Pendampingan Keluarga Berduka Pasca Kematian Orang yang Dicintai
Sari
ABSTRAK
Kematian merupakan peristiwa alamiah yang pasti akan dialami oleh setiap orang yang pernah hidup. Hal ini disadari oleh manusia. Namun tidak semua orang dapat menerima peristiwa kematian dengan mudah, terutama kematian orang yang dicintai. Kematian meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Pengalaman kehilangan dan duka yang mendalam akibat kematian orang yang dicintai dialami juga oleh masyarakat di kota Ende, Flores. Pengalaman ini belum mendapat perhatian yang memadai dari aspek pendampingan psikologis, pendampingan spiritual dan dukungan sosial. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dijalankan dalam empat tahap: sosialisasi pentingnya pendampingan psikologis, spiritual dan dukungan sosial kepada keluarga berduka, pelatihan pendampingan psikologis kepada para relawan, pendampingan kelompok dan pendampingan individual/pribadi. Kegiatan pendampingan ini, seperti diharapkan, dapat dilakukan secara berkelanjutan dan mendorong masyarakat serta pihak-pihak terkaitan untuk berpartisipasi aktif dalam memberikan dukungan psikologis, spiritual dan sosial kepada keluarga-keluarga atau orang-orang yang mengalami kedukaan akibat kematian orang-orang yang mereka cintai.
Kata Kunci: Keluarga Berduka, Pendampingan Psikologis, Dukungan Sosial.
ABSTRACT
Death is a natural event that will inevitably be experienced by everyone who has ever lived, and this reality is recognized by human beings. However, not everyone is able to accept death easily, especially the death of a loved one. Death leaves profound grief for the family members left behind. Experiences of loss and deep sorrow due to the death of loved ones are also felt by the community in Ende City, Flores. These experiences have not yet received adequate attention in terms of psychological support, spiritual accompaniment, and social support. This community service activity was carried out in four stages: socialization on the importance of psychological and spiritual accompaniment as well as social support for bereaved families; training in psychological accompaniment for volunteers; group accompaniment; and individual or personal accompaniment. As expected, this accompaniment program can be implemented on a sustainable basis and encourage the community and related stakeholders to actively participate in providing psychological, spiritual, and social support to families or individuals experiencing grief due to the death of their loved ones.
Keywords: Bereaved Families, Psychological Support, Social Support.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
Download ArtikelReferensi
Astuti, Y. D. (2005). Kematian Akibat Bencana dan Pengaruhnya pada Kondisi Psikologis Survivor: Tinjauan tentang Arti Penting Death Education. Humanitas: Indonesian Psychological Journal, 2(1), 41-53.
Corey, G. (2013). Teori dan Praktek Konseling & Psikoterapi. Bandung: Refika Aditama.
Fauziah, S., Ayu, S. A., Anggraeni, N., & Nurpadilah, N. A. (2023). Upaya peningkatan pengetahuan keluarga dalam memelihara kesehatan jiwa saat mengalami kehilangan berduka di Kelurahan Muka Kabupaten Cianjur Jawa Barat. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 6(2), 813-820.
Harvard Medical School. (2006). From The Five Stages of Grief: https://www.health.harvard.edu
Kansil, Y. O., & Wagiu, M. M. (2021). Pendampingan Pastoral Kristiani Bagi Keluarga Yang Berduka Akibat Kematian Karena Covid-19. POIMEN Jurnal Pastoral Konseling, 2(1), 49-65.
Konseng, A. (1996). Konseling Pribadi dengan Model Konseling Carkhuff. Jakarta: Obor.
Kuebler-Ros, E. (1969). On Death and Dying. Macmillan.
Koli, E. D., & Takene, A. C. (2021). Pendampingan Pastoral Bagi Keluarga Duka Pasien Covid 19. Ra'ah: Journal of Religious and Social Studies, 1(1), 47-57.
Kustanti, C. Y., Palupi, E., Indrayanti, I., Melati, N., Kurniawan, E. A. P. B., Betania, A., & Nomleni, R. N. (2024). PENGUATAN PERAN RELAWAN REKKAB DALAM PENDAMPINGAN PROSES BERDUKA: Strengthening the Role of REKKAB Volunteers in Supporting the Bereavement Process. JAMAS: Jurnal Abdi Masyarakat, 2(3), 599-603.
Labu, N. (2023). Pengampunan yang Menyembuhkan, Pengolahan Hidup Penyembuhan dari Akar Metode Terapi Pengampunan Intrapersonal. Yogyakarta: Bajawa Press.
Mangoli, Y. Y. (2022). Pelayanan Pastoral Konseling terhadap Suami atau Istri yang Mengalami krisis Rohani akibat Kematian. Veritas Lux Mea, 4(2), 184-193.
Papalia, D. E., Olds, S. W., & Feldman, R. D. (2013). Human Development, Perkembangan Manusia. Jakarta: Salemba Humanika.
Pranadi, Y. (2018). Kematian dan Kehidupan Abadi: Sebuah Eksplorasi dalam Perspektif Gereja Katolik. Melintas, 34(3), 248-271.
Rizky, M., Netrawati, & Karneli, Y. (2023). Efektifitas Pendekatan Cognitive behavioral therapy (CBT) untuk Mengatasi Depresi. Eductum: Jurnal Literasi Pendidikan, 1(2), 265-280. doi:DOI: https://doi.org/10.56480/eductum.v1i2.748
Runenda, P. C. (2013). Strategi Pelayanan Pastoral Kedukaan Yang Holistik. veritas, 14(1), ) 65-84.
Sondakh, T., & Turangan, E. D. Y. (2025). Pendampingan pastoral keindonesiaan untuk keluarga berduka berbasis budaya mapalus kedukaan di jemaat GMIM Imanuel Pinabetengan. Educatio Christi, 6(1), 102-119.
Stroebe, M., & Schut, H. (2001a). The dual process model of coping with bereavement: A decade on. Death Studies, 25(6), 549-574.
Stroebe, M., & Schut, H. (2001b). The dual process model of coping with bereavement: Rationale and description. Death Studies, 25(6), 1-35.
Stroebe, M., & Schut, H. (2010). The Dual Process Model of Coping with Bereavement: A Decade On. Omega, 61(4), 273-289.
Widjojo, S. (2011). Konseling Pastoral Katolik. Jakarta: PPKKPS.
Wulandari, R. (2019). Pelayanan Pastoral Bagi Istri Yang Berduka Dan Signifikansinya Erhadap Proses Penemuan Makna Hidup Jemaat Gereja Kristen Jawa Kismorejo Karanganyar. Missio Ecclesiae, 8(1), 17-44.
Yohanes Paulus II. (1984). Ensiklik Savifici Doloris (Penderitaan yang Menyelamatkan). Jakarta: Dokpen KWI.
DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v9i3.25032
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Disponsori oleh : Universitas Malahayati Lampung dan DPW PPNI Lampung

Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Panduan Penulisan





