi dini kehamilan risiko tinggi. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat, 13(2), 165–171.
Arisona, W. L. (2018). Sikap ibu hamil tentang kehamilan risiko tinggi di BPM Johana Widijati Desa Sidorejo Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung. Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan, 8(2), 1–3.
Aswitami, N. G. A. P., Udayani, N. P. M. Y., Darma, I. G. G. M. S., & Maryani, N. M. S. (2021). Realize healthy mothers with strong babies through optimizing online maternity classes for third trimester pregnant women at the independent practice of midwife (PMB) Idah Ayu Wulandari, Dauh Puri Kelod Village, West Denpasar District, Bali. Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 33–38. https://doi.org/10.53770/amjpm.v1i1.30
Azizah, A. Y. N. (2024). Peningkatan pengetahuan kepada ibu hamil tentang kehamilan risiko tinggi di Rumah Pelita Manyaran. Kreativasi: Journal of Community Empowerment, 3(2), 112–120. https://ejournal.unib.ac.id/kreativasi/article/view/35912 112–120. https://ejournal.unib.ac.id/kreativasi/article/view/35912
Diniarti, F., Said, M. S. M., & Rashid, N. A. (2023). The impact of health education through lecture-discussion methods on enhancing hepatitis B knowledge. International Journal of Educational Qualitative Quantitative Research, 2(2). https://doi.org/10.58418/ijeqqr.v2i2.101
Fibriana, A. I., & Azinar, M. (2016). Model kelas ibu hamil untuk pemetaan risiko kehamilan dan pencegahan komplikasi persalinan. Jurnal Abdimas, 20(1), 11–18.
Ghosh, S. (2025). Delaying factors influencing the maternal health care disparities in developing countries: A scoping review. Women & Health, 65, 340–375. https://doi.org/10.1080/03630242.2025.2486985
Gustini, G., Akib, A., & Nordianiwati, N. (2025). Increasing pregnant women's knowledge of pregnancy care through community-based health education. Jurnal Pengabdian Masyarakat Edukasi Indonesia, 2(2). https://doi.org/10.61099/jpmei.v2i2.97
Herinawati, H., Sari, A., Putri, B., & Rahmawati, C. (2021). Efektivitas self-efficacy terhadap pemahaman tanda bahaya kehamilan menggunakan video dan buku kesehatan ibu dan anak. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 10(1), 109. https://doi.org/10.36565/jab.v10i1.290
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK). Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 21 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2020–2024. Jakarta: Kemenkes RI.
Kolantung, P. M., Mayulu, N., & Kundre, R. (2021). Hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan melakukan antenatal care (ANC): Systematic review. Jurnal Keperawatan, 9(2), 40. https://doi.org/10.35790/jkp.v9i2.36780
Lestari, I., & Khairani, F. (2025). Meningkatkan kesadaran kesehatan ibu hamil risiko tinggi untuk mencegah komplikasi. Sahaya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 2(1), 33–40. https://kiyotajournal.or.id/index.php/pengabdian/article/view/11
Mustapha, A., Atulomah, N., & Agbede, C. (2020). Effect of community-based health education on timely referral of high-risk pregnancy by traditional birth attendants in Oyo State, Nigeria. Journal of Public Health Research, 28, 117–130.
Noviyanti, A., Putri, N. R., & Cahyaningrum, N. F. (2022). Maternal and child health book training on improving cadre skills in early detection of pregnancy risks. JNKI (Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia), 10(1), 67–75. https://doi.org/10.21927/jnki.2022.10(1).67-75
Prafitri, L. D., Suparni, S., & Setianto, G. (2025). Pendampingan ibu hamil dalam upaya deteksi dini risiko tinggi kehamilan. Journal of Community Development, 5(3), 287–295. https://doi.org/10.47134/comdev.v5i3.287
Prihadianto, D. G., Astiah, A. A., & Romiana, D. (2025). Improving maternal health literacy through educational intervention on pregnancy danger signs. Bhakti Sabha Nusantara Journal, 4(1), 71–93. https://doi.org/10.58439/bsn.v4i1.396
Roobiati, N. F., Sumiyarsi, I., & Musfiroh, M. (2019). Hubungan tingkat pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan trimester III dengan motivasi ibu melakukan antenatal care di Bidan Praktik Swasta Sarwo Indah Boyolali. Jurnal Kesehatan, 12(1), 30–39. https://doi.org/10.23917/jk.v12i1.8937
Suryanti, & Nurana, S. (2022). Formation of pregnant women class as a form of optimizing antenatal care examination. Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 1–6. https://doi.org/10.53770/amjpm.v2i1.77
Yuliani, M. (2021). Optimization of the health of mother and children (KIA) through pregnant women class community care. Jurnal Kesehatan, 4(2), 298–311.
World Health Organization. (2021). Maternal mortality. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/maternal-mortality
DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v9i3.24260
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Disponsori oleh : Universitas Malahayati Lampung dan DPW PPNI Lampung

Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Panduan Penulisan





