Edukasi Phbs sebagai Upaya Pencegahan Gangguan Kulit Pada Anak di RT 7 Kuin Selatan

Zahratunnida Zahratunnida, Yulia Shafira, Abdus Salam, Zahra Ramadhan Ananda Putra, Vania Vania, Rena Maulidya, Rida Millati

Sari


ABSTRAK

 

Gangguan kulit merupakan masalah kesehatan yang sering dialami oleh anak usia Sekolah Dasar akibat paparan debu, kotoran, keringat, dan mikroorganisme setelah bermain di luar rumah. Risiko gangguan kulit meningkat seiring dengan rendahnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti kebiasaan tidak mencuci tangan pakai sabun, tidak segera mandi setelah bermain, serta kurang menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang sebagai upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan berbasis penyuluhan dan demonstrasi langsung penerapan PHBS. Kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anak usia Sekolah Dasar mengenai PHBS sebagai upaya pencegahan gangguan kulit di lingkungan RT 7 Kuin Selatan.Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan dengan pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, demonstrasi, dan pendampingan praktik PHBS. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah intervensi. Kegiatan dilaksanakan di Musholla Nurul Jannah RT 7 Kuin Selatan dengan melibatkan 25 anak usia Sekolah Dasar sebagai peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi PHBS. Edukasi melalui penyuluhan dan demonstrasi langsung terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman anak tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai upaya pencegahan gangguan kulit. Kegiatan ini berpotensi memberikan dampak positif jangka panjang.

 

Kata Kunci: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, PHBS, Gangguan Kulit, Anak Sekolah Dasar.

 

 

ABSTRACT

 

Skin disorders are common health problems experienced by elementary school–aged children due to exposure to dust, dirt, sweat, and environmental microorganisms after outdoor activities. The risk of skin disorders increases with the low implementation of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS), such as not washing hands with soap, not bathing immediately after playing, and poor personal and environmental hygiene. This community service activity was designed as a promotive and preventive effort through health education based on counseling and direct demonstrations of PHBS practicesPurpose: This activity aimed to improve the knowledge and understanding of elementary school–aged children regarding PHBS as an effort to prevent skin disorders in the RT 7 Kuin Selatan area.The method used was health education with a participatory approach through counseling, demonstrations, and guided practice of PHBS. Evaluation was conducted using a pre-test and post-test design to assess the increase in participants’ knowledge before and after the intervention. The activity was carried out at Musholla Nurul Jannah, RT 7 Kuin Selatan, involving 25 elementary school–aged children as participants. The evaluation results showed a significant improvement in participants’ knowledge after receiving PHBS education. Health education through counseling and direct demonstration was proven to be effective in improving children’s understanding of the importance of maintaining personal and environmental hygiene as an effort to prevent skin disorders. This activity has the potential to provide long-term positive impacts.

 

Keywords Clean and Healthy Living Behavior, PHBS, Skin Disorders, Elementary School Children.


Kata Kunci


Keperawatan; Penyuluhan; Pendidikan Kesehatan

Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Alfadli, R., & Khairunisa, S. (2024). Prevalensi Penyakit Kulit Infeksi Dan Non-Infeksi Di Poliklinik Kulit Dan Kelamin Rsud Jagakarsa Periode Februari 2023–Januari 2024. Jurnal Kedokteran Meditek, 30(3).

Https://Ejournal.Ukrida.Ac.Id/Index.Php/Meditek/Article/View/3254

Ginting, R., Sembiring, E., & Tarigan, L. (2024). Hubungan Personal Hygiene Dan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Penyakit Kulit. Jurnal Kesmas Prima Indonesia.Https://Jurnal.Unprimdn.Ac.Id/Index.Php/Jkpi/Article/View/5563

Hidayat, A., & Lestari, N. (2023). Faktor Lingkungan Dan Perilaku Terhadap Pembentukan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada Anak. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 18(2).

Iskandar, A. C., Yulis, R., Pailungan, F. Y., Nugroho, B. A., Edwin, A., Aisyah, N. A., ... & Asnur, R. (2024). Edukasi Pencegahan Penyakit Kulit Tropik Infeksi Untuk Menguatkan Kemandirian Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada Remaja. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 5(2), 278-283.

Journal Of Healthcare Technology And Medicine. (2024). Prevalensi Dermatitis Pada Anak Di Indonesia. Journal Of Healthcare Technology And Medicine, 10(1).Https://Jurnal.Uui.Ac.Id/Index.Php/Jhtm/Article/Download/3810/1869

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (Phbs). Kementerian Kesehatan Ri.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Kementerian Kesehatan Ri.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Data Epidemiologi Penyakit Kulit Di Indonesia. Kementerian Kesehatan Ri.

Patmawati, P., & Herman, N. F. (2021). Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Dengan Kejadian Penyakit Kulit. Jurnal Keperawatan Profesional (Kepo), 2(1), 15-24.

Putri, D. A., & Handayani, S. (2024). Efektivitas Edukasi Kesehatan Berbasis Demonstrasi Terhadap Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada Anak Sekolah. Jurnal Keperawatan Komunitas, 9(1).

Rachmawati, E., Sari, I., & Pratama, A. (2023). Pendekatan Promotif Preventif Dalam Keperawatan Komunitas. Jurnal Keperawatan Indonesia, 26(2).

Sianturi, R., Manurung, M., & Sihotang, H. (2024). The Relationship Between Personal Hygiene And The Incidence Of Skin Diseases. Hearty Journal. Https://Ejournal.Uika-Bogor.Ac.Id/Index.Php/Hearty/Article/View/17187

Sunarto, A., Widodo, D., & Rahman, F. (2024). Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada Anak Usia Sekolah. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Suriani, S., Rahmawati, R., & Lestari, D. (2024). Analisis Hubungan Kebersihan Diri Dan Sanitasi Lingkungan Dengan Keluhan Penyakit Kulit. Haga Journal Of Public Health. Https://Journal.Victoryhaga.Org/Index.Php/Hjph/Article/View/35

Theresiana, Y., Nurjanah, N. A. L., & Wulandari, W. (2023). Hubungan Antara Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (Phbs) Serta Lingkungan Sehat Dengan Kejadian Scabies Di Kabupaten Banyuasin. Journal Of Nursing And Public Health, 11(2), 554-564.

Universitas Bengkulu. (2024). Edukasi Phbs Untuk Pencegahan Penyakit Kulit. Dharma Raflesia: Jurnal Ilmiah Pengembangan Dan Penerapan Ipteks.

World Health Organization. (2021). Water, Sanitation, Hygiene, And Health: A Primer For Health Professionals. World Health Organization.

World Health Organization. (2023). Health Promotion And Disease Prevention For Children. Who.

World Health Organization. (2024). Water, Sanitation, Hygiene, And Skin Health. Who.

Yuliana, M., & Prasetyo, B. (2025). Edukasi Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 4(1).

Zahra, N., & Maulidya, R. (2026). Peran Edukasi Phbs Terhadap Pencegahan Gangguan Kulit Pada Anak. Jurnal Pengabdian Keperawatan.




DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v9i3.24946

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Disponsori oleh : Universitas Malahayati Lampung dan DPW PPNI Lampung


Creative Commons License
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.