Mie Growol sebagai Alternatif Pangan Darurat yang Kaya Manfaat untuk Ketahanan Pangan
Sari
ABSTRAK
Indonesia merupakan negara yang rentan terhadap bencana alam, banjir, tanah longsor, letusan gunung berapi, gempa dan masih banyak lagi. Dalam menghadapi bencana, penting untuk mempersiapkan pangan darurat yang dapat memenuhi kebutuhan gizi. Salah satu upaya adalah pengembangan produk berbasis pangan lokal, yaitu mie dari growol, makanan tradisional dari singkong yang telah difermentasi, yang memiliki manfaat kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang manfaat growol dan potensinya sebagai pangan darurat. Selain itu, pelatihan pembuatan mie dari growol diharapkan dapat memperkenalkan mie dari bahan nonterigu. Metode yang digunakan adalah edukasi dan pelatihan. Edukasi diberikan tentang growol, manfaatnya bagi kesehatan, dan potensinya dalam penyediaan pangan darurat. Pelatihan kemudian dilakukan dengan mengajarkan peserta cara membuat mie dari growol menggunakan teknologi sederhana yang dapat diterapkan di rumah tangga.Kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki pengetahuan yang baik mengenai growol dan manfaat kesehatan yang dimilikinya. Pelatihan pembuatan mie growol menunjukkan hasil positif, dengan peserta aktif berpartisipasi dalam praktik pembuatan mie dan memberikan penilaian positif terhadap rasa mie growol, yang lebih gurih dibandingkan mie terigu. Kegiatan ini berhasil memberikan edukasi mengenai growol sebagai alternatif pangan darurat dan meningkatkan keterampilan peserta dalam membuat mie growol. Produk mie growol ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan dengan mengurangi ketergantungan pada bahan pangan impor.
Kata Kunci: Mie Growol, Pangan Darurat, Nonterigu, Ketahanan Pangan.
ABSTRACT
Indonesia is a country prone to natural disasters, floods, landslides, volcanic eruptions, earthquakes, and many more. In the face of disasters, it is important to prepare emergency food that meets nutritional needs. One effort is the development of locally produced food products, namely noodles made from growol, a traditional fermented cassava product with health benefits. This activity aims to educate the public about the benefits of growol and its potential as emergency food. In addition, training in making noodles from growol is expected to introduce noodles made from non-wheat ingredients. The methods used are education and training. Education is provided on growol, its health benefits, and its potential as an emergency food source. Training is then conducted by teaching participants how to make noodles from growol using simple technology that can be applied in households. Participants demonstrated good knowledge of growol and its health benefits. The training on making growol noodles showed positive results, with participants actively participating in the noodle-making practice and giving positive reviews of the taste of growol noodles, which were more savoury than wheat noodles. This activity successfully provided education on growol as an emergency food alternative and improved participants' skills in making growol noodles. It is hoped that this growol noodle product can strengthen.
Keywords: Growol Noodle, Emergency Food, Non-Wheat, Food Security.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
Download ArtikelReferensi
Afrianto, S., & Wariyah, C. (2020). Karakteristik Growol yang Dibuat dengan Variasi Varietas Ubi Kayu (Manihot esculenta Crantz) dan Lama Fermentasi. AgriTECH, 40(3), 254–261. https://doi.org/10.22146/AGRITECH.50228
Ananingsih, V. K., Anggraeni, D., Pratiwi, A. R., Soedarini, B., Dewi, F. T., Kusumaningastuti, R., & Lauvina, A. (2016). Mie Jagung Sehat dengan Aneka Pewarna Alami (V. K. Ananingsih, A. R. Pratiwi, & D. Anggraeni, Eds.). Universitas Katolik Soegijapranata.
Ardalena, R., & Farid, A. (2022, February 24). Growol, Kuliner Khas Kulon Progo yang Sepi Peminat tapi Banyak Khasiat. KOMPAS. https://www.kompas.com/wiken/read/2022/02/24/153646481/growol-kuliner-khas-kulon-progo-yang-sepi-peminat-tapi-banyak-khasiat
Astuti, R. D., Sujarwo, S., & Hidayat, K. (2015). Peran Kelembagaan Lokal dalam Pengembangan Diversifikasi Pangan. Agricultural Socio-Economics Journal, 15(3), 136–146. https://agrise.ub.ac.id/index.php/agrise/article/view/172
Ayu, D. (2021, October 26). Growol, Healthy Kulon Progo Typical Food. IDN Times Jogja. https://jogja.idntimes.com/food/dining-guide/dyar-ayu-1/growol-makanan-khas-kulon-progo
BNPB. (2020). Rencana Nasional Penanggulangan Bencana 2020-2024. Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
BNPB. (2023). Buku Rencana Bencana Indonesia. Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB. https://inarisk.bnpb.go.id/BUKU-RBI-2022/mobile/index.html#p=1
Desmawati, Fasrini, U. U., Ahmad, Chodijah, S., Prasetyaningrum, Y. I., Dewi, D. P., Nareswara, A. R., Styaningrum, S. D., Astriana, K., Hariani, Fauziah, Yuliati, E., & Maya, S. (2025). GIZI BENCANA (T. Fathurrahman & Suwarni, Eds.). CV.EUREKA MEDIA AKSARA.
Eraku, S. S., Ntelu, A., Hinta, E., & Baruadi, Moh. K. (2023). Urgensi Pembelajaran Mitigasi Bencana Alam melalui Kearifan Lokal pada Guru PAUD. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7097–7108. https://doi.org/10.31004/OBSESI.V7I6.5556
Fahlady, M. H. (2025, October 22). MISHI: Inovasi Mie Sehat dari Sukun dan Ampas Tahu. Padmanaba News. https://sma3jogja.sch.id/mishi-inovasi-mie-sehat-dari-sukun-dan-ampas-tahu/?utm_source=chatgpt.com
Fernandes, S. de S., Vargas-Solórzano, J. W., Carvalho, C. W. P., & Ascheri, J. L. R. (2025). Innovative Gluten-Free Fusilli Noodle Formulation: Leveraging Extruded Japanese Rice and Chickpea Flours. Foods 2025, Vol. 14, 14(14). https://doi.org/10.3390/FOODS14142524
Kanetro, B., & Luwihana, S. (2017). Komposisi Proksimat dan Kandungan Bakteri Asam Laktat Oyek Terbaik dari Perlakuan Penambahan Kacang Tunggak (Vigna unguiculata) Berdasarkan Tingkat Kesukaannya. AgriTECH, 35(3), 261–265. https://doi.org/10.22146/AGRITECH.9335
Kanetro, B., Pujimulyani, D., Luwihana, S., & Sahrah, A. (2018). Karakteristik Beras Analog Berindeks Glisemik Rendah dari Oyek dengan Penambahan Berbagai Jenis Kacang-Kacangan. AgriTECH, 37(3), 256–262. https://doi.org/10.22146/AGRITECH.31538
Kemenkes RI. (2020). Pedoman Pelaksanaan Respon Gizi Pada Masa Tanggap Darurat Bencana. Kementrian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2015). Ketahanan Pangan di Indonesia. Buletin Jendela Data Informasi Dan Kesehatan.
Mostafa, S., Ata, S. M., Hussein, A. M. S., & Zaky, A. A. (2025). Development and quality evaluation of high-protein gluten-free pasta formulations. Scientific Reports 2025 15:1, 15(1), 27266-. https://doi.org/10.1038/s41598-025-12336-5
Nur Fitriana, I., Marwanti, & Pamadhi, H. (2023). The potential of growol as healthy traditional food: a mini review. Food Research, 7(2), 19–22. https://doi.org/10.26656/FR.2017.7(2).482
Nurkhayatun, S., & Kanetro, B. (2018). Pengaruh substitusi tepung terigu dan jenis tepung growol terhadap sifat fisik, kimia dan tingkat kesukaan bakpia growol. Seminar Nasional “Inovasi Pangan Lokal untuk Mendukung Ketahanan Pangan”. e-Jurnal Mercubuana Yogya, (April), 180–186.
Oluwole, O. S., Mohd Said, F., Daud, N. F. S., & Adam, F. (2026). Next-generation gluten-free noodles: integration of hydrocolloids, fibers, and bioactive compounds. Food Science and Biotechnology 2026, 1–19. https://doi.org/10.1007/S10068-025-02081-W
Prasetia, K. D., & Kesetyaningsih, T. W. (2015). Effectiveness of growol to prevent diarrhea infected by enteropathogenic escherichia coli. International Journal of ChemTech Research, 7(6), 2601–2611.
Purwadi, R., Teguh, C. F., & Mazaya, D. (2021). Fermented cassava as an alternative flour for pasta noodle. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 1143(1), 012042. https://doi.org/10.1088/1757-899X/1143/1/012042
Pusat Krisis Kesehatan. (2015). Modul Peningkatan Kapasitas Petugas Kesehatan dalam Pengurangan Risiko Bencana Internasional. Kementrian Kesehatan RI.
Puspaningtyas, D. E., Helsius SB, D., & Kusuma, N. H. (2018). Analisis kandungan karbohidrat dan potensi prebiotik pada growol sebagai makanan alternatif dislipidemia. Universitas Respati Yogyakarta.
Puspaningtyas, D. E., Nekada, C. D., & Mardika Sari, P. (2022). Penambahan inulin terhadap indeks glikemik dan beban glikemik cookies growol: pengembangan makanan selingan diabetes. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 7(2), 169–178. https://doi.org/10.30867/ACTION.V7I2.738
Puspaningtyas, D. E., Nekada, C. D. Y., & Sari, P. M. (2022). Analisis Sensori dan Kadar Serat Pangan Cookies Growol dengan Penambahan Inulin. Jurnal Dunia Gizi, 5(1), 36–42. https://doi.org/10.33085/jdg.v5i1.5299
Puspaningtyas, D. E., Sari, P. M., Kusuma, N. H., & Helsius SB, D. (2019). Analisis Potensi Prebiotik Growol: Kajian Berdasarkan Perubahan Karbohidrat Pangan. GIZI INDONESIA, 42(2), 83–90. https://doi.org/10.36457/gizindo.v42i2.390
Puspaningtyas, D. E., Sari, P. M., Kusuma, N. H., & Helsius SB, D. (2020). Indeks glikemik cookies growol: studi pengembangan produk makanan selingan bagi penyandang diabetes mellitus. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 17(1), 34. https://doi.org/10.22146/IJCN.54576
Puspaningtyas, D. E., Sari, P. M., & Nekada, C. D. Y. (2021). Kajian Indeks Dan Beban Glikemik Pada Modifikasi Cookies Growol : Studi Pengembangan Produk.
Puspaningtyas, D. E., Sari, P. M., Styaningrum, S. D., Sucipto, A., Rahmawati, D. M., & Lestari, G. P. (2023). Uji Rasa Kenyang dan Perubahan Kadar Glukosa Darah pada Pemberian Cookies Growol Modifikasi Glukomanan: Snack Sehat Pencegahan Diabetes.
Puspaningtyas, D. E., Sari, P. M., Styaningrum, S. D., Sucipto, A., Rahmawati, D. M., & Lestari, G. P. (2024). Color and texture analysis of glucomannan modified growol cookies for diabetics. Jurnal SAGO Gizi Dan Kesehatan, 5(2), 511–517. https://doi.org/10.30867/GIKES.V5I2.1686
Puspaningtyas, D. E., Sucipto, A., Styaningrum, S. D., Sari, P. M., Nidyarini, A., Rahmawati, D. M., Lestari, G. P., Sintia, R. D., & Ananda, D. P. (2024). Satiety and glycemic control after giving glucomannan-modified growol cookies. Jurnal Gizi Dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics), 12(4), 284–295. https://doi.org/10.21927/ijnd.2024.12(4).284-295
Rawie, Y., & Rofii, M. S. (2024). Analisis kebijakan bantuan internasional bencana alam dalam dinamika ketahanan nasional dengan pendekatan Delphi. Journal of National Paradigm-Based Resilience Strategy, 1(1), 15–29. https://doi.org/10.61511/NAPBRES.V1I1.2024.653
Rosyida, A., Aziz, M., Firmansyah, Y., Setiawan, T., Pangesti, K., & Kakanur, F. (2024). Buku Data Bencana Indonesia 2023.
Sari, P. M., & Puspaningtyas, D. E. (2019). Skor aktivitas prebiotik growol (makanan fermentasi tradisional dari singkong) terhadap Lactobacillus sp. dan Escherichia coli. Ilmu Gizi Indonesia, 2(2), 101–106. https://doi.org/10.35842/ILGI.V2I2.89
Soedirga, L. C., & Kitesvara, R. A. (2025). Dry noodle made from modified cassava and red beet composite flour with various concentrations of xanthan gum. Food Research, 9(5), 66–73. https://doi.org/10.26656/fr.2017.9(5).143
Styaningrum, S. D., Sari, P. M., Puspaningtyas, D. E., Nidyarini, A., & Anita, T. F. (2023). Analisis warna, tekstur, organoleptik serta kesukaan pada kukis growol dengan variasi penambahan inulin. Ilmu Gizi Indonesia, 6(2), 115–124.
Styaningrum, S. D., Sari, P. M., Puspaningtyas, D. E., Sucipto, A., Adiputra, A. K., Ananda, D. P., & Sintia, R. D. (2024). Edukasi tentang Growol dan Produk Hasil Olahannya Sebagai Pangan Lokal Fungsional yang Kaya Manfaat. Dharma Bakti, 7(2), 114–122.
Yulianti, P. D., & Kanetro, B. (2018a). Pengaruh Jenis dan Konsentrasi Tepung Growol Terhadap Sifat Fisik, Kimia dan Tingkat Kesukaan Mie Kering. Seminar Nasional “Inovasi Pangan Lokal Untuk Mendukung Ketahanan Pangan” Universitas Mercu Buana Yogyakarta-Yogyakarta.
Yulianti, P. D., & Kanetro, B. (2018b). The effect of the type and concentration of growol flour on the physical, chemical properties, and preference level of dry noodles. National Seminar “Local Food Innovation to Support Food Security,” 2(5), 152–158.
Zoumas, B. L. (2002, April 23). High-Energy, Nutrient-Dense Emergency Relief Food Product. National Academies Press (US). National Academies. https://doi.org/10.17226/10347
DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v9i3.24913
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Disponsori oleh : Universitas Malahayati Lampung dan DPW PPNI Lampung

Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Panduan Penulisan





