Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Anak Sekolah Dasar tentang Anticipatory Quidance dan Pertolongan Pertama Kecelakaan
Sari
ABSTRAK
Pendahuluan: Sekolah dan lingkungannya menduduki urutan ketiga tempat terjadinya cedera, data anak usia 5-14 tahun yang mengalami cedera sebanyak 12,1% yang mengganggu kegiatan sehari-harinya. Ada bebrapa cedera yang sering terjadi pada anak sekolah dasar (SD) seperti terkilir 27,5%, luka robek 23,2%, patah tulang 5,8%, dan cedara lainnya. Sedangkan angka kejadian cedera disekolah dan lingkungannya pada provinsi Bengkulu adalah 18,5 %. SD Muhamadiaya 05 Rimbo Recap terdapat 195 orang siswa yang berusia 6 – 15 tahun dan belum pernah mendapatkan penyuluhan tentang anticipatory quidance dan pertolongan kecelakaan pada anak. Tujuan: Terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan anak sekolah dasar tentang anticipatory quidance dan pertolongan pertama kecelakaan. Metode Pengabdian Masyarakat: menggunakan metode edukasi dengan cara penyampaian materi tentang anticipatory quidance dan pertolongan pertama kecelakaan pada anak sekolah dasar dan simulasi serta praktik pertolongan pertama kecelakaan. Pengetahuan siswa mengalami peningkatan setelah diberikannya edukasi anticipatory quidance dan pertolongan pertama kecelakaan di desa rimbo recap tahun 2025. Kesimpulan: Pengabdian masyarakat dengan cara melakukan edukasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Anak sekolah tentang aticisipatory Quidance dan pertolongan pertama kecelakaan.
Kata Kunci: Sekolah Dasar, Antisipatory Quidance, Pertolongan Pertama, Kecelakaan.
ABSTRACT
Introduction: Schools and their environment rank third in the occurrence of injuries, data on children aged 5-14 years who experienced injuries as much as 12.1% which disrupted their daily activities. There are several injuries that often occur in elementary school children (SD), such as sprains 27.5%, lacerations 23.2%, fractures 5.8%, and other injuries. While the incidence of injuries in schools and their environment in Bengkulu province is 18.5%. SD Muhamadiaya 05 Rimbo Recap has 195 students aged 6-15 years and have never received counseling on anticipatory quidance and first aid for children. Objective: There is an increase in knowledge and skills of elementary school children about anticipatory quidance and first aid for accidents. Community Service Method: using educational methods by delivering material on anticipatory quidance and first aid for accidents to elementary school children and simulations and practices of first aid for accidents. Students' knowledge increased after being given anticipatory quidance and first aid for accidents education in Rimbo Recap village in 2025. Conclusion: Community service by conducting education is effective in increasing the knowledge and skills of school children about anticipatory quidance and first aid for accidents..
Keywords: Elementary School, Anticipatory Guidance, First Aid, Accidents
Kata Kunci
Teks Lengkap:
Download ArtikelReferensi
Andini, M., & Pudjiati, S. R. R. (2021). Gambaran Psikologis Remaja SMA Selama Sekolah dari Rumah Akibat Pandemi COVID-19 di Indonesia. Psikostudia : Jurnal Psikologi, 10(3), 217–225. https://doi.org/10.30872/psikostudia.v10i3.5267
Direktorl Sekolah dasar. (n.d.). Tata Kelola UKS Di Sekolah Dasar. https://www.scribd.com/document/576841196/TATA-KELOLA-UKS-FINAL
Indriasari, F. N., & Kusuma, P. D. (2024). Edukasi “Menarche” Sebagai Anticipatory Guidance Pada Anak Dengan Early Adolescence. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(3), 685–692. https://doi.org/10.24198/kumawula.v7i3.51127
Kamesyworo, Haryanti. E, H. S. (2023). Kamasyworo.pdf. Jurnal Abdi Kesehatan Dan Kedokteran, 2(1), 25–31. https://jakk.candle.or.id/index.php/jakk/article/view/13/132
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018. https://archive.org/details/LaporanRiskesdas2018NasionalPromkes.net
Mansir, F. (2022). Tantangan Dan Ancaman Anak Indonesia: Potret Pendidikan Nasional Era Digital. PAUDIA : Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 11(1), 387–399. https://doi.org/10.26877/paudia.v11i1.9990
Menteri pendidikan dasar dan menengah RI. (2025). Peraturan menteri pendidikan dasar dan menegah Ri No 13 Tahu 2025.
Oktavianisya, N., & Aliftitah, S. (2023). Peningkatan Pengetahuan Melalui Pelatihan Pertolongan Pertama pada Cedera di Sekolah dengan Metode Peer Teaching. Jurnal Ilmiah STIKES Yarsi Mataram, 13(1), 1–9. https://doi.org/10.57267/jisym.v13i1.211
Pada, M., Usia, A., Dasar, S., & Eliasa, E. I. (2024). Karakteristik Perkembangan Fisik , Kognitif , Emosi Sosial , dan. 4(6), 127–138.
Pengaruh pemberian edukasi skill pertolongan pertama dan peningkatan pengetahuan gawad Darurat pada remaja dalam penangan kecelakaan lalu lintas di Jombang. (2025). Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 10(1), 191. http//journal.um-surabaya.ac.id/index.php/JKM
Prihantara, U. B., Wulandari, D., Hartari, R. O., Mustikasari, D. P., Ayu, L., Sasqia, C., Fatmawati, D., Maryani, D., Rohmawati, D., Putri, D. R., Zahra, F. F., & Viola, M. P. (2023). Edukasi Pertolongan Pertama pada Luka Ringan di SDN Wates 02. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 157–162. https://www.researchgate.net/publication/376210519
PUTRI, A. K., Rahmawati Maulidia, & Puguh Raharjo. (2024). the Influence of Anticipatory Guidance Health Education on the Role of Parents in Preventing Injuries in School-Age Children (6-12 Years) in Sumber Jenon Malang Tourism. Professional Health Journal, 6(1), 135–144. https://doi.org/10.54832/phj.v6i1.810
Sabani, F. (2019). Perkembangan Anak-anak Selama Masa Sekolah Dasar. 8(2), 89–100.
Saputro. A, Suwarso.P, Y. I. (2021). Hubungan T Ingkat P Emahaman D an S Ikap T Erhadap. Indonesia Jurnal Perawat, 6(2), 1–6. https://www.scribd.com/document/576841196/TATA-KELOLA-UKS-FINAL
Sari, N. A., & Endiyono, E. (2023). Pengaruh Pemberian Edukasi Pertolongan PertamaPada Kecelakaan (P3K) dengan Media Buku Pop Up Terhadap Tindakan Pengetahuan Anak Usia Sekolah. Prepotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(1), 558–561. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/prepotif/article/view/12781
Siregar, L., Siregar, N., Pasaribu, Y. A., & Julianto, J. (2025). Edukasi Kesehatan untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswa dalam Pertolongan Pertama Kecelakaan Lalu lintas. Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA), 5(3), 976–982. https://doi.org/10.31004/abdira.v5i3.842
Susilawati. D, U. T. (2022). PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN METODE DRILL TERHADAP KESIAPAN SEKOLAH MTSN I BENGKULU UTARA Program Studi D3 Keperawatan FMIPA Universitas Bengkulu E-mail : desi.s.darmadi@unib.ac.id Abstrak PENDAHULUAN Kegawatdaruratan dapat terjadi dimana saja , termasuk. 1, 13–21. https://www.researchgate.net/publication/363376599_
Trifianingsih, D., Rachman, A., Rosa, M., Keperawatan, S., & Suaka Insan Trifianingsih, S. (2025). Tingkat pengetahuan siswa tentang penanganan pertama cedera di Sekolah Dasar Banjarmasin. Jurnal Kesehatan, 13(1), 23–35.
Yoshima Nekada, C. D., & Wiyani, C. (2020). Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan untuk Guru Sekolah Dasar se-Kecamatan Depok, Sleman, DIY. Jurnal Pengabdian Dharma Bakti, 3(2), 55. https://doi.org/10.35842/jpdb.v3i2.124
Zakiya. S, Hasibuan. N, Yasifa. A, Siregar. S, W. O. (2024). Perkembangan anak pada masa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 3(1), 71–79. https:journal.yp3a.org/index.php/DIAJAR
DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v9i4.24266
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Disponsori oleh : Universitas Malahayati Lampung dan DPW PPNI Lampung

Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Panduan Penulisan





