Pembentukan Desa Siaga Sehat Jiwa di Desa Buntuna Wilayah Kerja Puskesmas Baolan Kabupaten Toli-Toli

Dwi Yogyo Suswinarto, Saman Saman, Eli Saripah, Rahmat Kurniawan, Hasni Sova Evie, Novica Ariyanti Putri, Azwar Azwar

Sari


ABSTRAK

 

Saat ini kasus Orang dengan masalah Kejiwaan (ODMK) dan Orang dengan Gangguan jiwa (ODGJ) terus meningkat, Optimalisasi Upaya Kesehatan Jiwa bergeser dari Hospital mental health care mengarah pada Community mental health care. Untuk mendukung upaya berbasis masyarakat maka diperlukan adanya upaya Kesehatan jiwa pada tatanan Desa/Kelurahan. Semakin meningkatnya Kasus Gangguan jiwa, Kasus kekambuhan, kurangnya perhatian masyarakat terhadap penderita gangguan jiwa di Masyarakat, peran Kader kesehatan jiwa yang  Belum Optimal , dukungan dan perhatian  dari  tokoh masyarakat serta aparat desa masih rendah. Tujuan dari kegiatan ini adalah membentuk Desa Siaga Sehat jiwa dengan target kegiatan Adanya sosialisasi tentang upaya kesehatan jiwa pada aparat desa dan tokoh masyarakat, Pelatihan Kader,  kader melakukan pendataan dan pembinaan kepada keluarga serta terbentuknya pengurus Desa Siaga Sehat Jiwa. Pelaksanaan Kegiatan dilaksanakan selama 3 Hari dari tanggal 31 Juli s/d 1 Agustus 2025, dengan rincian kegiatan; Sosialisasi Program Kesehatan jiwa didalam termasuk Desa Siaga Sehat Jiwa yang diikuti Tokoh Masyarakat, aparat desa dan Penanggung jawab program keswa Puskesmas, Pelatihan Kader Kesehatan Jiwa diikuti oleh 18 kader, yang didahulu dengan pre test dan post Test dengan hasil nilai rata-rata Pre test 56 setelah pelatihan post test rata-rata 87, Pelaksanaan Pendataan  Deteksi kesehatan jiwa oleh kader telah didata  87 KK sebanyak 187 Jiwa dengan rincian hasil pendataan 134 sehat jiwa, resiko 54 jiwa dan 1 didapatkan mengalami gagguan jiwa. Serta pembentukan Pengurus Desa Siaga sehat Jiwa. Kesimpulan; Sosialisasi program Keswa pada tokoh masyarakat , pelatihan dan deteksi dini serta Desa siaga sehat jiwa telah terbentuk. Perlu pendampingan untuk kegiatan selanjutnya.

 

Kata Kunci: Desa Siaga, Sehat Jiwa, Program Jiwa, Kesehatan Jiwa.

 

 

ABSTRACT

 

Currently, cases of People with Mental Problems (ODMK) and People with Mental Disorders (ODGJ) continue to increase, Optimization of Mental Health Efforts is shifting from Hospital mental health care towards Community mental health care. To support community-based efforts, mental health efforts are needed at the Village/Sub-district level. The increasing cases of mental disorders, relapse cases, lack of public attention to people with mental disorders in the community, the role of mental health cadres is not optimal, support and attention from community leaders and village officials is still low. The purpose of this activity is to form a Mental Health Alert Village with the target of activities There is socialization about mental health efforts to village officials and community leaders, Cadre Training, cadres conduct data collection and guidance to families and the formation of Mental Health Alert Village administrators. The implementation of the activity was carried out for 3 days from July 31 to August 1, 2025, with details of activities; The socialization of the Mental Health Program within the Mental Health Alert Village was attended by Community Leaders, village officials, and the person in charge of the Community Health Center's mental health program. Mental Health Cadre Training was attended by 18 cadres, preceded by a pre-test and post-test with an average pre-test score of 56 after the training and an average post-test score of 87. The implementation of mental health detection data collection by cadres has recorded data on 87 families totaling 187 people with details of the data collection results: 134 mentally healthy, 54 at risk, and 1 found to have a mental disorder. As well as the formation of the Mental Health Alert Village Management. Conclusion: Socialization of the Mental Health Alert Village program to community leaders, training and early detection, and the formation of the Mental Health Alert Village have been completed. Assistance is needed for further activities.

 

KeywordsAlert Village, Healthy Soul , Soul Program, Mental Health.


Kata Kunci


Desa Siaga; Sehat Jiwa; Program Jiwa; Kesehatan Jiwa

Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Amin, Z. N., Ni, M., & Rahmawaty, R. S. (2023). Jurnal Bina Desa Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Desa Siaga Sehat Jiwa di Desa Ketapang Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang. 5(2), 240–247.

Astrabel, E., Rahajeng, E., Dewi, O., Alamsyah, A., & Rafli, A. (2024). Implementasi Program Kesehatan Jiwa Di Pusat Kesehatan Masyarakat (PUSKESMAS) Wilayah Kerja Kota Pekanbaru Tahun 2024 The Implementation of the Mental Health Program at the Community Health Center ( Puskesmas ) in the Work Area of Pekanbaru City in 2024 . 12(01), 186–196.

Ayuningtyas, D., & Rayhani, M. (2018). Analisis Situasi Kesehatan Mental pada Masyarakat di Indonesia dan Strategi penanggulangannya. 9(1), 1–10.

Basiroh, U. M., Huda, S., Musthofa, B., & Shaluhiyah, Z. (2023). Faktor-Faktor YYang Mempengaruhi Keberhasilan Program Desa Siaga : Literature Riview. 175–191.

Ekayamti, E., Rohmawati, D. L., Komalawati, R., Keperawatan, A., & Kabupaten, P. (2023). Peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan jiwa serta kepedulian terhadap kelompok resiko dan gangguan jiwa. 6(2), 108–118.

Fajaryanti, N. (2025). Kabupaten Grobogan Promotive, Preventive , And Curative Efforts For Children And Adolescents In Collaboration With Professional Organization In Purwodadi , Grobogan Regency. 6(1), 58–66.

Fauzy, A., & Ratnawati, E. (2025). dampak Sosial Media Terhadap Perubahan Sosial Di The Impact Of Social Media On Social Change In Society. 10571–10581.

Gede, L., Kresna, A., & Denpasar, P. K. (2025). Family Psychoeducation ( FPE ) Meningkatkan Harga Diri Dan Menurunkan Stigma Negatif. 18(1), 97–107.

H, S. K., Pantawis, S., Suryo, R., & Attiq, K. (2025). Peningkatan Daya Saing Ekonomi Desa dalam Mewujudkan Desa Unggul dan Inovatif Provinsi Riau membentuk suatu Badan Keuangan yaitu Badan Usaha Milik Desa. 6(2), 1212–1220.

Hidayati, E., Fitrikasari, A., Sakti, H., & Dewi, N. S. (2024). Penyegaran Kader Kesehatan Jiwa untuk Meningkatkan Pengetahuan Kader tentang Kesehatan Jiwa ( Fathullah & Fathullah , 2023 ). 1, 1–9.

Jiwa, J. K., Ayuwatini, S., Ardiyanti, Y., Suryani, U., & Ners, P. S. (2018). Overview Of Community Mental Health. 6(1), 60–63.

Kesehatan, A., Dasar, P. K., & Digital, H. K. (2023). Several Pillars Of Health Transformation In Indonesia : From Resilience Pharmaceutical Supply, Health Insurance , Primary Health Care , To Digital Health. 183–185.

Kirana, W., Anggreini, Y. D., & Litaqia, W. (2022). Faktor Risiko yang Mempengaruhi Gangguan Jiwa. 4(2). https://doi.org/10.53399/knj.v4i0.paperID

Kurniawan, Y., & Sulistyarini, I. (n.d.). Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental Komunitas SEHATI ( Sehat Jiwa dan Hati ) Sebagai Intervensi Kesehatan Mental Berbasis Masyarakat. https://doi.org/10.20473/JPKM.v1i22016.112-124

Masruroh, S. D., & Hargono, R. (2015). Kelurahan Siaga Aktif Wonokromo Surabaya The Role And Motivation Of Cadres In Implementation Of Active Alert Village In Wonokromo , Surabaya. 129–141.

Masyarakat, K. J. (2025). 1) 2) 3). 10(1), 100–115.

Pengabdian, J., Salsabila, S., Anggita, F. A., Pasha, Y. H., Dwi, S., Ninda, D., Cahyaningrum, P., Arfiani, S., Pawestri, I. D., Ismah, Y. N., Syaharani, T., Masael, D., Ririanty, M., Studi, P., Masyarakat, K., Masyarakat, F. K., Jember, U., Kalimantan, J., Bumi, K., Timur, J. (2024). Peningkatan Kesehatan Jiwa melalui Upaya Promotif dan Preventif dengan Melibatkan Mahasiswa sebagai Agent of Change di Wilayah Jember Improving Mental Health through Promotive and Preventive Efforts by Involving Students as Agents of Change in the Jember Region. 8(3), 419–426.

Puskesmas, D. I., & Kota, N. (2021). Inovasi Pelayanan Program Kelurahan Siaga Sehat Jiwa ( Rasa Sejiwa ). 3(2).

Remba, N. G. (2024). Acc, 27/6/2024.

Seminar, P., & Kemahasiswaan, N. (2025). Edukasi Kesehatan Mental. 2, 269–275.

Setyorini, Y., Rosyida, R. W., & Tarnoto, K. W. (2024). Integrasi Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat ( UKBM ) Sebagai Rintisan Posyandu Prima di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura. 5(2), 101–108.

Subu, M. A., Holmes, D., & Elliot, J. (2016). Stigmatisasi Dan Perilaku Kekerasan Pada Orang Dengan Gangguan Jiwa ( ODGJ ) Di Indonesia Pendahuluan Metode. 19(3), 191–199.

Veda, V. Y. (2023). Desa Siaga Sehat Jiwa : Psikoedukasi Pentingnya Kesehatan Mental bagi Masyarakat Desa Banyubiru. 03(April), 451–460.

Yanti, D. E., & Sari, N. (2021). Wilayah Puskesmas Kesumadadi Kecamatan Bekri Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2020. 9.




DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v9i3.24278

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Disponsori oleh : Universitas Malahayati Lampung dan DPW PPNI Lampung


Creative Commons License
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.