Edukasi KB Implan untuk Meningkatan Pengetahuan dan Minat Wanita Usia Subur (WUS) di Puskesmas Sribhawono

Melisa Rosiana Devi, Rini Wahyuni, Ani Kristianingsih, Maulia Isnaini, Wulan Dari, Eti Suliyanti, Ratna Hasiyati, Anjar Dewi Setianingsih, Eva Emilia, Meta Noviyana, Agustini Agustini, Santi Selvianasari, Nurhamidah Nurhamidah, Irma Puspitasari, Wenny Zuliasari, Nana Budiarti, Laila Sari, Indah Marliyani, Megawati Megawati

Sari


ABSTRAK

 

Rendahnya penggunaan KB implan masih menjadi permasalahan di pelayanan kesehatan primer, termasuk di Puskesmas Sribhawono. Keterbatasan pengetahuan, persepsi negatif, dan kekhawatiran terhadap efek samping menjadi faktor yang memengaruhi rendahnya minat Wanita Usia Subur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan minat Wanita Usia Subur terhadap penggunaan KB implan melalui edukasi kesehatan partisipatif. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Sribhawono dengan melibatkan 30 Wanita Usia Subur berusia 15 sampai 49 tahun yang belum menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang. Intervensi edukasi dilakukan melalui ceramah, diskusi, tanya jawab, dan pembagian leaflet. Tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner pretest dan posttest. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah edukasi, dengan nilai rata rata meningkat dari 57,83 menjadi 75,50 dan p value sebesar 0,000. Edukasi partisipatif dengan media leaflet terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif terhadap KB implan sebagai metode kontrasepsi jangka panjang.

 

Kata Kunci: KB Implan, Edukasi Kesehatan, Wanita Usia Subur, Pengabdian Masyarakat, Keluarga Berencana.

 

 

ABSTRACT

 

Low utilization of implant contraception remains a challenge in primary health care services, including at Puskesmas Sribhawono. Limited knowledge, negative perceptions, and fear of side effects contribute to low acceptance among women of reproductive age. This community service activity aimed to increase knowledge and interest of women of reproductive age toward implant contraception through participatory health education. The activity was conducted at Puskesmas Sribhawono involving 30 women aged 15 to 49 years who were not using long term contraceptive methods. Educational interventions included lectures, discussions, question and answer sessions, and distribution of leaflets. Knowledge levels were measured using pretest and posttest questionnaires. Data were analyzed descriptively and using the Wilcoxon test. The results showed a significant increase in knowledge scores after the educational intervention, with the mean score increasing from 57.83 to 75.50 and a p value of 0.000. These findings indicate that participatory education using leaflet media effectively improves knowledge and encourages positive attitudes toward implant contraception. This activity supports efforts to increase the acceptance of longterm contraceptive methods in the community.

 

KeywordsImplant Contraception, Health Education, Women of Reproductive Age, Community Service, Family Planning.


Kata Kunci


KB implan, edukasi kesehatan, wanita usia subur, pengabdian masyarakat, keluarga berencana

Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Azizah, L., & Haryanti, R. (2024). Efektivitas Dan Penerimaan Kb Implan Di Azizah, L., & Haryanti, R. (2024). Efektivitas Dan Penerimaan Kb Implan Di Fasilitas Kesehatan Primer. Jurnal Reproduksi Dan Keluarga Sehat, 8(2), 45–53.

Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional (Bkkbn). (2024). Laporan Statistik Keluarga Berencana Indonesia 2024.

Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional (Bkkbn). (2022). Pedoman Pelayanan Keluarga Berencana Dan Kesehatan Reproduksi. Jakarta: Bkkbn.

Belinda, S. E., & Cahyaningrum, F. D. (2025). Partisipasi Masyarakat Dalam Pelayanan Kb Di Kelurahan Bangunharjo. Dialogia, 2(1), 131-143.

Dewi, P. (2024). Implan Sebagai Metode Kontrasepsi Jangka Panjang: Tinjauan Efektivitas Dan Keuntungan. Jurnal Kesehatan Reproduksi Nusantara, 6(1), 12–19.

Febriyanti, H., Mayasari, A. T., Puspita, H. R., Et Al. (Year). Penyuluhan Tentang Alat Kontrasepsi Implant Pada Wus Dan Pus. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu. Https://Doi.Org/10.30604/Abdi.V6i2.1667

Fridayani, W. A. (2025). Hubungan Mitos Dan Dukungan Suami Terhadap Minat Ibu Dalam Penggunaan Implant Di Kelurahan Kuningan Kecamatan Semarang Utara (Doctoral Dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).

Handayani, R., Pabidang, S., & Mahanani, S. W. (2026). Edukasi Kontrasepsi Implan Berbasis Komunitas Untuk Meningkatkan Pengetahuan Dan Mengurangi Miskonsepsi Pada Wanita Usia Subur. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(3), 3418-3424.

Habte, A., & Teklu, S. (2021). Effect Of Family Planning Counseling On The Utilization Of Long-Acting Reversible Contraceptives Among Women Of Reproductive Age. Bmc Women’s Health, 21(1), 1–9.

Halimah, A., Sari, N., & Putra, E. (2024). Persepsi Dan Hambatan Penggunaan Kb Implan Pada Pasangan Usia Subur. Jurnal Ilmiah Keluarga Berencana, 7(1), 25–34.

Harini, P., Lusiana, A., & Widatiningsih, S. (2019). The Influence Of Health Education Toward The Level Of Knowledge And Motivation In The Use Of Long-Term Contraceptives (Mkjp) In Women Of Childbearing Age. Midwifery And Nursing Research Journal. Https://Doi.Org/10.31983/Manr.V1i2.5290

Indaryati, T. (2025). Edukasi Dan Konseling Penggunaan Kb Iud Bagi Wus Di Desa Garahan. Sadewa: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(02), 192-198.

Kartini, S. (2024). Effectiveness Of Leaflet Media In Health Education To Improve Maternal Knowledge On Implant Contraception. Genius Journal, 5(1), 114–121. Https://Doi.Org/10.56359/Gj.V5i1.410

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: Kemenkes Ri.

Maker, M. J., Amir, N., & Jelatu, V. A. (2022). Literatur Review: Pengaruh Pengetahuan Wanita Usia Subur Terhadap Penggunaan Kb Implan (Doctoral Dissertation, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jayapura).

Nuraini, T. (2024). Pengetahuan Dan Sikap Tentang Kb Implan Di Masyarakat Perkotaan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 9(3), 78–85.

Pulasari, N. M. N., Marhaeni, G. A., & Tedjasulaksana, R. (2026). Hubungan Tingkat Pengetahuan Wanita Usia Subur Terhadap Sikap Penggunaan Kontrasepsi Implan: The Relationship Between The Level Of Knowledge Of Women Of Reproductive Age And Their Attitudes Towards The Use Of Implant Contraceptives. Jurnal Keperawatan Bunda Delima, 8(1), 286-291.

Putri, R. (2024). Kualitas Layanan Konseling Dan Pemasangan Kb Implan Di Puskesmas. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 5(4), 102–110.

Susilowati, D. S. (2024). Efektivitas Penyuluhan Dengan Media Leaflet Dalam Peningkatan Pengetahuan Pada Pasangan Usia Subur (Pus) Tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (Mkjp) Di Puskesmas Bulu Temanggung. Jurnal Ilmiah Bidan (Jib), 8(2), 1-7.

Wahyuni, P., Fitriani, A., & Manaf, S. A. (2025). Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Penggunaan Kb Imlant Pada Pasangan Usia Subur Di Puskesmas Samudera Aceh Utara. Journal Seulanga, 2(2), 48-61.

World Health Organization. (2018). Family Planning: A Global Handbook For Providers. Geneva: Who.

World Health Organization (Who). (2024). Family Planning/Contraceptive Information Sheet: Implants.

Yuliana, D., & Asmara, H. (2024). Peran Dukungan Suami Terhadap Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (Mkjp). Jurnal Reproduksi Dan Keluarga Sehat, 8(1), 59–67.




DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v9i3.24859

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Disponsori oleh : Universitas Malahayati Lampung dan DPW PPNI Lampung


Creative Commons License
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.